
Matahari mulai tenggelam yang menandakan malam akan segera tiba hujan sudah berhenti tapi dingin yang Andi rasakan di tubuh nya semakin menjadi jadi Akhir nya Andi, lebih memilih untu kembali ke apartmen nya. dengan keadaan tubuh yang lepek. diri nya akan terus mencoba untuk bertemu Hana, dan meminta maaff kepada Hana.
Tuan Luxe, dan Nyonya Luxe sudah tidak ada di apartmen Andi. apartmen Andi sudah bersih tidak ada lagi pecahan pecahan beling yang berserakan. Andi memutuskan untuk membersihkan diri nya berdiri di bawah guyuran air shower mengusap wajah nya gusar.
Ia menghentikan ritual mandi nya melilitkan handuk putih di pinggang nya dan keluar dari dalam kamar mandi. saat keluar dari kamar mandi. Andi terbayang saat diri nya tidur berdua di dalam kamar nya saat Tuan Lugue, menginap di apartmen nya. Andi mencoba keras untuk menghapus bayangan itu tapi nyata nya sangat sulit...
"Hana cepat lah kembali aku merindukan ku" ujar Andi sambil berjalan ke arah lemari nya mengambil baju tidur dan memakai nya setelah nya ia membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur mematikan lampu kamar dan menarik selimut sampai ke dada nya baru lah ia memejamkan mata nya.
______________________
Drtttt...
Drtttt...
Drtttt...
__ADS_1
Handphone Hana, lagi lagi bergetar yang membuat Hana langsung mengambil nya dan membuka mata dari tidur nyenyak nya..
Mamah; Hana Sayang, maaf jika Mamah mengganggu mu. Mamah hanya mau memberi tau jika Andi sedang sakit.
Hana yang membaca pesan dari Mamah mertua nya tersebut. langsung membuka mata nya lebar lebar diri nya langsung bangkit dari tempat tidur nya dan langsung bergegas tanpa mengganti baju atau pun mencuci muka. Hana menuruni anak tangga dengan terburu buru setelah turun diri nya langsung berlari ke arah pintu utama tapi langkah nya terhenti saat Ayah nya. memanggil nya.
"Hana kau mau kemana?" Hana langsung membalikan tubuh nya ke arah Ayah nya dan mengerutkan kening nya heran saat melihat laki laki yang sedang duduk di depan Ayah nya.
"Mmm... Ha... hana" ujar Hana tergagap di tambah bingung.
"Siapa dia Ayah?" tanya Hana menatap bergantian ke arah Alex, dan Ayah.
"Dia adalah Alex, teman bisnis nya Ayah" jawab Ayah sambil tersenyum.
Alex mengukurkan tangan nya ke depan Hana, dan Hana menatap dulu ke arah Ayah nya sampai Ayah menganggukan kepala nya baru lah Hana membalas uluran tangan Alex, dan mereka pun berjabat tangan.
__ADS_1
"Alex" ujar Alex sambil tersenyum ramah.
"Hana" ucap Hana seraya tersenyum juga.
Tidak lama Hana melepaskan jabat tangan mereka dan tetap masih dengan senyuman yang menghiasi wajah nya.
"Jadi ini Isyhana sangat cantik sekali" ujar Alex memandang wajah Hana sambil tersenyum.
"Iyha ini Hana Anak saya" ucap Ayah sambil merangkul pundak Hana.
Hana merasa cemas sekali tapi diri nya menutupi itu dengan senyuman diri nya memikirkan tentang bagaimana keberadaan Andi, sekarang.
"Hana bagaimana jika nanti malam kita makan malam dyner?" ujar Alex tiba tiba yang membuat Hana terkejut.
"Alex Hana pasti mau makan malam dengan mu, iyha kan Sayang" ucap Ayah yang menjawab ucapan Alex sedang kan Hana lagi lagi hanya bisa tersenyum dan menganggukan kepala nya.
__ADS_1