Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 35


__ADS_3

Hana kembali lagi ke kamar nya karna Ayah nya, dan Alex sudah pergi untuk bekerja diri nya segera mandi dan bersiap untuk pergi ke apartmen Andi Hana sangat begitu cemas dan khawatir sekali dengan kondisi Andi saat ini


"Nona Muda anda mau ke mana? Tuan besar bilang Anda tidak boleh pergi ke mana mana" ujar Satpam menghentikan langkah Hana yang ingin membuka gerbang.


"Eemmmm... Pak Hasan Hana, hanya ingin ke mini market saja hanya sebentar" ucap Hana mengeles tapi tetap dengan senyuman yang menghiasi di wajah nya.


"Non bisa menyuruh bi Asih jika hanya ingin pergi ke mini market"


"Pak Hasan, apa Bapak tidak tau jika Bi Asih sedang sakit. Hana tidak tega untuk menyuruh Bi Asih" ucap Hana muka nya memelas Pak Hasan terlihat sedang memikirkan sesuatu.


"Baik Non saya buka kan gerbang nya. tapi Non janji jangan lama lama yha, saya takut nanti jika Tuan besar sudah kembali Non belum kembali" ujar Pak Hasan sambil membuka kan pintu gerbang Hana langsung melangkah kan kaki nya keluar dan Pak Hasan menutup pintu gerbang kembali saat Hana sudah keluar.


"Pak Hasan tenang saja Hana, hanya sebentar koq" ujar Hana memberikan senyum kepada Pak Hasan, dan setelah nya Hana langsung masuk ke dalam taxi yang ia pesan dari satu aplikasi.


Pak Hasan masih terus melihat ke arah mobil taxi yang membawa Hana sampai sudah tidak terlihat lagi.


"Saya tau Nona muda mau menemui Pak Andi" ucap Pak Hasan dan kembali ke pos jaga nya.

__ADS_1


__________________


Andi terus saja memanggil manggil nama Hana dalam tidur nya yang membuat Mamah Erina merasa khawatir dan terus menghubungi Hana tapi tidak ada jawaban.


"Hana Hana kau di mana Hana" racau Andi.


"Sayang Hana pasti akan ke sini percaya sama Mamah yha" ujar Mamah Erina sambil mengelus kepala Andi, Andi membuka mata nya dan menatap ke wajah Mamah nya.


"Mah, apa Hana sudah tidak peduli dengan Andi?" tanya Andi dengan suara serak.


"Hana akan datang untuk menemui mu," jawab Mamah Erina seraya menggenggam jemari Andi.


"Mamah buka pintu nya dulu yha Sayang" ujar Mamah mencium sebentar kening Andi dan berjalan untuk membuka pintu utama.


Ceklek...


"Mamah" ujar Hana yang ada di depan pintu.

__ADS_1


"Hana Sayang" ucap Mamah seraya memeluk tubuh Hana, Hana lantas membalas pelukan Mamah Erina.


"Mah bagaimana keadaan Andi?" ujar Hana melepaskan pelukan Mamah.


"Andi sudah baik baik saja dia hanya deman, mungkin karna makan sembarangan" ucap Mamah sambil tersenyum dan mengelus pipi Hana.


"Dia deman bukan karna makan sembarangan tapi karna kehujanan kemarin, dasar Pinguin bodoh!"


"Ayo masuk Sayang kau mau bertemu Andi bukan?" ucap Mamah meraih lengan Hana.


"Tidak... tidak aku harus segera kembali jika nanti Ayah pulang dan mencari ku tidak ada di rumah. Pak Hasan pasti akan di pecat aku tidak boleh egois"


"Hana" tegur Mamah yang melihat Hana melamun.


"Eh..., Maaf Mamah Hana harus segera kembali Hana titip salam saja buat Andi yha" ujar Hana melepaskan perlahan tangan nya dari rangkulan Mamah Erina.


"Hana tapi Andi ingin bertemu dengan mu. apa kau tidak merindukan Andi?" ucap Mamah sedih.

__ADS_1


"Maaf kan Hana, Mah tapi Hana harus kembali"


__ADS_2