
Dave kembali ke mansion dengan beberapa anak buahnya setelah acara peresmian kantor cabang perusahaannya yang baru, atas nama DC Group, antara namanya dan nama Cerin.
Bahagia? Tentu.
Cerin adalah segalanya.
Pria itu masuk ke dalam mobil dengan gaya khasnya arogant, kemudian anak buahnya ikut menyusul masuk, anak buah lainnya mengawal pria itu dari mobil lain, keselamatan Dave adalah hal utama bagi mereka.
Entah musuh mana lagi yang mengincar nyawanya, pasti mereka ada di salah satu kerumunan tadi di acara peresmian.
Itu pasti.
“Kita kembali ke mansion.” ucapnya dingin kepada anak buahnya yang sedang asik menyetir.
Dave menatap ke arah luar jendela, menatap semak belukar. Ia kembali tersenyum, mengingat jelas senyuman indah milik Cerin, senyuman itu seakan menjadi candunya.
Dorrr!
Timah panas melesat di mobil pribadi Dave, pria itu menggeram, menatap ke belakang kaca mobil, ada berapa banyak mobil bewarna merah berlambang elang melepaskan banyak timah mengenai body mulus mobil sportnya.
Pria itu meraih senjata apinya yang kedap suara dan tidak, kemudian membuka kaca jendela mobil sedikit dan melepaskan timah panas dalam hitungan detik bisa melumpuhkan musuh.
Jerk!
Timah panas itu dapat mereka hindari membuat Dave mengutuki dirinya, mengapa begitu bodoh menghadapi musuh.
__ADS_1
Eits, siapa mereka? Akankah mereka anak buah dari pimpinan Jack? Seorang pria yang sudah ia bunuh dengan senjatanya?
Tidak. Itu semua bukan salah dirinya. Salah siapa yang mengusulkan ide agar istrinya menjadi bahan taruhan.
Dave tak ingin berbagi kepada siapapun. Baik itu barang, wanita, apalagi hati.
Sebuah mobil merah berhenti tepat di depan mobilnya, mem-block jalan agar mobil yang membawa Dave berhenti. Pria itu terselimuti emosi cukup tebal, entah apa yang mereka ingini dari dirinya.
Nyawa? Akankah mereka mengincar nyawa Dave? Hah! Yang benar saja, pikir Dave.
“Apa yang kau inginkan?” tanyanya dingin dan datar, semua anak buahnya keluar dari dalam mobil, mengamani keberadaan Dave.
Seorang anak buahnya tak lupa mengabari Leo, sang Asisten pribadi serta wakil dari pemimpin markas milik Dave.
“Haruskah aku membayarnya dengan nyawaku?” Dave menaikkan alisnya merendahkan pria di hadapannya. “Tidak ada kata membayar untuk kematian Jack.”
“Cih, tidak ada katamu?” cibirnya kesal, mengembuskan nafas dengan kasar di hadapan Dave. “Jika nyawa hilang, maka haruslah dibayar dengan nyawa.”
“Tidak ada yang perlu dibayar dan dipertanggung jawabakan atas kematian Jack! Kau mengerti? Tidak ada yang boleh menentang keputusanku!” geramnya marah, Dave mengepalkan kedua tangan, sedangkan anak buahnya yang lain telah mengangkat senjata, mengerahkan ke kepala laki-laki di hadapan mereka.
“Brengsek, kau! Kau harus membayarnya dengan nyawamu!” pekiknya marah, mengerahkan senjata api ke kepala Dave.
Dor!
Sebelum pria itu berhasil melepaskan timah panasnya, dengan gerak cepat Dave melepaskan timah panas tepat mengenai dada pria itu, dalam hitungan detik pria di hadapannya sudah merenggang nyawa akibat peluru yang melumpuhkan dalam hitungan detik.
__ADS_1
Darah segar muncrat mengenai bajunya dan wajah, membuat Dave tersenyum tipis.
“Mau apalagi kalian? Apakah kalian akan menyusul brengsek ini ke dunia lain?” tanyanya dengan suara kejam, membuat semua anak buah Jack bergidik ngeri.
Mereka semua tampak takut, nyalinya menciut setelah mendapati prilaku Dave amat sadis, anak buah Jack membawa mayat pria di hadapannya dengan rasa takut. Dave bisa melihat bahwa tubuh mereka bergemetar dengan sangat hebat, membawa jasad itu masuk ke dalam mobil.
“Bos, apakah ada yang terluka darimu?” tanya anak buahnya dengan cemas.
Dave mengangkat satu tangannya, “Tak usah pikirkan aku, pikirkan saja bagaimana caranya kita akan selalu aman. Aku bisa menjaga diriku sendiri.”
Dave melangkahkan kedua kakinya hendak masuk ke dalam mobil, kemudian ia berhenti di depan pintu mobil, begitu banyak kerusakan body mobilnya yang mulus itu akibat terkena serangan mendadak.
“Andai Jack masih hidup, mungkin aku akan menyiksanya saat ini, karena anak buahnya telah berani mengusik ketenangan hidupku!”
...----------------...
*Hallo, Guys. Jangan lupa mampir di karya Author satu lagi, ya! Muehehe😘😘😘
Judulnya : Terpaksa Menikahi Mafia
Dijamin beda dari yang lain, alurnya pun sangat beda 360° 🤤🤤🤤*
Diampiri ya, guys😘🙏 Thank u, always suport to me, please 🙏🙏😍
__ADS_1