
Beruntungnya Bayu tidak curiga,dan tidak memasuki kamar Desy,Karena cahaya mengalihkan Perhatiannya. Bayu membopong istrinya kekamar kemudian mengajaknya tidur kembali.
***
Hari ini Sepulang mengantar anaknya sekolah,Cahaya mampir ke apotik ada sesuatu yang hendak dia beli.
Namun saat sampai rumah dia tidak melihat keberadaan Desy,kemudian dia mengemasi pakaian milik Desy dan memasukannya pada sebuah koper.
"Itu Pakaian Desy mau diapakan,kok dimasukin ke koper?tanya Lastri yang melihat dari tadi Cahaya berada di kamar Desy.
"Ooh ini Bu,sudah sebulan Desy tinggal disini,setiap diajak USG atau periksa ke dokter kandungan dia tidak mau. Sebaiknya dia pulang saja,aku sudah muak melihat wajahnya ." sahut Cahaya kemudian menarik koper itu kedepan.
"Loh Bu ibu mau kemana bawa bawa koper segala,ibu mau pergi?tanya Desy yang sudah berada di depan pintu.
"Yang pergi itu kamu,sekarang juga kamu pergi dari sini!!"sahut Cahaya sambil memberikan kopernya pada Desy.
"Aku nggak mau Bu,enak saja ibu nyuruh aku pergi.Asal ibu tau,aku itu istri mas Bayu jadi aku juga berhak tinggal disini dan memanfaatkan semua fasilitas yang ada." ucapnya
"Desy yang cantik dan baik hati,sejak kapan aku ijinkan suamiku menikah lagi.Asal kamu tau pernikahan kamu itu palsu.Saksi dan para penghuninya juga palsu,itu semua orang suruhan ku.Sudah sama pergi,dan ibu uang buat kamu.Anggao saja itu gaji kamu selama bekerja disini,terimakasih ya." ucap Cahaya sambil menyerahkan segepok uang dan menarik Desy keluar.
"Ibu jangan sembarangan ya,ibu lupa kalau aku tengah mengandung anak mas Bayu.Jadi kamu tidak bisa mengusir aju seenaknya,atau aku sebarkan vidio mas Bayu dan aku yang tengah bercinta " ujarnya sambil mengeluarkan ponselnya.
"Ya udah sebarkan saja sana aku tidak peduli,toh videonya sudah aku hapus ini.Aku tau kamu nggak hamil,sejak kamu datang kesini aku selalu mengawasi keadaanmu.Aku melihat kamu membuang bekas pembalut saat pertama kamu tinggal disini,jadi aku tau kalau kamu tidak hamil." ucap Cahaya.
"Asal ibu tau saja,hampir tiap malam mas Bayu datang kekamarku dan ngajak aku bercinta.Pokoknya aku tidak mau pergi dari rumah ini,pasti pak Bayu marah saat dia tau istri mudanya yang sangat dis cintai diperlakukan begini ." ucap Desy dengan bangganya.
__ADS_1
Takk
Dengan hentikan jari,Fitri dan Lastri keluar.Cahaya dan Fitri membopong tubuh Desy dan menaruhnya di luar,sementara Lastri membawa koper Desy kemudian mengunci gerbangnya.kemudian mereka semua masuk kedalam meninggalkan Desy.
"Ihhh dasar sialan,aku harus kekantor mas Bayu dan menceritakan kelakuan istri pertamanya." gumam Desy dalam hati sambil menari kopernya dari situ,kemudian memesan taksi untuk ke kantor.
Namun saat sampai di kantor Desy merasa kecewa,karena Bayu sedang keluar.
Sebelumnya Cahaya sudah menghubungi Bayu untuk janjian makan siang di luar.Dia juga memberikan uang sebesar sepuluh juta pada Desy,walau bagaimana pun Desy sudah mau membersihkan rumahnya dengan rapi.
"syukurlah akhirnya pengganggu itu pergi juga." gumam Cahaya yang merasa bahagia.
Namun dihatinya dia merasa sedikit kasihan,karena selama ini orang yang selalu mendatangi kamar Desi adalah orang suruhannya.
...----------------...
Kini hati hati yang Cahaya lalui kembali ceria,begitu juga dengan Fitri dan Lastri.
Sebenarnya Cahaya mengetahui saat pertama kali Desy datang,tanpa sengaja dia melihat Desy membuang pembalut dan pura pura tidak tau.
Kemudian terlintas ide gilanya untuk memberikan pelajaran pada Desy,saat dia meminta haknya.
"Sayang ayo bangun,katanya mau joging"ucap Bayu sambil membangunkan istrinya.
"Ini kan hari Minggu aku mau bangun siang,aku tadi sudah mandi dan salat subuh.Udah kita tidur lagi aja,biarin ada Mami sama ibu ini.Aku seneng banget,udah sebulan nggak ada perusuh itu lagi aku mau tidur nyenyak."ucap Cahaya sambil memeluk Bayu kembali yang hendak bangun.
__ADS_1
"Ya udah tidur lagi aja,Jogingnya kapan kapan aja.Lagian ini masih pagi baru jam lima.Makasih ya sayang atas ide kamu,tadinya aku sempat marah saat kamu nyuruh aku menikahi Desy.Ternyaya cuma pernikahan palsu,kamu benar bener istri yang pinter." ucap Bayu yang semakin erat pelukannya.
Namun baru saja mereka berdua memejamkan mata tiba tiba terdengar gedoran pintu dari luar.
"Mas Bayu tolong buka pintunya,ini istrimu Desy mas." teriak ya berkali kali.
Karena takut mengagetkan anak anak,akhirnya Cahaya dan Bayu keluar.
"Ngapain sih pagi pagi gangguin orang saja,berisik tau anak aku lagi tidur." ucap Cahaya sambil menguap dan berdiri di pintu.
"Iya nih,ganggu orang lagi santai aja." ucap Bayu sambil memeluk pinggang istrinya yang berdiri di depannya.
"Ihh mas Bayu pagi pagi udah bikin iri aja,aku kan mau juga dipeluk kayak gitu.Mana baju Bu cahaya seksi begitu,dasar seperti wanita murahan saja." ujar Desy yang merasa Cemburu melihat mereka berdua.
Apalagi Cahaya masih mengenakan baju tidur yang seksi dan berbahan tipis,tadi karena buru buru dia kelupaan dan belum ganti.
"Kamu tuh yang murahan,aku memang sengaja membelikan baju itu untuk istri aku.Jadi suka suka aku lah mau ngapain,ayo sayang kita masuk aja.Kita lanjutkan lagi permainan kita,mumpung masih pagi." ucap Bayu mencium bibir istrinya.Dia memang sengaja membuat Desy kesal,apalagi kemarin Desy datang ke kantornya dan meminta dia untuk sering datang kerumahnya karena beberapa hari ini dia jarang datang.Bayu yangvtidak mengerti tentang maksud Desy waktu itu hanya diam
"Ihhh mas Bayu kok gitu sih,aku juga istrimu.Pokoknya aku mau malam ini kamu tidur dirumahku,apa kamu mau bayi kita nanti ileran karena tidak dituruti." ucap Desy sambil mengelus perutnya yang masih rata.
"Anak aku,enak saja aku sama sekali tidak pernah menyentuhmu." ujar Bayu kesal.
"Mas Bayu kok gitu sihh,nggak mau ngakuin anaknya sendiri.Bu Cahaya pokonya ibu harus bertanggung jawab,aku ini sedang hamil anak mas Bayu nih buktinya."ucap Desy sambil menyerahkan selembar kertas dari rumah sakit
Cahaya dan Bayu lalu melihat isu kertas itu,mereka berdua nampak kaget.Terlebih Bayu yang merasa tidak melakukan apapun pada Desy.
__ADS_1