
Hana, merasa kesal sekali saat Andi terus menerus menggoda nya. Hana sekarang sedang berdiri membelakangi Andi di dalam kamar mereka.
"Harimau bisa kah kau mundur sedikit saja?" tanya Andi, yang membuat Hana mengerutkan kening nya heran.
"Kenapa memang nya?" jawab nya ketus.
"Cantik mu kelewatan hahaha" ujar nya setelah nya diri nya tertawa.
"Dasar!" ucap Hana tapi diam diam perempuan itu tertawa.
"Udah si kalau mau ketawa ketawa aja kasihan itu bulu hidung nya tertekan" ujar Andi yang tiba tiba sudah berada di samping Hana, Hana langsung merubah expresi wajah nya ketus dan memandang tidak suka ke arah Andi.
"Menjengkelkan!" ucap nya sambil meninggalkan Andi dan berjalan ke arah tempat tidur Andi, lantas mengikuti langkah Hana.
"Sebenar nya kau ini sayang tidak si sama Aku?" ujar Andi merengek.
"Ngapain nanya seperti itu"
"Aku, hanya bertanya saja memang nya tidak boleh" ujar Andi seraya duduk di samping Hana.
__ADS_1
"Jika Aku, tidak sayang ngapain Aku berada di sini! dan satu lagi, kau tidak akan aku biarkan untuk menyentuh ku!" ucap Hana sedikit dongkol akan pertanyaan Andi.
"Jika kau memang Sayang kepada ku ayo kita buat anak" ujar Andi sambil menyengir.
"Dengar yha Pinguin. melakukan hubungan seperti itu bukan hanya karna Sayang saja tapi kesiapan masing masing pasangan dan sekarang Aku, belum siap" ucap Hana merebahkan tubuh nya ke samping Andi.
"Tapi aku sudah siap" ujar Andi menyentuh lengan Hana.
"Kau sudah siap Aku nya belum! aku tidak mau kau menikmati sendiri sedangkan Aku menderita" ucap nya sambil mendudukkan tubuh nya di hadapan Andi.
"Sudah beruntung ku berikan tadi sore!" tambah nya sambil menatap tajam suami nya.
"Memelihara apa?" jawab Hana bertanya kembali.
"Junior ku!" ujar Andi yang langsung mendapatkan lemparan bantal di wajah nya.
"Gila!"
"Yha, Aku. gila karena mu"
__ADS_1
"Tidak waras!"
"Tidak apa yang penting kau cinta kan" ujar Andi memainkan alis nya.
"Terserah kau saja! Aku mengantuk ingin tidur" ucap Hana berniat ingin merebahkan kembali tubuh nya tapi tangan nya sudah di tahan oleh Andi.
"Tidur di pelukan ku yah" ujar Andi merebahkan kepala Hana di dada bidang nya.
"Apa kau mau tidur dengan posisi duduk?" ucap Hana mendongakkan kepala nya agar bisa menatap wajah suami nya.
"Sebentar" ujar nya sambil merebahkan tubuh nya" Sini" Hana langsung menghampiri Andi, dan merebahkan tubuh nya di samping suami nya merebahkan kembali kepal nya di dada suami nya.
"Selamat malam Wanita ku" ujar nya sambil mencium lama kening Hana, mengusap sayang rambut Hana, dan menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Istri nya.
"Terimakasih sudah mengajarkan ku cara nya bertahan hidup" setelah nya Andi ikut terlelap masuk ke alam mimpi menyusul Istri tercinta nya.
*Maaff yha karna lama Updatte, jujur Aku kehabisan ide dengan cerita ini hehehehe😁. tapi beruntung banget Suami ku yang pengertian membantu Aku, untuk kalian jangan pernah bosen yha baca tulis tangan Aku, Cerita Andi, dan Hana akan Aku lanjut terus koq. sampai selesai terus ikuti yha part selanjutnya akan aku bikin malam pertama mereka 🤭.
Sehat selalu untuk kalian! jangan lupa untuk menjaga diri dan tetap mengikuti protokol kesehatan yha*!
__ADS_1