
Tok...
Tok...
Tok...
Ceklek...!
Hana keluar dari dalam kamar nya dan membulat kan mata nya karna saat melihat Alex, berada di depan pintu kamar nya.
"Bukan nya tadi Aku. sudah menyuruh mu untuk pulang? lalu kenapa kau masih ada di sini!" ujar Hana kesal.
"Aku hanya mengantar orang special di dalam hidup mu" ucap Alex sedikit menyingkir ke samping dan menunjukan Andi yang sedari tadi berdiri di belakang nya yang membuat Hana ternganga terkejut.
"Pi... pinguin?" ujar Hana tidak percaya seraya mendekap mulut nya menggunakan telapak tangan nya.
__ADS_1
"Kalau gitu Aku. permisi" ucap Alex berlalu pergi meninggalkan Andi, dan Hana.
"Hana" ujar Andi dengan suara yang parau.
"Mau apa kau ke sini?" tanya Hana sambil bersedekap dada.
"Aku merindukan mu!" jawab Andi lebih mendekat kan diri nya ke depan Hana.
"Sebaik nya kamu pergi dari sini sebelum Ayah pulang" ucap Hana tanpa mau menatap Andi.
"Hana, ayo ikut Aku. pulang ke apartmen kita" ujar Andi mengulurkan tangan nya ke arah Hana.
"Tempat ku di sini... sekarang!" ucap Hana memandang sebentar uluran tangan Andi setelah nya langsung membuang lagi pandangan nya.
"Hana kau adalah Istri Ku. kembali lah kepada ku" ujar Andi suara nya mulai serak dan mata nya mulai memerah.
__ADS_1
"Aku memang Istri mu! tapi wanita yang kau cintai adalah Rissa bukan Aku. Aku memang masih mencintai mu sampai sekarang Andi tapi Aku, masih ragu dengan balasan cinta mu kepada ku Aku takut kau mencintai ku hanya untuk pelampiasan saja!" ucap Hana air mata yang sedari tadi diri nya tahan akhir nya keluar juga.
"Aku minta maaf, Aku mengaku salah, apa yang bisa aku lakui buat memperbaiki ini semua? tapi satu hal yang harus kamu tau Hana. sekarang Aku memang sudah benar benar mencintai diri mu" ujar Andi menatap dalam mata coklat milik Hana.
"Aku tidak mau membuat jantung Ayah ku bermasalah lagi maaf kan Aku, Andi maaf mu belum sepenuh nya aku terima" ucap Hana seraya menghapus air mata nya.
"Aku tidak akan memaksa mu. tapi jika nanti kau berubah pikiran Aku ada di Apartmen" ujar Andi membalikan tubuh nya. Andi menghapus air mata nya dan berjalan menuruni anak tangga. Hana menatap nya dengan rasa penuh penyesalan ingin sekali dia berlari dan memeluk Andi. dan mengatakan jika diri nya tidak bisa jauh dari Andi. tapi diri nya juga memikirkan Ayah nya. Hana memilih masuk kembali ke dalam kamar nya dan menangis di atas bantal.
Hana tidak tau bahwa di dekat kamar nya sudah di pasang cctv oleh Ayah nya. kejadian tadi terekam jelas di cctv itu dan sekarang Tuan Lugue sedang melihat itu melalui ponsel nya yang sudah terhubung oleh cctv rumah.
"Apa aku salah sudah memisah kan Hana dengan Andi? seperti nya Andi sudah sangat menyesali perbuatan nya. tapi kenapa Hana tidak pernah berbicara kepada ku. sebaik nya aku segera kembali dan berbicara serius dengan Hana" ujar Tuan Lugue mematikan ponsel nya.
Sore hari nya Tuan Lugue sampai ke mansion nya diri nya terburu buru langsung naik ke lantai atas menuju kamar Hana. mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban dari dalam akhir nya Ayah memutuskan untuk masuk, Ayah melihat Hana sedang tertidur pulas dan berjalan menghampiri Hana. duduk di tepian dan menyikirkan anak rambut yang menutupi rambut anak nya.
"Maaf kan Ayah Sayang! karna tidak mengerti dengan perasaan mu"
__ADS_1