
Setelah berdebat hebat dengan Alexander, Clara langsung kembali ke rumah Hana. diri nya sudah terlalu muak meladeni omongan laki-laki yang menurut nya sudah gila itu.
"Dasal banci!" Ujar Clara dengan sedikit suara yang meninggi hingga membuat Hana langsung menghampiri nya.
"Kau kenapa Ca?" tanya Hana menatap heran.
"Dia membuatKu dalah tinggi!" jawab Clara merebahkan tubuh nya di Sofa.
"Siapa? Alexander" ucap Hana ikut duduk di samping Clara.
Clara menganggukan kepala nya "Aku helan kenapa bisa Kau, kenal dengan laki-laki itu" ujar Clara menatap ke arah Hana.
"Dia partner bisnis Ayah Ku," ucap Hana, dan hanya di balas anggukan kepala oleh Clara.
"Dia begitu sangat mencintai Mu Hana."
"Alexander memang mencintai Ku... sejak awal Ayah Ku mengenali nya kepada Ku. saat itu hubungan rumah tangga Ku dengan Andi sedang tidak baik-baik saja" ucap Hana yang menerawang ke masa lalu saat Ayah. mengenali nya dengan Alexander.
"Aku helan padahal dia ganteng, cool, tapi kenapa dia telus menelus mengejal Mu? apa tidak ada wanita lain di dunia ini" ujar Clara menaruh jari nya di dahi seperti sedang berpikir.
__ADS_1
"Eeehheem..., jika Kau mau, Kau ambillah" ucap Hana sambil tertawa mengejek.
"Memang nya di dunia ini sudah tidak ada laki-laki lain selain dia!" ujar Clara kesal bercampur jengkel.
"Hahahaha Aku, hanya bercanda tidak usah baper"
"Siapa yang baper Aku hanya laper" ujar Clara dan langsung di tatap heran oleh Hana.
"Ca? bukan nya Kau baru saja makan" tanya Hana heran.
"Energi sudah telkulas gala-gala beladu algument oleh plia menyebalkan itu!" jawab Clara mendelik malas..
Clara menggelengkan kepala nya" Tidak mungkin!" teriak Clara begitu keras sampai membuat Arsen terkejut dan langsung menangis.
"Kecilkan sedikit volume Mu!" ucap Hana yang langsung berjalan sedikit berlali ke arah kamar nya untuk menenangkan Anak nya.
Clara lantas menyusul Hana, ke kamar nya untuk menemui Arsen juga.
Di sana terlihat Arsen, yang sedang terduduk sambil memeluk Hana. Clara duduk di tepian ranjang dan mencolek pinggang Anak kecil tersebut.
__ADS_1
"Maafkan Ante, Sen Ante tidak bermaksud untuk membuat mu kaget" ujar Clara dengan suara pelan.
"Kau jangan malah Sen, nanti Kau akan Ante belikan coklat" tambah nya yang membuat Arsen langsung membalikan badan nya menghadap kearah Clara.
Arsen mengusap sisa air mata nya menggunakan tangan diri nya langsung tersenyum manis ke arah Clara, dan mengangguk kecil.
"Belikan Asen coklat yang banyak Ante" ucap Arsen senang.
"Baik Ayo. kita ke supermarket dan ambil apa yang Kau mau" ajak Clara yang langsung di iyakan oleh Arsen.
Hana yang melihat itu hanya bisa tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah Clara, dan Arsen. yang menurut nya sangat lucu itu.
"Untung saja Papa Mu, sedang tidak ada Arsen jadi Kau bebas makan coklat yang kau mau hari ini" ucap Hana sambil mengantarkan anak nya sampai depan pintu.
"Mama jangan bilang ke Papa, nanti Mama akan Asen bagi coklat" ujar Arsen sambil menaruh jari telunjuk nya di bibir Mama nya.
"Berikan coklat yang Kau beli semua nya kepada Mama Arsen"
Anak itu Arsen langsung memanyunkan bibir nya yang membuat Hana langsung mencubit hidung nya dengan gemas. dan mencium kedua pipi Arsen.
__ADS_1
"Baik pergi lah bersama Tante Cleo, jangan nakal di sana"