Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 50


__ADS_3

Hana mengunci diri nya di dalam kamar di sebelah Andi, Andi terus memanggil manggil nama nya dan mengetuk pintu itu berkali kali. tapi tidak di hiraukan oleh Hana, Hana menangis di depan kaca panjang di lemari nya. dengan hanya menggunakan pakaian dalam saja melihat keadaan tubuh nya yang sekarang di penuhi banyak tanda ungu kemerahan di sekitar leher dan dada nya menahan sakit di payudara nya karna remasan Andi yang terlalu kencang. Andi hampir saja kebablasan melakukan itu lagi terhadap Hana, jika saja Hana tidak menangis dan mengingatkan Andi, jika diri nya sedang datang bulan.


"Hana, buka pintu nya Maafkan Aku!" teriak Andi dari luar.


"Kau jahat Pinguin! kau bilang akan menunggu ku di saat Aku, sudah siap untuk melakukan nya tapi ternyata kau mengingkari janji mu itu hiks..." ujar Hana terisak.


"Hana maafkan Aku, keluar lah" ucap Andi yang nada bicara nya mulai melemah.


Kriuk... Kriuk... Kriuk...


Bunyi perut Hana, yang kelaparan diri nya langsung meringis karna perut nya tidak bisa di ajak kompromi.


"Aku lapar... tapi tidak mungkin Aku keluar tapi Aku, lapar" ujar Hana berbicara sendiri sambil memegangi perut nya.


"Suara Andi, pun sudah tidak terdengar apa dia sudah berangkat ke kantor yha?" ujar Hana bangkit berdiri memunguti baju nya di lantai dan langsung memakai nya.

__ADS_1


"Coba, Aku intip dulu" Hana berjalan ke arah pintu saat sudah memakai pakaian nya dengan lengkap. membuka sedikit dan terkejut karna Andi berada tepat di depan mata nya.


"Hi harimau!" ucap Andi, Hana kembali ingin menutup pintu kamar nya tapi langsung di tahan oleh Andi.


"Awas!" ujar Hana ketus sambil mencoba menyikirkan tubuh Andi, dari depan pintu.


"Tidak! sebelum kau memaafkan Ku" ucap Andi seraya bersedekap dada.


"Baik jika kau tidak mau menyingkir Aku, akan...."


"Akan apa?" ucap Andi yang memotong ucapan Hana.


"Apa yang mau di periksa?" tanya Hana masih dengan wajah yang kesal.


"Bukit kembar mu" jawab Andi sambil melirik ke arah dada Hana. Hana yang melihat itu pun langsung menyentil jidat Andi, yang membuat Andi langsung meringis.

__ADS_1


"Seharus nya Aku yang membawa mu ke dokter untuk memeriksa otak mu yang sudah geser itu" ujar Hana menatap tajam ke arah Andi.


"Udah yha jangan ngambek" ucap Andi dengan wajah melas.


"Dasar Pinguin mesum!" ujar Hana sambil menahan tawa nya karna melihat wajah Andi, yang menurut nya konyol.


"Kalau mau ketawa ketawa aja si kasian tuh mulut nya yang di tahan" ucap Andi sambil mencolek colek pinggang Hana.


"Ish apaan si!" ucap Hana yang masih jutek.


Saat Andi, sudah kehabisan kalimat untuk merayu Hana, tiba tiba saja perut Hana kembali lagi berbunyi yang membuat Hana. merasa malu sedangkan Andi, sudah tertawa terbahak bahak.


"Kau lapar?" tanya Andi menghentikan tawa nya saat melihat Hana menatap nya dengan tajam.


"Hana sayang ku, apa kau mau makan" ujar Andi dengan suara lembut.

__ADS_1


"Kau mau makan apa bilang saja kepada suami tercinta mu ini"


"Aku, mau makan ayam kecap, udang goreng, cumi saus Padang, dan nasi goreng"


__ADS_2