Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 39


__ADS_3

Hana pulang menggunakan taxi, sepanjang perjalanan air mata nya tak henti henti nya mengalir ntah apa yang Hana. tangisi diri nya pun tidak tau.


Taxi yang di tumpangi Hana, akhir nya berhenti tepat di depan gerbang mansion nya Hana. lantas turun setelah membayar ongkos taxi kepada supir. saat turun Hana melihat mobil Alexandar sudah terparkir di dalam halaman nya. Pak Hasan, langsung membuka pintu gerbang saat Hana memanggil nya.


"Terimakasih Pak" ujar Hana tersenyum seraya berjalan masuk ke dalam mansion Ayah nya.


"Sama sama Non"


Hana masuk ke dalam mansion Ayah nya saat diri nya melintasi ruang btamu Alexandar berada di sana sedang duduk sambil memain kan ponsel nya. Hana tidak menghiraukan keberadaan Alex di sana.


"Hana" tegur Alex tapi Hana tak menjawab nya diri nya memilih meneruskan melangkah ke arah kamar nya. saat Hana baru saja menginjak satu anak tangga tangan nya sudah di tahan oleh Alex. ntah kapan Alex mengejar nya dan sudah berada di belakang nya.

__ADS_1


"Lepasin tangan saya!" ujar Hana dengan tegas tanpa mau menengok ke arah Alex.


"Hana obrolan kita yang tadi belum selesai dan kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku?" ucap Alex masih dengan menahan tangan Hana.


"Itu urusan pribadi saya dan keluarga saya! siapa memang nya kau sampai sampai ingin tau tentang itu? kau adalah orang lain... sebaik nya sekarang kau keluar dari sini" ujar Hana tajam dan melepaskan paksa tangan Alex yang menahan tangan nya diri nya langsung naik ke tangga dengan berlari.


Alex masih berdiri diam di atas tangga sampai akhir nya diri nya memilih keluar dan kembali ke apartmen nya.


"Sungguh aku merindukan kamar kecil ku di apartmen"


______________________

__ADS_1


Demam Andi semakin parah panas di tubuh nya juga semakin tinggi. yang membuat Mamah Erina sangat begitu cemas dengan kondisi Anak nya sekarang. apalagi di tambah Andi yang selalu memanggil manggil nama Hana dalam tidur nya.


"Bagaimana ini demam Andi semakin tinggi padahal sudah di beri obat Papah juga engga bisa di hubungi" ujar Mamah Erina cemas sambil terus mencoba menghubungi Tuan Luxe.


"Mah..., Hana belum datang ke sini?" ucap Andi bangun dari tidur nya berbicara dengan suara kecil, dan serak.


"Sayang Hana pasti akan datang untuk menemui kamu percaya sama Mamah yah Sayang" Ujar Mamah Erina berjalan ke arah tempat tidur Andi, duduk di samping tepian tempat tidur dan mengusap usap kepala Anak nya.


"Bagaimana Andi mau percaya? Mamah tau kan tadi saja saat kita datang ke kediaman Tuan Lugue. Hana bahkan tidak mau menatap Andi apalagi menanyakan kabar Andi" ucap Andi sedih Andi mengusap mata nya yang mulai berair.


"Sebenar nya Mamah tidak tega melihat keadaan mu seperti sekarang. tapi Mamah juga bingung harus melakukan apa sekarang"

__ADS_1


"Andi kamu jangan pernah merasa putus asa. jika kamu benar benar mencintai Hana dan ingin hidup bersama sama bersama dengan Hana, kamu harus bisa buktikan, dan kamu harus berjuang untuk mendapatkan Hana kembali. satu lagi slalu berdoa kepada tuhan untuk memberikan kebahagian untuk mu"


__ADS_2