Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 106 END²


__ADS_3

"Kau ini kenapa?" Tanya Alexander, saat mereka sudah berada di dalam mobil.


"Sudahlah. Aku tidak suka berada lama-lama dengan dia!" jawab Clara masih dengan suara malas.


"Bukan nya Kau dulu sangat mencintai diri nya. Kak, memberi kesempatan kedua untuk dia apa salah nya?" ujar Alexander seraya menatap ke arah Clara.


"Saat Aku beltemu dengan nya, aku selalu mengingat kejadian itu. kenapa sekarang ia balu mau menikah aku, mengapa tidak waktu itu?" ucap Clara bertanya-tanya.


"Bukan nya saat di rumah Hana, ia sudah memberitahu jawaban mu barusan?" ujar Alexander yang membuat Clara langsung terdiam.


"Ya... tapi Aku bukan wanita bodoh!"


"Kau pikir dia laki-laki bodoh?!"


"Jangan kalna Kau juga laki-laki Kau membela nya!" ucap Clara, kesal.


"Aku membela nya Karna Aku, melihat ketulusan, dan rasa penyeselan di dalam diri nya. ia membutuhkan waktu untuk bertanggung jawab atas semua nya, dan sekarang ia sudah menemukan waktu itu. dan berniat bertanggung jawab atas perbuatannya!" ujar Alexander dengan suara yang lembut.


"Aku sudah tellalu kecewa dengan nya. dan kalna ia juga yang membuat aku menutup dili ku dali laki-laki yang mendekati ku," ucap Clara membuang nafas berat.

__ADS_1


"Kak, apa Kau tidak bisa memberikan dia kesempatan kedua?" ujar Alexander memohon.


"Apa yang ia janjikan kepada mu" tanya Clara menatap ke wajah Alexander.


"Dia menjanjikan kebahagiaan untuk keluarga kita" jawab Alexander.


"Kita bisa membuat kebahagiaan tanpa bantuan dali nya" ucap Clara membuang wajah nya ke samping dan menatap jauh ke arah bangunan rumah sakit.


Mereka masih berada di parkiran rumah sakit. mereka belum pergi.


Alexander, juga belum mau menyalahkan mesin mobil nya Karna ia juga menunggu perintah dari Clara Kakak nya.


"Ayo antal Aku pulang" ucap Clara.


Sesampainya di halaman depan rumah Hana. Clara, langsung turun dari mobil Alexander dan berjalan masuk.


Ceklek...


"Hana, Aku pul..."

__ADS_1


"Isabella?" ucap Clara terkejut saat mendapati Isabella berada di rumah Hana sambil menangis.


"Ka Clara finalmente você voltou para casa também" ( Kak Clara akhirnya Kau pulang juga)" ujar Isabella, menatap Clara dengan mata yang penuh dengan air mata.


"Por quê você está aqui? ( Kenapa bisa Kah berada di sini?)" ucap Clara, heran.


"Hana apa yang terjadi?" tanya Alexander kepada Hana.


"Aku tidak tahu tiba-tiba ia datang dan menangis sambil terus memanggil nama Clara," jawab Hana sambil membereskan mainan Arsen.


"Dia datang dari Portugis. dia adalah adik nya Anthony, nama nya Isabella cantik bukan?" ujar Alexander yang membuat Hana menatap nya heran.


"Aku sama tidak menanyakan nya? dia siapa, dan dari mana asal nya" ucap Hana yang membuat Alexander malu.


"Sudahlah Aku hanya memberi tahu mu saja, siapa tahu Kau ingin tahu"


"Aku sama sekali tidak peduli akan hal itu. sudahlah Aku mau ke belakang dulu, mau menemani Arsen bermain jika Kau haus. Kau bisa mengambil nya sendiri di dalam kulkas Aku permisi" pamit Hana, dan langsung pergi meninggalkan Alexander begitu saja.


"Dasar! padahal kan aku tamu di sini"

__ADS_1


"Aku masih bisa mendengar itu Alex!" ucap Hana yang memang belum terlalu jauh.


"Sorry. Aku hanya bercanda"


__ADS_2