Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 96 END ²


__ADS_3

Halloteman-teman! Aku Queen, Aku hanya mau memberi tahu bahwa Aku sedang menulis cerita baru. yang berjudul 'Perjanjian' mampir yu! dan berikan dukungan untuk Aku, melanjutkan cerita tersebut Terimakasih...


Clara terlihat baru saja keluar dari rumah Hana, dia ingin menuju taman untuk menghilangkan sedikit pikiran nya.


Duduk di bangku taman seorang diri, sambil menangis untung saja saat itu kondisi taman sedang sepi, hingga tidak ada satupun orang yang melihat nya sedang menangis.


Tidak Clara sangka, bahwa Alexander juga sedang berada di sana. tapi Clara tidak menyadari itu karna dia hanya sibuk menghapus air mata nya yang terus mengalir.


Alexander menengokkan kepala nya ke kiri, dan kanan karna telinga nya mendengar suara isakan tangis perempuan.


Alexander, berjalan ke arah Clara, diri nya belum tahu bahwa yang menangis itu adalah wanita yang selalu saja membuat nya emosi.


"Ini hapuslah dengan sapu tanganku" ujar Alexander menyerahkan sapu tangan ke depan Clara.


Clara melihat sapu tangan itu, dan mendongakkan kepalanya ke atas. ia terkejut melihat wajah Alexander.


"Kau!"


"Kau!"

__ADS_1


Kedua nya sama-sama terkejut tapi melihat kondisi Clara, sekarang membuat Alexander merasa kasian terhadap nya.


"Ini hapus air matamapa Kau tidak jijik. dengan cairan berwarna hijau, yang terus keluar dari hidung mu" ujar Alexander kembali menyodorkan sapu tangan ke depan Clara.


"Ambillah" tambahnya.


"Yaa... telimakasih" ucap Clara mengambil sapu tangan itu dan langsung menghapus air mata serta lendir yang keluar dari hidung nya.


"Tidak usah di kembalikan itu untuk mu" ujar Alexander seraya mendudukkan diri nya di samping Clara.


"Aneh kenapa dia menjadi sangat baik telhadap ku?" batin Clara dalam hati.


"Bukan ulusan mu!" ucap Clara dengan nada jutek.


"Aku sudah mencoba untuk berbuat baik terhadap mu, kenapa Kau masih saja tetap jutek kepada Ku" ujar Alexander tersenyum sinis.


"Sudahlah lebih baik Kau, pelgi saja dali sini! Aku tidak mau di ganggu." ucap Clara menatap tajam ke wajah Alexander.


"Apa Kau tidak takut? kata orang-orang taman ini berhantu, mangka nya di sini sepi karna mereka merasa takut" ujar Alexander menakut-nakuti Clara.

__ADS_1


"Aku sama sekali tidak melasa takut" ucap Clara sombong.


"Yasudah Aku pergi Bye" ujar Alexander bangkit berdiri.


"Yasudah pelgi saja sana!"


Alexander akhirnya pergi meninggalkan Clara, sendiri tapi diri nya tidak benar-benar pergi Alexander masih memantau Clara dari jauh.


"Maafkan Aku, karna Aku, dan Ibu ku telah menghancurkan kehidupan mu. maafkan Aku yang selalu bersikap kasar jika kita bertemu. apa Kau akan memaafkan Aku? ku rasa sangat begitu mustahil. tapi Aku berjanji akan selalu melindungi mu Kakak."


Clara, kembali ke rumah Hana saat merasakan pikiran nya sedikit tenang. Hana menyambut nya di depan pintu bersama Arsen.


"Hi Ca, sore sekali pulang nya" tanya Hana saat mereka sudah masuk ke dalam, dan duduk di ruang tamu.


"Maaf Hana, Aku tellalu menikmati udala di sini" jawab Clara sambil tersenyum.


"Benar katamu, kota ini sangat indah melebihi Portugis, atau Madrid" tambah Clara.


"Semua negara itu indah Ca, jadi jangan pernah membeda-bedakan nya" ujar Hana yang di iyakan oleh Arsen.

__ADS_1


"Apa yang di katakan Mama, itu benar Tante Ca" celah Arsen yang membuat Hana, dan Clara langsung tertawa.


__ADS_2