Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Epispde 26


__ADS_3

Andi sudah sampai di kantor nya baru saja diri nya ingin menduduk kan tubuh nya di kursi kebesaran nya ponsel nya berdering pertanda ada pesan masuk yang segera ia buka..


Andi ini Papah. Sekarang juga kau ke sini di negara Xxx. cepat keadaann Rissa makin memburuk!.


Andi yang membaca pesan tersebut pun langsung terkejut di tambah panik diri nya langsung berlari keluar kantor nya dan masuk ke dalam mobil nya untuk pergi ke bandara dengan pesawat zet milik nya.


..._________...


Sedang kan Hana di dalam apartmen sedang merasa cemas dengan pikiran yang sedang memikirkan Andi suami nya berjalan mondar mandir di dalam kamar nya sambil menggigit kuku jari nya.


"Apa Pinguin itu baik baik saja? kenapa aku sangat cemas dengan nya" ujar Hana menduduki tubuh nya di atas tempat tidur nya.


Waktu berputar dengan cepat sekali matahari kini juga sudah berganti dengan bulan yang sangat indah. malam semakin gelap tapi Andi belum juga pulang yang membuat Hana tidak bisa tidur.


Hana bangun dari tempat tidur nya, mengambil ponsel nya dan melihat jam di sanah. jam menunjukan pukul 22; 30.

__ADS_1


Hana memutuskan untuk keluar kamar nya ia memilih menunggu suami nya, di ruang tamu sambil menonon televisi.


"Sebaik nya aku menunggu Pinguin di sinih saja" ujar Hana diri nya lagi lagi menguap karna ngantuk tapi ia tahan hanya untuk menunggu suami nya itu kembali pulang.


Tidak tahan menyerang kantuk yang menyerang nya akhir nya Hana, memilih untuk tidur di bangku ruang tengah karna sudah malas berjalan ke kamar nya.


Ting...


"Emmmm" dehem Hana sambil menggeliat kan tubuh nya." Pinguin itu pasti Pinguin" ujar Hana membuka lebar mata nya dan refleks berlari ke arah pintu.


"Maaff Bu sudah mengganggu Ibu pagi pagi, saya ke sinih di suruh Bapak untuk mengambil Pakaian Bapak" ujar laki laki yang ternyata asisten atau tangan kanan nya yang bernama Rangga.


"Suami Saya memang nya ke mana?" tanya Hana tatapan mata nya penuh dengan kecemasan.


"Maaff Bu kata Bapak, saya tidak boleh memberi tahu Ibu di mana sekarang keberadaan Bapak sekarang" jawab Rangga dengan sopan.

__ADS_1


"Tapi kenapa? saya Istri nya saya berhak tahu tentang keberadaan Suami saya. apa dia baik baik saja saya sangat cemas dengan keadaan nya" ujar Hana mata nya mulai berair.


"Maaff Bu, saya boleh masuk untuk mengambil pakaian Bapak" ucap Rangga, Hana langsung menghindar dan membiar kan Rangga masuk ke dalam apartmen nya dan kamar suami nya.


"Kasian Bu Hana, seperti nya dia memang benar benar menyayangi, dan mencintai Pak Andi" ujar Rangga dalam hati menatap kasian kepada Hana.


Sesampai nya Rangga di dalam kamar nya Andi diri nya langsung membuka lemari besar Andi, dan mengambil beberapa baju di dalam nya..


"Biar Saya bantu kamu yha" ucap Hana tersenyum Rangga menganggukan kepala nya. Hana langsung mengambil beberap baju dan merapikan nya ke dalam koper saatt sudah selesai Rangga pun berpamitan kepada Hana.


"Saya permisi Bu" ujar Rangga berjalan sambil menyeret koper milik Andi.


"Rangga tunggu" ucap Hana yang membuat Rangga menghentikan langkah nya..


"Ada apa Bu?" ujar Rangga membalikan tubuh nya.

__ADS_1


"Tolong jaga suami saya dengan baik yha, dan jangan lupa untuk mengingatkan dia untuk makan"


__ADS_2