Bukan Istana Impian

Bukan Istana Impian
Bab 54. Foto Usang


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk selalu kasih dukungan buat aku dengan kasih Bunga, Kopi, dan Vote juga. Semoga hari ini kalian bahagia dan dimudahkan rezekinya.


***


Bab 54


Irwansyah pun akhirnya memutuskan untuk bertanya pada Mama Fathonah terlebih dahulu. Dia ingin menanyakan tentang orang tua Baharudin yang mungkin dikenal baik olehnya.


Ternyata dia memikirkan ucapan dari kakak iparnya itu dan memang benar hal yang terbaik ini adalah memberitahukan Mama Fathonah. Irwansyah pun membawa beberapa foto yang diberikan oleh Satria teknik untuk diperlihatkan kepada mamanya.


"Ma, boleh Irwan bertanya sesuatu?" tanya Irwansyah sambil mengetuk pintu kamar mamanya.


Tidak lama kemudian pintu kamar itu pun terbuka dan terlihat Mama Fatonah yang baru selesai mandi. Dia pun menyuruh Irwansyah masuk ke dalam kamarnya.


"Ada apa? Tumben malam-malam begini kamu ingin bertanya sesuatu," tanya Mama Fathonah sambil berjalan ke arah kursi yang ada di dekat jendela.


Irwansyah pun mengikuti mamanya dari belakang, kemudian dia duduk di sampingnya. Dia pun mengeluarkan beberapa lembar foto dan menunjukkan itu kepada Mama Fatonah.


"Apa Mama tahu siapa mereka ini?" tanya Irwansyah.

__ADS_1


Mama Fathonah meneliti orang-orang yang ada di foto itu. Dia dapat menganalisis semua orang yang ada di sana.


"Dari mana kamu mendapatkan foto ini?" tanya Mama Fatonah.


"Ada seseorang yang bertanya kepada Irwan. Orang itu bilang kalau Mama mengenal semua orang-orang yang ada di dalam foto ini," jawab Irwansyah.


Mama Fatonah tahu betul siapa yang ada di sana. Mereka adalah ayahnya dan beberapa karyawan di perusahaan milik keluarganya. Mereka semua adalah rekan kerja satu tim.


"Dari kanan ke kiri, mereka adalah ayah, lalu Paman Yudi, ini Paman Budi, dan ini Paman Iwan," jawab Mama Fatonah sambil menunjuk keempat laki-laki yang ada di di foto itu satu persatu.


Kemudian Irwansyah pun menunjuk foto yang lainnya. Dia bertanya lagi kepada Mama Fatonah tentang orang-orang yang ada di foto itu.


"Mereka adalah keluarga Paman Yudi dan keluarga Paman Iwan. Tetapi Mama lupa siapa saja nama anak-anak ini," balas Mama Fatonah sambil menunjuk berapa anak kecil yang berdiri paling depan.


"Di belakang lembar foto itu ada nama-nama mereka semua," kata Irwansyah, kemudian dia membalikkan foto usang itu.


Di belakang foto itu ada nama Paman Yudi, Bibi Ina, Paman Iwan, Bibi Wati, Baharudin, Komar, Fatonah, Siti, Yusuf, dan Agus.


"Iya benar. Ini semua adalah nama-nama mereka. Mama waktu itu kebetulan sedang bermain di sana bersama ayah. Bahkan yang diambil foto ini adalah ayah," ujar Mama Fatonah dengan tersenyum lebar.

__ADS_1


"Kalau begitu Mama tahu dengan anak yang bernama Baharudin ini?" Irwansyah bertanya sampeyan menunjuk anak laki-laki yang berdiri paling sisi kanan.


"Iya. Dia adalah anaknya Paman Yudi," balas Mama Fatonah.


Irwansyah pun menari napasnya dan menganggukkan kepala. Lalu, dia pun mengeluarkan lagi dua lembar berfoto laki-laki dewasa.


"Lalu, apa Mama tahu siapa dia?" tanya Irwansyah.


Mama Fathonah tidak mengenali wajah laki-laki di foto itu. Jadinya dia hanya menggelengkan kepala.


"Laki-laki ini adalah Baharudin kenalan mau masuk waktu kecil," ujar suami dari Rela dan Azizah.


"Dia adalah Baharuddin? Ternyata wajahnya jauh berbeda jauh dengan sewaktu dia kecil," kata Mama Fatonah terkejut tidak percaya.


"Dia adalah Baharudin yang sering disebut-sebut oleh Tante Rose," tukas Irwansyah.


"Apa?" Mama Fatonah sangat terkejut sekali mendengar informasi ini.


***

__ADS_1


Apa yang akan terjadi di masa lalu Mama Fathonah dengan Baharudin? tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_2