
Rissa menghebuskan nafas terakhir nya, karna sudah tidak kuat menahan penyakit yg di derita nya setelah selesai pemakaman Rissa Andi langsung kembali lagi ke negara nya.
Sedang kan Hana sekarang sedang membereskan semua barang barang nya di apartmen untuk di bawa pulang ke rumah Ayah nya.
"Hana kau mau ke mana dengan tas sebesar itu?" ujar Andi terkejut setelah masuk ke dalam kamar apartmen nya.
"Aku mau pulang ke rumah Ayah ku" ucap Hana ketus tanpa mau menatap ke arah Andi.
"Kau yakin ingin meninggalkan ku? kau bilang kau mau membuat ku jatuh cinta kepada mu. tapi sekarang kau mau meninggalkan di saatt aku sudah mulai sedikit mencintai mu" ujar Andi meraih tangan Hana dan pandangan mata nya yang serius.
"Tidak Andi, sudah cukup dahulu memang di saat kau melukai ku, aku tetap membalas mu dengan cinta. tapi ini kau sudah membuat Ayah ku terluka! aku tidak sanggup lagi untuk membalas perlakuan mu dengan cinta ku" ucap Hana, air mata yang sedari tadi diri nya tahan akhir nya lolos juga dari mata nya.
"Andi lepaskan aku!" teriak Hana sambil mencoba melepaskan tangan nya dari cekalan Andi. tapi nihil tenaga Andi lebih kuat dari tenaga nya.
__ADS_1
"Bukan... bukan Andi! aku adalah Pinguin mu" ujar Andi mata nya mulai memerah panas.
"Lepaskan aku kau menyakii ku Hiks..." ucap Hana sambil menangis terisak Andi langsung melepaskan cekalan tangan nya dari pergelengan tangan Hana.
"Maaff kan Aku, ayo kita mulai semua nya dari awal" ujar Andi memohon.
"Aku tidak bisa! aku lebih mencintai Ayah ku dari pada kau" ucap Hana berjalan pergi meninggalkan Andi.
___________________
"Ayah Hana pulang" ujar Hana saat masuk di mansion Ayah nya.
"Nona muda. Tuan sedang istirahat di dalam kamar nya sini saya bantu bawakan tas Nona ke kamar" ucap bi Asih dan Hana memberikan tas nya.
__ADS_1
Hana duduk di ruang makan karna ia merasa sangat lapar dan menyendarkan tubuh nya ke kursi sambil mengusap wajah nya gusar.
"Perasaan ku memang tidak bisa di bohongi aku memang mencintai Andi... bodoh nya aku dulu membalas semua perlakuan Andi dengan cinta padahal Andi biasa saja. dan sekarang aku meninggalkan nya untuk kebaikan Ayah ku. maaff kan aku Pinguin pasti sekarang kau sedang bersedih, dan terpukul atas kematian Rissa pasti sekarang dia sedang membutuh kan seseorang untuk menguat kan nya. tidak... tidak... seharus nya aku membenci diri nya karna sudah membuat jantung Ayah ku semakin bermasalah." ujar Hana menuangkan air putih di dalam gelas dan meminum nya hingga hanya tersisa setengah saja.
______________
Prangggg...!!!
Prangggg...!!!
Semua benda yang terbuat dari kaca di lemparkan begitu saja sampai pecah oleh Andi setelah nya diri nya menangis. dan jatuh terduduk lemas di lantai.
"Jadi seperti ini kehilangan seseorang yang amat berarti di dalam kehidupan"
__ADS_1