Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 49


__ADS_3

Seperti biasa Hana, s'lalu menyiapkan sarapan pagi untuk Suami nya roti bakar dengan selai coklat, dan susu hangat sudah siap untuk di santap.


"Selamat pagi pinguin" sapa Hana sambil tersenyum.


"Heemm," jawab Andi hanya dengan deheman saja.


Andi duduk di meja makan dan mulai memakan roti bakar yang di buatkan oleh Istri nya, Hana ikut duduk di depan Andi. memperhatikan wajah suami nya dengan senyam senyum.


"Kamu kenapa senyam senyum," ujar Andi ketus.


"Memang nya sejak kapan tersenyum di larang?" ucap Hana, membuang pandangan nya ke samping.


"Ga usah liat liat" ujar Andi yang melihat Hana curi curi pandang ke arah nya.


"Aku punya mata jadi terserah aku, mata mata Aku!" ucap Hana yang mulai kesal dengan sifat Andi yang sering berubah ubah.


"Nanti malam kau kembali lah ke kamar mu yang dulu" ujar Andi yang membuat Hana langsung melebarkan mata nya.

__ADS_1


"Kenapa memang nya? lalu untuk apa kau menjemput ku kembali ke apartemen mu" ucap Hana yang langsung bersedih.


"Hana, maksud ku bukan seperti itu Aku, sungguh tidak tahan dengan diri mu, dan strawberry milik mu. apalagi kau lagi masa periode jadi lebih baik kau menghindar lah dahulu dari ku jika kau tidak mau Aku memangsa mu" ujar Andi menjelaskan.


"Apa kau menjemput ku hanya untuk memuaskan diri mu saja Pinguin?" ucap Hana" dengan raut wajah yang di tekuk.


"Kau ini bicara apa Hana!" ujar Andi langsung bangkit dari duduk nya dan berlutut di hadapan Hana.


"Aku memang mencintai mu Hana, sekarang dan untuk selama nya! maafkan Aku" tambah nya sambil meraih tangan Hana dan cium nya.


"Hana, Aku tidak akan memaksa diri mu. bicara lah kepada ku jika kau memang sudah siap untuk bercinta dengan diri ku" ujar Andi bangkit berdiri dan mencium kening Hana.


"Ilove You, Pinguin!" ucap Hana memeluk pinggang Andi.


"Ilove You To Hana!" ujar Andi mengelus rambut Hana.


"Pinguin jangan tinggalkan Aku lagi" ucap Hana yang masih memeluk pinggang Andi. Hana mendongakkan kepala nya menatap wajah tampan suami nya, Andi menganggukkan kepala nya dan tersenyum.

__ADS_1


"Hana, kapan masa periode mu selesai" bisik Andi di telinga Hana, yang membuat Hana mencubit pinggang Andi.


"Iyha... iyha... ampun Aku hanya bercanda" ujar Andi yang kesakitan akan cubitan Hana.


"Owuh, ya. ini adalah bekal untuk mu makan siang" ucap Hana menyerahkan kotak nasi kepada Andi.


"Terimakasih Harimau ku, momonon ku, baby bear ku, dan Sayku" ujar Andi yang membuat Hana menahan tawa nya karna Andi berbicara seperti anak kecil.


"Yasudah sana kau pergi ke kantor" ucap Hana merapikan kembali jas Suami nya.


"Aku masih mau berduaan sama kamu" ujar Andi memeluk Hana dan menenggelamkan wajah nya di ceruq leher Hana.


Mulai mendaratkan bibir nya di leher Hana, menjilati dan di gigit kecil yang membuat Hana merasa geli dan mencoba menjauhkan Andi dari tubuh nya tapi tenaga nya kalah tenaga Andi, jauh lebih besar dari nya. Gairah Andi memuncak nafas nya mulai tidak teratur. tangan nya tidak tinggal diam meremasi payudara Hana.


"Andi kau menyakiti diri ku!" ucapan Hana dan isakan nya membuat Andi tersadar dari gairah nya dan menyesali perbuatan nya. Andi tau Hana masih masa periode di sentuh sedikit saja tubuh nya akan merasakan sakit... Andi terlupa bahwa Hana sudah mengingatkan nya semalam diri nya terlalu di bakar oleh nafsu.


"Hana maafkan Aku!" ujar Andi menyesal dan langsung menghapus air mata yang ada di pipi Hana.wq

__ADS_1


__ADS_2