
Andi, pulang membawa kandang untuk Jupi tempati tapi seperti nya anak kucing itu tidak betah di sana dia memilih untuk tidur di atas sofa.
"Dia hanya belum terbiasa saja" ujar Andi berjalan menghampiri Hana yang sedang mengelus tubuh Jupi. sedari tadi sudah Hana pindahkan ke dalam kandang tapi Jupi lagi lagi keluar yang membuat Hana merasa lelah dan memutuskan untuk membiarkan saja.
"Pingun apa kau mau makan?" ucap Hana langsung bangkit berdiri.
"Tidak Aku, belum lapar" ujar Andi mendudukkan diri nya di samping Jupi.
"Bagaimana pekerjaan mu di kantor?" ucap Hana sambil menatap wajah tampan milik suami nya.
"Seperti biasa hanya membuat otak ku ingin meledak" ujar Andi memijit batang hidung nya sebentar.
"Mau kopi?"
"Tidak usah kemari duduk" ujar Andi yang langsung membuat Hana mengerutkan kening nya.
"Di pangkuan ku" tambah nya lagi.
"Tidak mau biar Aku berdiri saja" ucap Hana membuang pandangan nya ke segala arah karna malu.
__ADS_1
"Ayo lah" ujar Andi menarik pelan pergelangan tangan Hana.
"Aku malu Pinguin"
"Hayo lah"
Akhir nya Hana, pun mau duduk di pangkuan Andi dengan sedikit paksaan Andi menaruh kepala nya di dada Hana.
"Pingun" ucap Hana yang merasakan Andi mulai menciumi bagian atas nya.
"Aku tidak akan melakukan lebih Hana" ujar Andi dengan nafas yang memburu dan tatapan mata yang sayu.
"Pinguin Akh...!"
"Ijinkan Aku Hana, nikmati lah" ucap Andi memotong ucapan Hana.
Hana terlihat menggigit bibir bawah nya dan meremas remas rambut Andi sampai tanpa sadar diri nya mengeluarkan lenguhan yang membuat Andi, semakin bersemangat.
Plopp...
__ADS_1
Bunyi saat Andi melepaskan ****** dari benda kenyal milik Hana, karna jika terus di lakukan pasti diri nya akan kesetanan berbuat lebih jauh dari itu.
Andi langsung mengelap mulut nya dengan lengan dan merapikan kembali pakaian atas Hana dan memasukan kembali benda kenyal itu kedalam sarang nya.
"Terimakasih Sayang" ucap Andi tersenyum nafas nya masih naik turun mata nya masih terlihat sayu. Hana langsung turun dari pangkuan nya karna merasakan benda keras di bokong nya.
"Aku ambilkan kau minum dulu" ujar Hana langsung berjalan ke arah dapur.
Andi terlihat sedang mengelus elus lolipop nya dari luar hampir saja dia terlupa dia, tidak mau melakukan hubungan itu sebelum Hana benar benar siap melakukan nya.
"Sabar junior Aku akan memasukan mu pasti ke dalam gua milik nya" ucap Andi sendiri dan saat diri nya melihat Hana, Andi langsung menjauahkan tangan nya dari paha.
"Ini minum lah" ujar Hana memberikan air putih yang langsung di terima oleh Andi, Andi meminum nya sampai hanya menyisakan setengah saja.
"Terimakasih" ucap Andi sambil tersenyum.
"Iya" ujar Hana yang masih merasa malu akan kejadian tadi apalagi saat mengingat jika dia menikmati nya.
"Sebaik nya kau mandi air dingin agar otak mu menjadi sejuk dan tidak panas lagi!" ujar Hana lagi sambil menutup rasa malu nya.
__ADS_1
"Otak ku akan tetap panas jika kau masih terus di samping ku sayang" ucap Andi yang membuat Hana bergidik ngeri.