
Riska tidak sanggup lagi menahawan tawanya. Ia merasa sangat lucu melihat wajah Arta yang masih menggunakan make up. Apalagi saat melihat bulu mata palsu yang cetar membahana itu masih menempel di mata pemuda itu, semakin membuat Riska geli sendiri.
Saat pertama membuka matanya tadi, Riska langsung memalingkan wajahnya, tidak sanggup melihat ke arah Arta. Pemuda itu sepertinya tidak sadar jika wajahnya masih menggunakan make up. Sebisa mungkin Riska menahan tawanya agar tidak meledak, takut membuat Arta menjadi malu. Entah Arta lupa menghapus make up itu atau sengaja tidak ingin menghapusnya, Riska tidak tahu.
Setelah buang air kecil, Riska kembali merebahkan tubuhnya untuk beristirahat. Badannya serasa remuk karna terjatuh tadi.
Sementara itu di kamar yang berbeda, Arta berniat mandi. Tubuhnya sudah terasa lengket dan tidak nyaman.
Arta mengambil handuk yang ada di lemari, tapi saat akan menutup pintu lemari itu tanpa sengaja Arta melihat wajahnya di cermin.
"Yaaa... Kak Riska, kau apakan wajahku!!!" Teriak Arta histeris.
Syok melihat wajah tampannya berubah menjadi barbie cantik.
Arta langsung berlari ke kamar mandi dan membesihkan wajahnya, ia begitu ilfel melihat wajahnya sendiri.
Arta membersihkan wajahnya dengan sabun pembersih, sampai wajahnya itu benar-benar bersih. Tidak ingin menyisakan sedikit pun make up di wajahnya.
Bahkan bulu mata palsu anti badainya langsung ia buang ke tempat sampah, merasa jijik dengan benda itu.
Sementara itu di kamar Riska kembali terbahak setelah mendengar teriakan Arta. Saking lucunya ia memukul-mukul bantal dan berguling-guling di atas tempat tidur. Riska menduga pasti Arta telah melihat wajahnya barbienya itu.
"Aduh... air mata gue sampe keluar" ucap Riska masih terkekeh dan mengusap ujung matanya.
Riska membayangkan wajah terkejut Arta. Jika saja ia bisa langsung melihat wajah itu pasti akan tambah lucu, pikirnya.
Setelah puas tertawa, Riska kembali merebahkan tubuhnya sereleks mungkin bersiap untuk tidur.
Kembali ke kamar Arta, setelah selesai mandi pemuda itu juga langsung beristirahat.
Matanya menerawang ke atas, Arta teringat akan kejadian siang tadi dimana ia sangat khawatir saat melihat Riska pingsan.
__ADS_1
Flashback On
Arta terkejut melihat Riska di gontong ibu-ibu ke pinggir lapangan. Ia langsung berlari menghampiri Riska yang sudah di kerumuni ibu-ibu.
Saking khawatirnya dengan gadis itu, Arta sampai tidak sadar, jika ia menjadi pusat perhatian orang-orang di sana. Mereka semua menertawakan Arta karna pemuda itu berlarian dengan wajah yang penuh make up.
"Ini kakak saya kenapa?" Tanya Arta cemas.
Arta sangat khawatir melihat Riska yang tak sadarkan diri.
"Kami juga tidak tahu caman, setelah jatuh tadi keadaan sudah begini" jawab Bu Erna.
Para ibu-ibu itu kemudian berusaha membangunkan Riska. Mulai dari memberikan minyak angin sampai memijit tubuh gadis itu. Tetapi gadis cantik yang tengah pingsan itu tak kunjung membuka matanya.
Karna melihat Riska tak kunjung sadar, lantas saja membuat suami kecil itu panik. Akhirnya Arta memutuskan untuk membawa pulang Riska ke apartemen dan menghubungi dokter Andrian.
Lama Arta menunggu kedatangan dokter Andrian, akhirnya bel apartemen berbunyi. Arta lalu bergegas membukakan pintu untuk dokter muda itu.
"Kenapa kau lama sekali?" hardik Arta langsung saat dokter Andrian telah berada di hadapannya.
"Astaga Arta, aku ini seorang dokter. Aku sangat sibuk, banyak pasien yang harus kutangani mana bisa aku langsung ke sini" jawab dokter Andrian. Adik sahabatnya ini memang orang yang tidak sabaran.
Ya Tuhan, kenapa wajah Arta jadi berubah seperti ini? Siapa orang yang telah berani merubah wajah tampan Arta menjadi barbie begini? Pasti orang itu sangat lah hebat, batin Andrian.
"Hei... kenapa kau masih berdiri di sana cepat masuk" ucap Arta yang melihat Andrian masih berdiri di depan pintu.
"Ck iya iya, sabar sedikit kenapa" jawab Andrian, kemudian masuk dan memeriksa kondisi Riska.
Andrian dan Arta sudah terbiasa berbicara santai. Mereka berdua tidak merasa canggung lagi karna memang Andrian dan Arta sudah saling mengenal lama. Persahabatan antara Andrian dan Ryo, membuat Arta sudah menganggap Andrian seperti abangnya sendiri.
"Bagaimana keadaannya?" Tanya Arta setelah Andrian selesai memeriksa kondisi Riska.
__ADS_1
"Dia tidak apa-apa, hanya syok saja. Mungkin sebentar lagi dia akan sadar" jawab dokter Andrian sambil membereskan alat-alat medisnya.
"Ah syukurlah" ucap Arta lega.
Arta tadi sempat panik karna takut terjadi sesuatu pada Riska. Tapi untunglah setelah mendengar penjelasan dari dokter Andrian, Arta merasa lega ternyata gadis itu hanya syok.
"Baiklah aku harus pulang sekarang, jagalah dia dengan baik" ucap dokter Andrian menepuk bahu Arta.
Arta menganggukkan kepalanya dan mengantar dokter Andrian ke luar apartemen.
Andrian sendiri pulang dengan perasaan yang luar biasa. Ini pertama kalinya bagi Andrian melihat Arta begitu khawatir dengan seorang wanita selain Maminya.
Kekhawatiran itu sangat jelas terlihat di wajah Arta. Ya walaupun wajah Arta tertutup make up tapi Andrian bisa melihat khawatiran itu.
Ternyata menikahkan Arta dan Riska adalah keputusan yang sangat tepat. Buktinya setelah menikah Arta sedikit berubah, ya walaupun perubahan itu tidak terlalu banyak.
Masuknya Riska ke kehidupan Arta ternyata membawa pengaruh untuk pemuda itu. Arta yang biasanya cuek dengan kondisi orang lain kini mulai memperhatikan mereka. Buktinya Arta sangat khawatirkan saat melihat Riska pingsan.
Semoga saja pernikahan Arta dan Riska bisa bertahan lama, doa Andrian penuh harap.
Flashback End
Mengingat semua itu membuat Arta tiba-tiba merasa aneh. Kenapa ia jadi begitu mengkhawatirkan Riska? Ada apa dengan dirinya? Tidak biasanya Arta seperti ini. Oohh Arta tahu mungkin itu karna rasa kemanusian saja, pikir Arta.
Tidak ingin terlalu memikirkan kejadian tadi Arta pun memutuskan untuk tidur.
Novel ini belum di kontrak, harap para pembaca menambahkan ke favorite karna takutnya setelah mendapat kontarak judulnya akan berubah dan kemungkinan kalian akan kesulitan untuk menemukan judul baru dari novel ini.
Atau kalian bisa memfollow Author untuk terus bisa mengikuti kelanjutan cerita dari novel ini.
Caranya, kalian Follow Author kemudian klik profilnya maka akan muncul novel-novel karya Author.
__ADS_1