
Gemercik air shower, membasahi tubuh laki laki tersebut beberapa kali terlihat mengusap wajah nya saat air membasahi menyudahi nya saat tubuh nya mulai terasa kedinginan melilitkan handuk di pinggang dan berjalan keluar memakai pakaian dengan asal tanpa mengerikan tubuh nya terlebih dahulu.
Laki laki itu adalah Alexander, sekarang dia sedang merebahkan tubuh nya di tempat tidur nya.
"Mimpi yang aneh! tidak mungkin bahwa Hana, akan menikah dengan Ku" ujar nya membalikkan tubuh nya ke samping sudah beberapa hari Alexander slalu memimpinkan jika diri nya menikahi Hana. tapi lagi lagi diri nya sadar bahwa Hana sudah memiliki Suami yang amat begitu dia cintai.
Bunyi ponsel nya berdering yang segera ia jawab ternyata yang menelpon adalah Tuan Lugue partner kerja nya.
"Hallo Tuan," sapa Alexander.
"Baik saya akan segera ke rumah Anda" saat sudah bicara seperti itu akhir nya Alexander pun memutuskan sambungan telpon nya diri nya langsung bersiap untuk pergi ke kediaman Tuan Lugue.
Tidak memperlukan waktu lama untuk Alexander, bisa sampai dengan cepat di mansion Tuan Lugue, diri nya langsung memarkirkan mobil nya saat Pak Hasan sudah membukakan pintu gerbang.
__ADS_1
"Selamat siang Pak, sudah di tunggu di dalam sama Tuan besar" ujar Pak Hasan sopan sambil menunduk hormat. Alexander, hanya membalas dengan senyuman diri nya segera masuk dan menemui Tuan Lugue yang berada di ruang tamu sedang duduk.
"Selamat siang Pak" sapa Alex ramah.
"Siang" jawab Tuan Lugue sambil tersenyum dan menyuruh Alex untuk duduk di hadapan nya.
"Bagaimana penyelidikan mu? sudah tau siapa yang mencuri uang perusahaan" ujar Tuan Lugue dengan pandangan mata serius.
"Saya mengerti akan kondisi kamu, tapi saya minta segera kamu dapatkan bukti bukti saya percayakan ini semua kepada kamu" ujar Tuan Lugue mengambil kopi yang ada di atas meja dan meminum nya.
"Ayo silahkan di minum"
"Terimakasih"
__ADS_1
Memang saat ini perusahan Ayah nya Hana sedang ada masalah uang ratusan milyar hilang begitu saja di curi orang dan sampai sekarang belum ketemu satu bukti apa pun.
Sebenar nya uang segitu tidak ada arti nya sama sekali di mata Tuan Lugue, tapi diri nya harus bertanggung jawab karna itu adalah uang perusahaan perusahaan yang menanam saham di perusahaan nya.
Mangka nya itu dia meminta bantuan Alexander akan hal ini untuk membantu nya mencari bukti bukti siapa yang telah mengambil uang tersebut tapi Tuan Lugue, sudah berjanji pada diri nya sendiri jika memang orang yang mengambil uang itu sangat membutuhkan dan mempunyai alasan mengapa diri nya mencuri Tuan Lugue, akan memaafkan nya tapi sebalik nya kalau uang itu di salah gunakan dia akan menghukum orang tersebut dan di jebloskan ke penjara.
"Al, tapi apa kamu merasa aneh?"
"Aneh apa yang aneh Tuan" ujar Alexander balik bertanya.
"Uang itu hilang di saat berbarengan dengan kepergian saya keluar negri padahal di sana sudah saya pasang Cctv, di mana mana tapi saat kita lihat tidak ada apa apa saya curiga jika dia adalah orang terdekat kita. bagaimana pendapat mu?" ucap Tuan Lugue, sambil menaruh tangan di dahi seperti sedang berpikir keras.
"Akan saya selidiki orang orang terdekat kita"
__ADS_1