
Pagi pagi sekali Andi, sudah bangun untuk berangkat ke kantor seperti biasa dia selalu menuliskan surat pamit kepada Istri nya. di taruh nya di atas nakas samping tempat tidur dan tidak lupa untuk mencium terlebih dahulu kening Istrinya.
"Aku, berangkat kerja dulu ya Sayang cari uang untuk masa depan kita" ujar Andi setelah mencium kening Istrinya.
Andi, keluar dari dalam kamar dan menuruni anak tangga di ruang makan diri nya bertemu dengan Ayah, yang sedang sarapan.
"Andi, sepagi ini kamu sudah berangkat ke kantor?" tanya Ayah menghentikan sebentar acara sarapan nya.
"Iya... Yah, ada meeting dadakan di kantor" jawab Andi sambil tersenyum.
"Baik tidak mau sarapan dulu?"
"Tidak Yah, nanti saja Andi sarapan di kantor kalau gitu Andi. permisi dulu" pamint Andi dan segera berjalan keluar dan pergi ke kantor nya menggunakan mobil.
__ADS_1
Tidak lama setelah kepergian Andi, Ayah juga berangkat menuju kantor nya setelah menghabiskan sarapan nya.
Jam sudah menunjukkan pukul 08; 00. Hana membuka mata nya dan menguletkan tubuh nya ke samping, mengucek mata nya dan membenarkan rambut nya yang berantakan.
dan saat Hana, ingin mengambil air minum diri nya melihat kertas putih di bawah gelas. diri nya langsung mengambil nya dan membaca nya.
Dear Hana...
Jangan merindukan Suami tampan mu ini, maaf jika aku tidak membangunkan mu saat aku berangkat ke kantor... tapi ku lihat kau tidur begitu nyenyak, yang membuat ku tidak tega untuk membangunkan diri mu... dan maaf Aku tidak membuatkan mu sarapan pagi seperti biasa nya Aku terburu buru karna ada meeting dadakan di kantor.
Hana, nampak senyam senyum membaca surat itu Suami nya itu ternyata begitu alay sekarang di mana sikap dingin yang dulu selalu dia tunjukkan kepada Hana, tapi Hana beruntung sekali sekarang karna Andi sudah sangat menyayangi nya, dan mencintai diri nya.
"Iloveyou Too, Pinguin" ucap Hana sambil memeluk surat tersebut sambil tersenyum.
__ADS_1
Hana memutuskan untuk mandi terlebih dahulu baru turun ke bawah untuk sarapan.
"Bi Asih apa Ayah sudah berangkat ke kantor?" tanya Hana yang sekarang sudah berada di meja makan.
"Iya Non, Pak Andi juga sudah berangkat" jawab Bi Asih sambil menyerahkan piring yang sudah berisi nasi dan lauk, di dalam nya kepada Hana.
"Terimakasih Bi" ujar Hana menerima piring tersebut dan tersenyum ke arah Bi Asih, yang langsung di balas senyuman juga.
"Kalau gitu Bibi permisi dulu ya Non," ucap Bi Asih kembali ke dapur.
Hana menikmati sarapan nya dengan tenang, dan lahap dan setelah selesai diri nya lebih memilih untuk menyiram tanaman di halaman depan mansion Ayah nya.
Karna dulu sebelum diri nya menikah dengan Andi, setiap pagi Hana selalu menyiram nya, merawat nya sampai tanaman itu tumbuh besar dan juga cantik jika di pandang apalagi sangat terawat dan rapi.
__ADS_1
"Seperti nya Aku harus berbicara kepada Andi, bahwa kita tidak akan selama nya tinggal di apartemen apalagi jika nanti sudah mempunyai anak, Aku juga ingin berkebun dan hidup mandiri bersama Andi" ujar Hana yang sekarang sedang duduk di bangku taman saat sudah selesai menyirami semua tanaman nya.
"Sebaik nya ku buatkan Andi makan siang, dan mengantar ke kantor nya"