Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 36


__ADS_3

Mamah Erina, kembali masuk ke dalam kamar Andi diri nya langsung duduk di samping Andi yang sedang berbaring mengelus kepala anak nya. dan tersenyum.


"Mah apa itu Hana?" tanya Andi mendongak menatap wajah Mamah nya.


"Itu bukan Hana Sayang, itu adalah cleaning server" jawab Mamah berbohong.


"Maaf kan Mamah, Sayang. Mamah harus berbohong kepada kamu"


"Ternyata memang benar Hana, sudah tidak peduli dengan Ku." ujar Andi dengan suara parau.


"Sayang kamu jangan pernah berkata jika Hana, sudah tidak peduli dengan mu!" ucap Mamah mengelus kembali kepala Andi.


"Mah Andi ingin bertemu dengan Hana"


"Kau boleh bertemu Hana nanti setelah kau sembuh"

__ADS_1


"Andi sudah tidak apa apa Mah..., Andi sangat merindukan Hana"


_____________________


Hana telah sampai di mansion nya diri nya sengaja mampir dahulu ke mini market agar Pak Hasan tidak mencurigai diri nya. bergegas masuk ke dalam kamar nya dan menjatuhkan tubuh nya ke kasur. menarik nafas dalam dan membuang nya kasar.


"Maaf Pinguin aku tidak menemui mu" ujar Hana mengusap gusar wajah nya.


Hana memejamkan mata nya dan tertidur diri nya terbangun saat merasakan elusan di kepala nya mengerjapkan mata nya berkali kali dan terlihat Ayah sedang tersenyum ke arah nya.


"Sayang maaf karna Ayah menggangu tidur mu" ujar Ayah duduk di kasur tempat tidur Hana.


"Tidak Ayah... Ayah sama sekali tidak menganggu" ucap Hana sambil tersenyum.


"Hana, Ayah hanya ingin kamu melupakan Andi."

__ADS_1


Deg...!!!


Ucapan Ayah langsung tertancep di jantung Hana yang membuat tubuh nya langsung terdiam dengan nafas yang tidak teratur.


"A... apa ma... maksud A... ayah?" ucap Hana tergagap karna terkejut dan langsung merubah posisi tiduran menjadi duduk di hadapan Ayah.


"Hana Ayah hanya ingin kamu tidak sakit hati. Andi tidak pantas dengan diri mu! Ayah hanya ingin kamu bahagia" ujar Ayah sambil mengelus rambut Hana.


"Andai saja aku bisa menjawab ucapan Ayah dengan kata. jika kebahagian aku ada nya di Andi, tapi aku tidak bisa..., Aku tidak bisa menjawab seperti itu"


"Ayah, Hana bahagia jika Ayah bahagia jika memang dengan cara Hana harus meninggalkan Andi itu bisa membuat Ayah, bahagia. Hana akan lakui itu demi Ayah" ucap Hana sambil tersenyum dan menatap dalam mata yang sama persis seperti mata nya.


"Hana kau adalah nafas Ayah, darah daging Ayah, hidup dan mati nya Ayah. jika satu tetes air mata saja yang keluar dari mata mu itu sama saja menghentikan detak jantung Ayah. dunia Ayah hancur jika melihat mu bersedih apa lagi saat tau jika Andi menghinati mu. Ayah benar benar hancur saat itu. Ayah membesarkan mu dari kecil hingga sedewasa ini mendidik mu dengan sangat baik. menjaga mu dari masih janin hingga secantik sekarang saat di pandang orang." ujar Ayah sambil mencakup kedua pipi Hana dengan tangan nya.


"Ayah Hana menyayangi Ayah" ucap Hana menangis dan memeluk Ayah nya.

__ADS_1


"Ayah lebih menyayangi kamu Sayang, jangan pernah tinggalkan Ayah Sayang. kata kan kepada Ayah jika kau bahagia dan jika kau bersedih bahu Ayah, dada Ayah siap menampung air mata kesedihan mu atau air mata kebahagia mu. tapi satu jika kau bahagia ajak lah Ayah untuk menyertai langkah mu!" ujar Ayah membalas pelukan Hana dan mencium kepala anak nya diri nya ikut meneteskan air mata tapi segera ia hapus.


__ADS_2