Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 86


__ADS_3

Sudah satu Minggu semenjak pulang nya Tante Clara, ke Madrid. Clara sekarang lebih banyak diam dan mengurung diri nya di dalam kamar keluar kamar hanya untuk makan, atau minum selebih nya waktu nya dia habiskan di kamar.


Hana, dan Andi merasa bingung atas perubahan sikap diam nya Clara, bertanya percuma saja Clara hanya membalas nya dengan kata diri nya tidak apa-apa hanya ingin sendiri.


"Bagaimana Pinguin?" tanya Hana yang sekarang sedang berada di dapur selesai menyantap sarapan pagi mereka.


"Aku, juga tidak tahu" jawab Andi mengambil gelas dan mengisi nya dengan air putih lalu meminum nya.


"Apa perlu kita beri tahu Tante Cleo?" ujar Hana menatap wajah suami nya serius.


"Aku takut Tante Cleo akan khawatir. sebaiknya kita coba tanya ke Clara pelan-pelan" ucap Andi membalas tatapan Hana.


"Sayang apa Kau tidak khawatir?" ujar Hana bergelayut di lengan Andi.


"Hana, jika Kau tanyakan Aku khawatir atau tidak Aku khawatir. tapi Aku bisa apa Clara kalau Aku, dia selalu jawab tidak apa-apa" ucap Andi mengelus sayang rambut Hana.


"Kau Perempuan cobalah Kau tanyakan kepada Clara biasa nya Perempuan akan jujur kepada Perempuan" tambah nya.


"Baiklah nanti coba Ku tanyakan" ujar Hana sambil tersenyum.

__ADS_1


Andi membantu Hana membersihkan peralatan makan yang tadi sempat diri nya, Andi, dan Clara makan. setelah nya Hana, dan Andi berpindah ke ruang tengah menonton televisi.


"Hana 1 Minggu, lagi Kau akan melahirkan" ucap Andi mengecup lama Perut besar Hana.


"Yaa... Sayang Aku mau Kau menemani Ku di dalam ruang bersalin" ujar Hana menyenderkan kepala nya di dada bidang Suami nya.


"Akan ku temani" ucap Andi sambil tersenyum.


Siang hari nya Hana datang ke kamar Clara, di sana Clara sedang memainkan game online di komputer nya.


"Maaf mengganggu mu Ca," ujar Hana duduk di tepian tempat tidur.


"Ada apa Hana?" tanya Clara mematikan komputer nya dan berjalan menghampiri Hana.


"Kau mau membicalakan apa" ucap Clara menatap ke wajah Hana.


"Ca, Aku mau kau jujur sebenarnya Kau ini kenapa?" ujar Hana menatap serius kearah Clara.


"Aku tidak apa-apa Hana" ucap Clara menunduk.

__ADS_1


"Ca Kita sama-sama Perempuan pasti saling memahami" ujar Hana meraih tangan Clara dan menggenggam nya.


"Hana pelcayalah Aku baik-baik saja" ucap Clara masih dengan menundukkan kepala nya.


"Apa Kau tidak percaya kepada ku Ca?" tanya Hana yang langsung membuat Clara, mendongakkan kepala nya menatap wajah Hana.


"Hana... Aku sudah menganggap Mu sebagai Kakak ku, tapi memang sekalang Aku tidak apa-apa" jawab Clara membalas genggaman tangan Hana..


"Baik Aku tidak akan memaksa mu untuk cerita kepada Ku" ujar Hana yang di balas anggukan kepala oleh Clara.


"Bagaimana kabar Mama mu di sana?" tanya Hana beralih ke topik yang berbeda.


"Mama akan kembali satu hali sebelum Kau, melahilkan." jawab Clara tersenyum kecil dan mengelus sebentar perut buncit nya Hana.


"Baiklah" ujar Hana ikut mengelus perut nya.


"Ku dengal kau, dan Andi akan pindah dali sini apa benal?"


"Ya tidak cuma Aku, dan Andi saja tapi Kita. kamu, dah Tante Cleo"

__ADS_1


"Maaf melepotkan mu"


"Tidak apa"


__ADS_2