
"Menyebalkan sekali bertemu dengan dia!" gerutu Andi, sepanjang perjalanan menuju apartemen.
Andi memarkirkan mobil nya dan langsung berjalan menuju kamar nya menaiki lift, untuk sampai ke lantai No. 50, memencet bel saat sudah berada di depan pintu apartemennya.
Hana, yang mendengar bunyi bel pun langsung berjalan ke arah pintu dan membukakan nya.
ceklek...
"Pinguin?" ujar Hana saat pintu sudah terbuka.
"Hallo, Cama" ucap Andi berjalan masuk ke dalam.
"Apa itu Cama... Pinguin?" tanya Hana mengikuti langkah kaki Suami nya tidak lupa diri nya menutup pintu kembali.
"Calon Mama Sayang Ku" ujar Andi duduk di sofa, kamar nya.
"Kau ini ada-ada saja" ucap Hana ikut duduk di samping Suami nya.
"Duduklah di sini di pangkuan Ku" ujar Andi sambil tersenyum konyol.
__ADS_1
"Tidak mau!" tolak Hana menampar pelan pipi Suami nya.
"Kau semakin menggairahkan" bisik Andi pelan di telinga Hana.
"Dasar Pinguin mesum!" ucap Hana sambil mencubit paha Andi.
"Awwchhh..., sakit Sayang" ujar Andi dengan suara manja nya.
"Lebay! bagaimana kabar Ayah Ku?" tanya Hana seraya menatap wajah tampan Suami nya.
"Ayah Mu baik-baik saja" jawab Andi menyandarkan tubuh nya ke sofa.
"Kenapa wajah mu jadi berubah seperti itu?" ucap Hana merebahkan kepala nya di dada bidang Suami nya.
"Maksud Mu Pinguin? di mansion Ayah Ku ada Buaya" ucap Hana sedikit dengan nada tinggi.
"Laki-laki kurang belaian maksud Ku" ujar Andi yang membuat Hana langsung tertawa geli.
"Maksud Mu, Alexander?" tanya Hana yang hanya di jawab anggukan kepala oleh Andi.
__ADS_1
"Ya, Ku rasa di dunia ini tidak ada yang mau dengan nya mangka nya menyukai Wanita yang sudah bersuami" ujar Andi sambil mengusap-usap kepala Hana.
"Kau dulu bisa masuk ke mansion Ayah juga karna bantuan dari nya apa Kau lupa?" ucap Hana yang langsung membuat Andi menghentikan usapan di kepala nya.
"Maaf Hana" ujar Andi dengan suara pelan Hana, yang mendengar suara Suami nya melemah, dan berubah pun langsung mendongakkan kepala nya.
"Maaf, Pinguin Aku tak bermaksud untuk mengingat Mu kepada masalalu maafkan Aku"
"Yasudah... lagi pula itu hanya masalalu sekarang kita fokus saja dengan masa depan kita" ujar Andi sambil tersenyum dan mengecup puncak kepala Hana.
________________
Clara, nampak membuka mata nya saat mendengar suara handphone nya berbunyi pertanda ada seseorang yang mengirimi nya pesan. tangan nya merambat untuk mengambil handphone nya di atas meja kecil samping tempat tidur nya, membuka pin dan membaca pesan yang ternyata di kirimkan oleh Mama nya yaitu, Tante Cleo.
"Clara, Sayang maaf Mama harus kembali ke *Madrid. karna ada urusan yang harus Mama selesaikan di sana tapi Mama janji saat Hana lahiran nanti Mama akan sudah kembali.
"Mamá te ama cariño* (Mama menyayangimu Sayang)"
Clara membaca pesan itu dengan berat hati kenapa Mama nya selalu pergi tanpa seijin dari nya.
__ADS_1
"Selalu saja sepelti ini" ujar nya seraya membuang nafas kasar.
"Kapan Mama ada waktu untuk mendengalkan semua celita Aku, tapi Aku tidak boleh egois Aku sudah besal sehalusnya bisa mengatasi masalahKu sendili. semangat Clala"