
Andi, dan Hana. sekarang sudah berada di dalam kamar nya Andi setelah mengetes hasil tespack, Andi sebenar nya sudah tahu jika Hana pasti belum hamil. Andi hanya ingin membuat Ayah percaya tidak sampai menunggu pagi untuk membuktikan hasil testpack tersebut. saatt Hana memberi tahu diri nya masih negativ tersirat nada kecewa di wajah Ayah. tapi Ayah juga memahami dan berpikir jika Tuhan. memang belum mengasih anak untuk mereka. bagaimana Tuhan mau mengasih? jika Hana, dan Andi belum pernah sama sekali berhubungan badan.
Hana duduk di tepian tempat tidur sambil melamun mata nya menatap lurus ke arah jendela kamar Andi, sampai diri nya terkejut saatt Andi menyentuh pundak nya.
"Apa kau akan terus menerus melamun seperti itu?" tanya Andi sambil membenarkan posisi bantal nya.
"Tidak kau mengganggu saja!" jawab Hana kesal sedikit berteriak.
"Saya bertanya baik baik kepada kamu, tapi kenapa kau malah ngegas?! ini tempat tidur bukan jalanan" ujar Andi ikutan kesal juga.
"Terserah aku, sebaik nya kau tidur lah jika sudah mengantuk" ucap Hana bangkit berdiri dan berniat ingin keluar kamar.
__ADS_1
"Kau mau kemana?" tanya Andi yang membuat langkah kaki Hana terhenti.
"Aku mau tidur di kamar" jawab Hana tanpa mau menoleh kr arah Andi.
"Jika nanti Ayah mu melihat kita tidur di kamar yang berbeda bagaimana" tanya Andi lagi sambil menopang kepala nya menggunakan telapak tangan nya.
"Ini sudah malam Ayah pasti sudah tertidur jadi tidak mungkin Ayah tahu" jawab Hana melanjutkan melangkah kan kaki nya.
"Aku tidak mau tidur!" ujar Hana cemberut kesal yang membuat Andi mengeriyit heran.
"Kenapa" ucap Andi bingung.
__ADS_1
"Pinguin aku tidak bisa tidur tanpa guling" ujar Hana merengek sambil membanting banting kaki nya ke lantai.
"Hanya karna itu" ucap Andi menatap dingin ke arah Hana .
"Berikan guling mu kepada ku Pinguin" ujar Hana kembali merengek..
"Tidak mau! aku juga tidak bisa tidur tanpa guling ini" ucap Andi menolak mentah mentah dan langsung membalik badan nya membelakangi Hana.
"Jika kau tidak mau mengasih guling mu kepada ku aku akan menangis dengan kencang dan Ayah ku pasti akan bertanya, kau kenapa menangis Hana? dan akan ku jawab, Andi jahat Ayah., Andi menampar Hana dengan kencang sekali. dan apa kau mau Ayah ku jantung nya bermasalah? tidak kan. dan pasti nya kau akan di usir dari rumah mu oleh Papah mu" ujar Hana yang membuat Andi menarik nafas dalam karna jengkel. Andi langsung melempar kan guling yang ia pakai ke Hana yang membuat Hana sedang dan langsung tiduran di samping Andi.
"Terimakasih Pinguin" dan Andi hanya membalas dengan deheman saja.
__ADS_1
"Menjengkel kan, aku ingat kan jika besok besok Ayah mu atau orang tua ku menginap di sini kau bawa sendiri guling mu mengerti"