
Anthony tidak henti-henti nya datang untuk GHz menemui Clara, di kediaman Andi.
"Clara tidak mau bertemu dengan Mu," ujar Hana kembali duduk di depan Anthony.
"Apa kata nya?" tanya Anthony terlihat wajah nya sedikit kecewa lagi-lagi Clara, masih tidak mau bertemu dengan nya.
"Dia bilang Kau tidak boleh lagi datang ke sini, dan menemui nya" jawab Hana ada rasa tidak enak hati ia berbicara seperti itu kepada Anthony.
"Kau bisa membantu Ku?" ucap Anthony penuh harap.
"Maaf aku tidak bisa membantu mu" ujar Hana merasa tidak enak.
Tring...
"Aku tinggal dulu sebentar seperti Suami ku menelpon, Arsen Kamu temani dulu Om Anthony oke." pamit Hana dan saat mendapatkan anggukan kepala dari Anak nya ia segera menuju kamar nya untuk menjawab telpon.
Arsen hanya duduk diam sambil memainkan mainan pesawat terbang di tangan nya. Anthony sesekali melirik ke arah nya.
"Arsen?" sapa Anthony dengan suara berbisik.
__ADS_1
Arsen yang mendengar diri nya di panggil pun langsung menengokkan kepala nya ke arah Anthony.
"Om memanggil Ku?" tanya Arsen kepada Anthony, Anthony mendekat ke arah nya dan duduk di samping nya.
"Apa Kau bisa membantu Om?" ucap Anthony dengan wajah yang memelas.
"Apa Om, meminta bantuan kepada Arsen?" Anthony mengangguk "Apa yang bisa Arsen bantu Om?" ujar Arsen menatap wajah Anthony kasihan.
"Benarkah Kau mau membantu Ku wahai anak muda" ucap Anthony yang membuat Arsen tertawa geli akan ucapan nya.
"Hahahaha... Come on, hurry up and tell me what I can help you with! "( Ayo cepat, katakan apa yang bisa Aku bantu!)" ujar Arsen.
Arsen melirik jari kelingking Anthony, diri nya juga melirik ke arah wajah Anthony. seketika wajah itu langsung berubah menjadi memelas dan Arsen langsung menyambut jari kelingking itu.
Ia tersenyum saat mengaitkan kedua jari kelingking itu "Apa yang harus aku janjikan?" tanya nya.
"Berikan kertas ini kepada Carla, dan janji yang harus kau tepati adalah jangan bilang kepada Mama, atau Papa mu kalau aku memberikan kertas ini kepada mu. jika Kau berhasil aku akan mengajak mu keliling dunia. bagaimana apa Kau setuju?" ucap Anthony memainkan alis nya naik turun.
Arsen tampak berpikir dan tidak lama akhir nya ia menganggukkan kepala nya tanda bahwa diri nya setuju" Oke!" ujar nya mengambil kertas yang di berikan Anthony, dan memasukkan nya ke dalam kantung celana nya.
__ADS_1
"Terimakasih Baby, besok aku akan datang lagi ke sini tolong pamitkan salam ku kepada Carla, dan Mama mu" ucap Anthony sebelum diri nya pergi ia mencubit gemas sebentar hidung Arsen.
"Oke... Om, hati-hati di jalan!" ujar Arsen sambil melambaikan-lambaikan tangan nya.
Hana kembali saat Anthony, sudah pergi.
"Di mana Om Anthony Sayang?" tanya nya seraya mendudukkan dirinya di sebelah anak nya.
"Sudah pulang Ma," jawab Arsen kembali fokus memainkan mainan pesawat terbang nya.
"Baik apa yang kau bicarakan dengan nya?" ujar Hana mengambil alih mainan anak nya.
"Dia ingin mengajak ku keliling dunia" ucap Arsen diri nya tidak sepenuhnya berbohong kepada Hana.
"Ouhh... Ya? dan Kau mengiyakan itu?" ujar Hana sedikit terkejut.
"Ku rasa dia tidak main-main akan ucapan nya"
"Kau di suruh melakukan sesuatu?"
__ADS_1
"Hanya sesuatu kecil saja"