
Hana, dan Andi masih dalam perjalanan pulang ke apartemen tapi di perjalanan Hana, melihat seekor anak kucing yang sedang kedinginan karna saat itu gerimis sedang turun.
"Pinguin tolong tepikan mobil mu sebentar" ujar Hana dengan wajah memelas.
"Ada apa? kita harus segera sampai ke apartemen Ayah sedang menunggu kita di sana Hana" ucap Andi yang tetap menjalankan mobil nya.
"Pinguin lihat lah ke sana anak kucing itu kedinginan sungguh Aku tidak tega melihat nya seperti nya juga dia tidak mempunyai Ibu," ujar Hana sambil menunjuk ke arah Anak kucing tersebut. Andi langsung menepikan mobil nya saat melihat Anak kucing itu, dan setelah mobil berhenti Hana pun langsung segera keluar untuk membawa masuk Anak kucing itu.
Hana kembali bersama Anak kucing yang ada di dalam pelukan nya dan itu membuat Andi tersenyum melihat nya.
Kucing berwarna abu abu dengan mata berwarna hijau dengan bulu yang lebat membuat nya sangat begitu menggemaskan. Hana berpikir kenapa tidak ada satu orang pun yang memungut kucing ini saat sedang berpikir tiba tiba saja kucing itu turun dari pangkuan nya.
__ADS_1
"Meong meong" suara kucing itu sambil mengelus elus di kaki Hana, yang membuat Hana tertawa karna merasa geli.
"Pinguin tolong ijinkan Aku untuk merawat nya yha!" pinta Hana sambil bergelayut manja di lengan Andi.
Andi menengokkan kepala nya sebentar ke arah Hana " Aku ijinkan kamu untuk merawat kucing itu lagi pula Aku juga menyukai nya" ucap Andi dan kembali fokus lagi ke jalanan.
"Terimakasih Pinguin" ujar Hana sambil senang sambil menciup pipi Andi.
Tak lama Hana, dan Andi sudah sampai di apartemen mereka Andi langsung memarkirkan mobil nya dan segera turun di ikuti oleh Hana, yang masih menggendong Jupi. mereka menaiki lift untuk sampai ke lantai 30 tempat di mana kamar mereka berada. setelah keluar dari lift Hana melihat Ayah yang sedang duduk di bangku yang ada di sana Hana langsung memanggil nya.
"Ayah!" Ayah pun langsung menengokkan kepala nya saat mendengar suara dari Anak tercinta nya.
__ADS_1
Ayah langsung berjalan menghampiri Hana, dan Andi sambil tersenyum dan sedikit terkejut saat melihat ada kucing di gendongan Hana..
"Hana Kau dapat dari mana kucing ini?" tanya Hana sambil menatap ke arah Jupi.
"Owuh ini" ujar Hana yang ikut menatap Jupi " Hana menemukan nya di pinggir jalan Ayah, dia kedinginan yasudah Andi, dan Hana memutuskan untuk merawat nya" sambil tersenyum dan mengelus kepala Jupi.
"Andi, Hana tapi bukan nya jika memelihara kucing itu tidak baik untuk kesehatan, dan banyak yang bilang jika memelihara kucing akan memperlambat kehamilan?" ucap Ayah yang sedikit tidak suka jika Andi, dan Hana memelihara kucing.
"Biarkan kita memelihara Kucing ini Ayah, urusan kehamilan Hana biar menjadi urusan Andi saja" ujar Andi sambil tersenyum.
"Baiklah jika seperti itu owuh Iyha maaff Ayah, harus segera pergi karna ada urusan mendadak Hana, ini adalah ayam kecap kesukaan mu" ucap Ayah sambil menyerahkan bingkisan ke Hana. dan Hana pun langsung menerima nya dengan senang hati.
__ADS_1
"Terimakasih banyak Ayah, hati hati di jalan"