Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 94 END


__ADS_3

*Tok...


Tok...


Tok*...


"Iyaa sebental" ujar Clara turun dari ranjang berjalan ke arah pintu kamar nya.


Ceklek...


"Ca, ada yang mencari Mu" ucap Hana saat Clara sudah membukakan pintu.


"Siapa Han?" tanya Clara heran.


"Kau lihatlah sendiri" jawab Hana berbalik badan dan pergi meninggalkan Clara.


"Tunggu Aku," ujar Clara mengikuti langkah Hana di belakang.


Terlihat Cleo, sedang duduk di sofa, ruang tamu dan segera berdiri saat melihat Anak nya, berjalan menghampiri nya.


"Mama?" ujar Clara sedikit terkejut.


"Iya Sayang ini Mama apa Kau, hanya akan berdiam diri di situ tanpa mau memeluk Mama?" ucap Cleo dengan senyum dan merentangkan kedua tangan nya.


"Mau peluk Aku kangen" ujar Clara berlari dan langsung memeluk tubuh Mama nya.

__ADS_1


Lama mereka saling berpelukan sampai Cleo, melepaskan pelukan itu terlebih dahulu dan menyuruh Anak nya Clara, untuk duduk di samping nya.


Hana membawakan minuman untuk mereka dan, menaruh nya di atas meja di depan sofa.


"Silahkan di minum Tante," ujar Hana sambil tersenyum.


"Terimakasih Sayang" ucap Tante Cleo membalas senyuman Hana.


"Ya Tante," ujar Hana ikut duduk di depan mereka.


"Andi, dan Arsen kemana?" tanya Tante Cleo melihat ke sana ke sini.


"Andi sedang mengajak Arsen kerumah Ayah ku Tante, dan setelah nya mereka akan pergi ke rumah Mama, dan Papa nya Andi" jawab Hana lagi lagi dengan tersenyum.


"Tante, Ca, Hana pamit ingin menelpon Andi sebentar kalian mengobrollah berdua melepas rindu" pamit Hana yang hanya di balas anggukan


"Kapan Kau mengenali pria kepada Mama Sayang?" tanya Tante Cleo, saat Hana sudah masuk ke dalam kamar nya.


"Caca tidak akan menikah Ma, seumul hidup Caca!" jawab Clara yang membuat Cleo langsung menyentil kening Anak nya.


Pletakk...!


"Awwwcchh... sakit Ma" ujar Clara sambil mengusap kening nya.


"Sekali lagi Kamu bicara seperti itu Mama, tidak akan pernah lagi ingin bertemu dengan Mu" ancam Cleo yang membuat Clara langsung mendelik malas.

__ADS_1


"Memang nya kenapa toh... semua laki laki itu sama saja blengsek!" ujar Clara kesal.


"Tidak semua laki laki itu brengsek Clara!" ucap Cleo mencoba menenangkan emosi Anak nya.


"Sama saja" ujar Clara bersedekap dada.


"Yaa... memang tidak semua tapi lebih banyak laki-laki blengsek di dunia ini!" tambah nya.


"Hentikan omong kosong Mu Clara!"


"Bukan nya dahulu juga Mama, bicala sepelti itu? bahwa semua laki-laki di dunia ini sama saja sekalang kenapa? apa sekalang Mama sudah mencintai laki-laki lain" ujar Clara emosi.


"Clara cukup Mama bertanya baik-baik kepada Mu, kenapa Kau jadi emosi seperti ini!" ucap Cleo masih sabar menghadapi sikap Anak nya.


"Sudahlah Ma, jika Mama hanya mau menanyakan soal itu kepada Clala lebih baik Mama kembali saja ke Madlid," ujar Clara yang sudah mengontrol emosi nya.


"Ca, Mama datang ke sini untuk...."


"Clala, cape ingin istilahat" ujar Clara memotong ucapan Mama nya.


"Baik jika Kamu, tidak mau Mama ganggu" ucap Cleo berusah tersenyum lembut ke Anak nya.


"Sebaik nya Mama kembali saja Caca, di sini baik-baik saja lagian bukan nya Mama halus mengulus bisnis-bisnis Mama di sana. bukan nya bisnis Mama itu lebih belhalga Dali pada Caca" ujar Clara yang membuat Cleo langsung bersedih.


"Mama bekerja juga untuk Mu, Ca"

__ADS_1


__ADS_2