
Andi, sudah menuruti semua kemauan Hana. sekarang mereka berdua sedang mengunjungi Mamah, dan Papah nya Andi di rumah. mereka di sambut baik di sana.
"Hana, sayang Mamah sangat merindukan mu" ujar Mamah Erina senang, dan langsung memeluk Hana.
"Hana juga merindukan Mamah!" ucap Hana membalas pelukan Mamah.
Hana melepaskan terlebih dahulu pelukan nya dan langsung mendudukkan tubuh nya di bangku di susul oleh Mamah, dan Andi.
Tuan Luxe, sedang tidak ada di rumah karna sedang pergi ke luar negri, untuk perjalanan bisnis nya. tapi diri nya, sudah tau jika Andi, dan Hana sudah menyatu kembali.
"Kalian sudah makan?" tanya Mamah memandang bergantian ke arah Andi, dan Hana.
"Kami sudah makan Mah, sebelum ke sini" jawab Hana sambil tersenyum.
Andi, hanya diam sambil terkadang tersenyum memperhatikan dua wanita yang sangat berarti dalam hidup nya sekarang walau terkadang dia sedih jika mengingat Rissa yang sudah pergi jauh dari dunia ini.
"Kalian mau menginap di sini?".
__ADS_1
"Tentu kita akan menginap di sini Mah," ucap Andi yang berpindah duduk di sebelah Hana, dan langsung merangkul pinggang nya.
"Baik lah" ujar Mamah tersenyum bahagia.
"Mah, Andi, dan Hana pamit masuk ke dalam kamar yha" Mamah hanya membalas dengan menganggukan kepala nya.
______________
Sedangkan itu di salah satu apartemen mewah di kota ini terlihat Alexander sedang duduk sambil memperhatikan sebuah foto Hana, yang ia ambil secara diam diam saat kencan pertama mereka.
"Aku hanya bisa mengagumi mu, tanpa bisa memiliki mu, tapi Aku tetap bahagia bisa mengenal mu." ujar Alex, sambil mengusap foto Hana yang ada di ponsel nya.
____________
"Hallo Hana! apa kau dan Andi, sedang di luar?" ujar Ayah saat Hana sudah mengangkat telpon nya.
"Iyha, Ayah Hana sedang ada di rumah Mamah bersama Andi, dan kita memutuskan untuk menginap di sini"
__ADS_1
"Sayang, Ayah sedang berada di depan pintu apartemen mu sekarang. Ayah membawakan ayam kecap kesukaan mu" ujar Ayah melirik ke arah bingkisan yang ia bawa.
Hana di sana terlihat menggigit ujung kuku nya saat Ayah mengatakan jika ' sedang berada di depan pintu apartemen nya' Andi yang melihat Hana merasa gelisah pun langsung bangkit dari tempat tidur berjalan menghampiri Hana, dan memeluk nya dari belakang.
"Pinguin" ujar Hana yang terkejut dan sedikit menjauhkan ponsel nya dari kuping nya.
"Kau kenapa Sayang" ucap Andi sambil menaruh kepala nya di celah leher Hana.
"Pinguin, Ayah sekarang sedang berada di depan pintu apartemen" ujar Hana yang membuat Andi langsung melepaskan pelukan nya dari tubuh Hana.
Tanpa berpikir panjang Andi langsung mengajak Hana, untuk pulang ke apartemen nya sebelum itu Hana memberi tau agar Ayah, tetap menunggu nya di sana.
"Andi, Hana kalian mau kemana?" tanya Mamah, yang sedang duduk santai di ruang tamu.
"Maaf Mah! Andi, dan Hana harus kembali ke apartemen" jawab Andi yang masih terus menyeret tangan Hana.
"Eh..., yasudah kalian hati hati di jalan" ujar Mamah sambil melambaikan tangan nya.
__ADS_1
"Maaff mah Hana, dan Andi. permisi dulu"
Andi langsung masuk ke dalam mobil nya yang di ikuti Hana keluar dari halaman rumah orang tua nya dan langsung mengarah ke apartemen nya.