
2 bulan kemudian....
Uee...
Uee...
Uee...
Hana, terlihat muntah muntah di kamar mandi yang membuat Andi merasa panik dan cemas.
"Hana. sudah satu Minggu kau selalu muntah muntah seperti ini ayo, sebaik nya kita pergi ke dokter" ajak Andi yang sedang membuatkan teh hangat untuk Hana.
"Aku hanya masuk angin Pinguin" ujar Hana tubuh nya mulai lemas.
"Sudahlah ayo, kita ke dokter" ucap Andi sambil membopong tubuh Hana ke dalam gendongan nya.
Tidak lama untuk mereka sampai ke rumah sakit sekarang Hana, sedang di periksa oleh dokter setelah menunggu hampir 15 menit. akhir nya pemeriksaan Hana pun selesai dan Andi, di suruh masuk keruangan dokter.
"Jadi Istri saya kenapa dokter?" tanya Andi menatap ke arah dokter yang ada di depan nya.
__ADS_1
"Istri anak baik baik saja" jawab dokter dengan tersenyum.
"Baik baik saja apa! Istri saya sudah satu Minggu selalu muntah muntah, itu yang di namakan baik baik saja!" ujar Andi berbicara dengan nada sedikit meninggi.
"Pinguin tenang" celah Hana sambil menguap punggung Suami nya.
"Iya, Pak. tenang ini sudah biasa di alami oleh wanita yang sedang hamil muda" ujar Dokter tersebut sambil tersenyum, Andi terkejut tidak percaya dan saat sudah sadar dari keterkejutan nya Andi langsung memeluk tubuh Istri nya yang ada di sebelah nya.
"Sayang kita akan punya Anak" ucap Andi bahagia dan tanpa sadar meneteskan air mata nya.
"Iya Pinguin" ujar Hana membalas senyuman bahagia ke arah Suami nya.
Mereka juga tidak lupa untuk memberitahukan kabar bahagia ini kepada Mamah, Papah, dan Ayah mereka nampak sangat bahagia mendengar kabar ini dan langsung bergegas menuju ke apartemen Andi, dan Hana.
Dan benar saja saat sudah sampai di apartemen Ayah, Papa, dan Mama sudah berada di sana. dan yang membuat Hana semakin merasa senang mereka membawa semua perlengkapan bayi.
"Hana, selamat atas kehamilan mu Sayang" ujar Mama Erina sambil memeluk menantu tersayang nya.
"Hana, selamat ya" ujar Papa sambil tersenyum bahagia ke arah Hana.
__ADS_1
"Hana" ujar Ayah yang membuat Hana langsung menghampiri dan memeluk Ayah nya.
"Selamat atas kehamilan mu, Sayang sebentar lagi Ayah akan menjadi kakek" ujar Ayah menangis bahagia di pelukan Anak nya.
"Terimakasih Ayah" ucap Hana ikut menangis bahagia.
Hana, akhir nya melepaskan pelukan Ayah dan mencium kedua pipi Ayah nya, dan menghampus air mata bahagia yang masih tertinggal di pipi nya.
"Sama sama Sayang, jaga baik baik Anak mu" ujar Ayah mengelus lembut pipi Anak nya.
"Andi sebentar lagi kau akan menjadi Ayah, ingat jaga baik baik Istri, dan calon Anak mu" ujar Ayah beralih menatap ke arah Andi.
"Siap, Ayah. Andi akan menjaga baik baik Ratu, dan jagoan nya" ucap Andi dengan semangat.
"Jagoan Hi! dari mana kau tahu bahwa calon anak kita ini laki laki?" tanya Hana heran menatap ke arah Suami nya.
"Dia pasti laki laki" jawab Andi sambil berjalan menghampiri Hana, dan mengelus perut Hana yang masih rata.
"Dia akan menjadi singa kecil mu" ujar Papa yang membuat mereka semua yang berada di sana tertawa.
__ADS_1