Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 65


__ADS_3

Hana, sudah tiba di kantor nya Andi sekarang diri nya sedang berjalan ke arah ruangan Suami nya untuk mengantarkan makan siang.


"Siapa kau?" tanya Sinta sekretaris yang menyukai Andi saat Hana melewati ruangan nya.


"Aku mau mengantarkan makan siang untuk Suami ku" jawab Hana yang memandangi pakaian Sinta yang sangat terbuka dari atas sampai bawah seperti memakai baju yang kekurangan bahan.


"Siapa nama Suami?" ujar Sinta memandang remeh ke arah Hana.


"Andi, dia yang memiliki perusahaan ini" ucap Hana santai sambil membenarkan rambut nya.


"Cih, mana mungkin CEO. seperti Pak Andi mempunyai Istri seperti kamu" ujar Sinta sambil bersedekap dada.


"Memang nya kenapa?" tanya Hana mulai kesal dengan ucapan Sinta.


"Lihat Aku aku cantik, dan juga Sexi tapi Pak Andi mengacuhkan ku, apalagi kamu perempuan kampungan mungkin yang kau cari itu adalah Andi cleaning servis di sini' jawab Sinta semakin merendahkan Hana.

__ADS_1


"Kau ini siapa?" ujar Hana, menatap tajam ke arah Sinta.


"Aku adalah Sekretaris Pak Andi CEO di perusahaan ini" ucap Sinta bangga.


"Sekretaris atau Pela*ur?" ujar Hana sambil tersenyum miring.


"Berani nya kau mengatai ku" ucap Sinta yang berniat ingin menampar Hana tapi tangan nya langsung di tahan oleh Andi yang tiba tiba sudah berada di belakang nya.


"Kau mau menampar nya?" tanya Andi yang sekarang sudah melepaskan tangan Sinta dari cekalan nya.


"Dia mengaku sebagai Istri Bapak" jawab Sinta yang semakin mendekatkan tubuh nya ke arah Andi.


"Kenapa Bapak mendorong Saya Pak?" tanya Sinta bangkit dari jatuh nya dan langsung menghadap ke arah Andi meminta penjelasan.


"Angkat kaki dari perusahaan Saya sekarang juga! kamu saya pecat!" jawab Andi marah dengan rahang yang mengeras.

__ADS_1


"Maafkan Saya Pak tapi apa salah saya?" ujar Sinta yang nampak ingin menangis.


"Karna kamu sudah bersikap tidak sopan dengan Istri Saya!" ucap Andi sambil berjalan ke arah Hana dan langsung merangkul nya.


"Tapi dia yang mengatai saya Pela*ur" ujar Sinta mencoba membela diri nya sambil menatap marah kearah Hana.


"Kau memang Pela*ur lihat penampilan mu sama bukan seperti wanita di club malam?" ucap Andi memandang remeh ke arah Sinta.


"Maaffkan Saya Pak, saya janji tidak akan mengulangi itu dan saya juga janji akan mengubah penampilan Saya menjadi lebih sopan" ujar Sinta bertekuk lutut di hadapan Hana, dan Andi sambil menangis.


"Keluar dari perusahan saya, saya tidak mau kantor saya terdapat perempuan murahan di dalam nya!" teriak Andi murka yang membuat para karyawan yang mendengar nya merasa takut dan bergidik.


"Bereskan barang barang mu besok Saya tidak mau lagi melihat batang hidung mu di sini!" ucap Andi mengajak Hana untuk masuk ke dalam ruangan nya.


"Ini pesangon dan gaji mu Nona Sinta yang murahan upss" ujar Rangga memberikan amplop coklat ke meja Sinta sambil mengejek perempuan itu.

__ADS_1


"Menyebalkan!" ucap Sinta memandang tajam ke arah Rangga.


"Derajat Nyonya Hana lebih tinggi dari pada mu Nona, yang jelas dia tidak murahan seperti diri mu Hahahaha" ejek Rangga lagi dan langsung pergi meninggalkan Sinta yang masih terlihat sangat kesal, dan marah.


__ADS_2