Bertahan ATAU Bercerai

Bertahan ATAU Bercerai
Episode 98 END²


__ADS_3

Clara, pulang saat matahari sudah terbenam. diri nya sudah di tunggu oleh Cleopatra, Suzan, dan juga Alexander. mereka sudah menceritakan nya kepada Andi, dan juga Hana. Clara terkejut saat melihat mereka berkumpul.


"Ca, ayo sini duduk" ujar Hana tersenyum dan menyuruh Clara duduk di samping nya.


Clara mengiyakan dan langsung berjalan ke samping Hana.


"Ca... mereka ingin bicara serius sama Kamu" sambung Hana.


"Tante, Alexander Andi, dan Hana ijin ke dalam dulu ya" ucap Andi yang langsung menggaet tangan Istri nya menuju kamar.


"Maaf sudah merepotkan kalian" ujar Tante Cleo.


"Tidak apa Tante permisi"


Andi sebenarnya masih kesal oleh Alexander, apalagi jika mengingat ucapan Alexander dulu di kediaman Ayah mertua nya. oleh karna itu ia tidak mau lama-lama berada di dekat Alexander.


Clara masih bingung dengan semua ini, pikiran merasa tidak enak saat melihat manik Mama nya mulai berkaca-kaca.


"Mama kenapa?" tanya Clara bangkit dari duduk nya, dan memeluk tubuh Mama nya saat cairan bening mulai keluar membasahi pipi Mama nya.


"Duduk Sayang" jawab Cleo melepaskan pelukan anak nya, dan menyuruh anak nya untuk duduk di sebelah nya.


Alexander bersama Suzan, duduk di hadapan mereka.

__ADS_1


"Cla... ini adalah Suzan, dan Alexander" ujar Cleo sambil menunjuk bergantian ke arah Alexander, dan Suzan.


"Clala sudah mengenal nya Ma, dia adalah plia paling menyebalkan di dunia!" ucap Clara dengan nada kesal menatap ke arah Alexander.


"Apa Kau tau pria yang paling menyebalkan di dunia ini adalah" Cleo menarik nafas nya dalam seperti ia belum sanggup menerima kenyataan pahit ini.


"Siapa Ma?" tanya Clara penasaran dengan alis yang mengkerut.


Cukup lama Clara menunggu Mama nya, meneruskan ucapan nya yang tiba-tiba berhenti.


"Ia adalah adikmu! anak dari Papa mu"


Deg..


Ia menangis menolak kenyataan ini Cleo, langsung memeluk nya sedangkan Suzan, dan juga Alexander hanya tertunduk sedih.


Clara, langsung bangkit dan menghampiri Suzan, Suzan mendongakkan wajah nya untuk melihat Clara.


Plak..


Satu tamparan keras mendarat di pipi Suzan.


"Jadi Kau wanita Jal*ng! yang sudah melampas kebahagiaan Kelualga Ku" ujar Clara marah Suzan hanya diam dan menatap sendu ke mata Clara.

__ADS_1


"Maafkan Aku" ucap nya.


Alexander yang melihat itu langsung bangkit dan memeluk Clara.


"Kakak tolong maafkan Aku, dan juga Mamaku"


"Lepaskan Aku, Aku bukan Kakakmu!" ujar Clara mendorong dada Alexander sampai melepaskan pelukan nya.


"Kalna Kau, aku tidak memiliki kasih sayang Ayahku! kalna Kau juga Mamaku halus bekelja kelas untuk kehidupan kami." tambah nya bertambah murka.


"Kalna kalian juga Aku.. kehilangan kepelawanan ku! kalau saja Ibu mu tidak kegatelan mungkin aku sekalang tidak sepelti ini!"


Semua nya terkejut mendengar ucapan Clara, apalagi Cleo. yang langsung menangis terisak mendengar nya.


"Caca... cukup jangan salahkan mereka lagi mereka juga sama sekali tidak mendapatkan apa-apa dari Ayah mu, jangan salahkan mereka salahkan Mama sayang karna tidak becus mengurus mu!" ucap Cleo menangis dan langsung memeluk erat tubuh Anak nya.


Alexander, sungguh terluka mendengar itu.


Suzan langsung menghampur ke dalam pelukan mereka.


"Maafkan Aku Clara, aku yang salah Kau berhak menghukum ku," ucap Suzan penuh penyesalan.


"Itu sebab nya sampai sekalang aku selalu menolak jika ada laki-laki, yang mendekati ku. Kalna Aku takut jika ia tahu bahwa aku sudah bukan lagi gadis meleka pasti membatalkan nya."

__ADS_1


"Aku siap untuk menikahi mu"


__ADS_2