Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 87 (Tamat) Season 1.


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Hana, bertaruh nyawa untuk melahirkan buah hati nya bersama Andi.


Berada di ruang bersalin di temani Andi, dokter, dan juga suster.


"Hana Kau jangan tegang kau harus tetap santai. ini akan sakit lebih sakit dari pada hari di mana Aku membobol gawang mu," bisik Andi di telinga Hana dengan suara yang pelan agar dokter, dan suster tidak mendengar.


Suster, sudah menyiapkan semua peralatan untuk di gunakan saat Hana melahirkan Andi, tidak pernah melepaskan genggaman tangan nya dalam hati Andi tidak pernah putus berdoa kepada Tuhan nya agar di beri kelancaran proses kelahiran anak pertama nya.


Sedangkan di luar terlihat Ayah, Tuan Luxe, Mama Erina, Clara, dan Tante Cleo juga tidak putus-putus. berdoa meminjam keselamatan atas Hana, dan anak nya.


Lama mereka menunggu akhir nya suara bayi menangis langsung membuat mereka semua nya mengucapkan syukur kepada Tuhan.


Sedangkan di dalam ruangan Andi, terlihat meneteskan air mata bahagia saat bayi laki-laki itu keluar dari dalam perut Hana Istri nya.


"Puji Tuhan semesta alam" ujar Andi masih tetap menggenggam tangan Hana.


"Pinguin anak kita" ucap Hana tersenyum bahagia.


"Iya Sayang itu jagoan kecil kita" ujar Andi mencium lama kening Istri nya.


Bayi berjenis kelamin laki-laki itu di mandikan dan setelah nya langsung di bedong dan di berikan ke Hana untuk di susui.


"Selamat untuk kalian berdua Nyonya Sebastian, dan Tuan Sebastian" celah dokter memberikan selamat kepada Andi, dan Hana.

__ADS_1


"Terimakasih Dok" ujar Andi sambil tersenyum.


"Baik kalau seperti itu Saya permisi dahulu"


dan setelah Dokter, dan para Suster keluar Ayah, Tuan Luxe, Mama Erina, Clara, dan Tante Cleo. masuk ke dalam ruangan Hana.


"Cucu Kakek" ucap Tuan Luxe tersenyum bangga.


"Cucu Opah" ucap Ayah tidak kalah.


"Dia ganteng seperti Mu," ucap Mama Erina sambil berjalan dan berdiri di samping Andi anak nya.


"Hana, Andi kalian mau memberikan siapa nama anak ini?" tanya Tante Cleo sambil mengangkat alis nya.


"Arsenia Sebastian Baylor" ujar Andi sambil mengelus pelan pipi anak nya.


"Baylor Cucu Ku," ucap Ayah sambil tersenyum.


"Nama yang bagus" puji Mama Erina sambil mengelus lembut kepala Hana.


"Kalau sudah besal, jangan jadi sepelti Papa mu Ya Arsen." ucap Clara mengelus pelan pipi Arsen.


Seakan mengerti orang-orang di sekitar nya sedang membicarakan diri nya, Arsen bayi yang baru lahir 15 menit. lalu itu terlihat menguletkan badan nya.

__ADS_1


"Anak Mama" ujar Hana mencium pelan hidung anak nya.


"Hana biarkan Arsen Aku yang urus Kau, sebaik nya beristirahat lah" ucap Andi mengambil alih Arsen dari tangan Hana.


"Ya Hana sebaik nya Kau beristirahat" ujar Mama Erina kembali mengelus lembut rambut Hana.


Mama Erina menyuruh semua nya keluar dari ruangan Hana, dan membiarkan Hana untuk beristirahat dengan tenang.


"Arsen Mama mu mau tidur dia lelah habis mengeluarkan mu dari dalam perut nya. Kau juga tertidur ya" ucap Andi menaruh Arsen di box, bayi.


Bayi itu memejamkan mata nya yang membuat Andi, tersenyum gemas dan langsung menciumi wajah anak nya.


"Kebahagiaan Ku sudah lengkap sekarang" ucap nya sambil tersenyum bahagia.


NOTE; Jika masih bisa di pertahankan kenapa harus mencari yang lain. jika terus seperti itu mau sampai kapan terus mencari? mungkin memang Tuhan memberikan Andi, untuk Hana sama sama untuk saling melengkapi kekurangan masing masing. Tuhan, memang sudah menakdirkan Andi untuk Hana. tapi memang saja jalan nya yang berliku, rusak, dan berbatu, Tuhan sedang menguji seberapa lama Hana bisa menjalani jalanan berliku, rusak, dan berbatu. sampai bertemu jalan yang indah lurus.


Jadi jika memang masih bisa di pertahankan. sebaiknya kita pertahankan!


Percaya deh Tuhan punya rencana yang indah di depan walau kita harus melewati pahit terlebih dahulu.


Kenapa Hana tidak bercerai saja Thor sama Andi?


Menikah itu cukup sekali seumur hidup jika kita masih bisa mempertahankan, dan masih bisa di perbaiki kenapa harus bercerai?

__ADS_1


Di sini Hana bukan nya go*Lok, atau be*o. tapi di sini Hana hanya memperjuangkan hak nya sebagai Istri sah nya Andi.


Tamat_


__ADS_2