
pagi hari nabila terbangun dan membuka pintu kamarnya. ia tak melihat sosok yang sejak semalam mengikutinya dan juga baru kali ini nabila mengajak masuk orang asing entah apa alasannya
nabila melihat secarik kertas diatas meja.
nabila mengambil dan membaca isinya
"terima kasih tumpangannya, tugas saya sudah selesai!
" tulis Gala pada kertas yang ditinggalkan agar nabila membacanya
nabila melihat secangkir kopi disamping kertas yang diambilnya tadi
ting. suara pesan masuk ke ponsel nabila
*jika tak biasa minum kopi pagi\, jangan diminum takut bikin sakit perut* nabila mendapatkan pesan dari Gala
senyumnya mengembang, nabila merasa sangat senang meski entah apa yang membuatnya senang
*terima kasih\, saya suka kok kopi* balas nabila pada Gala
ditempat lain
****
"pak??" panggil supir Gala yang melihatnya tersenyum melihat ponselnya
__ADS_1
"ada apa?" tanya gala kembali datar
"mau langsung ke kantor atau ke tempat latihan. bu dian bilang bapak ada jadwal kunjungan ke pelatihan karyawan" tanya supir Gala
"iya, sesuaikan saja dengan jadwal dari dian" ucap gala dan fokus pada ponselnya
pekerjaannya sudah menunggu setelah seharian ia hanya fokus menjaga nabila
"baik pak" jawab supir Gala dan mengendarai mobilnya menuju tempat yang dituju
****************************
"sayang, gimana baju aku?" tanya siska pada nobi yang saat ini keduanya sedang fitting baju untuk pernikahan keduanya yang akan berlangsung satu minggu lagi
"bagus sayang, kamu makin cantik" ucap nobi memberikan pujian pada calon istrinya
~ beb, gimana baju aku?~ tanya siska pada sabahat sekaligus calon adik iparnya
~bagus tuh, kamu cantik banget. aku ngga sabar pingin pulang~ ucap nabila yang juga ikut bahagia
~ oke, kalau gitu aku yakin! sudah ya aku sibuk~ ucap siska mematikan panggilan telfon tanpa basa-basi
"jadi lebih penting pendapat nabila dari pada ucapanku?" nobi pura-pura merajuk
"engga dong sayang, kan kamu yang aku mintain pednapat dulaan sebelum nabila. kamu marah ya?" tanya siska pada nobi
"iya aku marah, pingin cepet-cepet nikahin kamu biar pisah sama nabila"ucap nobi membuat orang didalam butik itu tertawa
__ADS_1
dan berbisik pada rekan kerjanya, melihat keromantisan calon pasangan pengantin yang sedang mengukur baju pernikahannnya
"uluuuuhhh, sayang aku. kiss" ucap siska dengan nada dibuat-buat
"ssstttttt, banyak orang nanti saja. ayo ganti baju kita ada janjian dengan catring hari ini" ajak nobi yang keduanya akan memiliki kesibukan untuk pernikahannya
"oke sayang, tunggu ya" siska meminta bantuan pegawai butik untuk membuka bajunya
setelahnya keduanya pergi ketempat dimana akan memesan catring untuk menjamu para tamu undangan nanti
setelah lelah meeting dengan beberapa klien untuk acara pernikahan,
siska dan nobi tak langsung pulang karena harus menjemput mama dan papanya yang baru pulang dari luar negeri untuk pengobatan terakhir papa dirga
sekitar pukul lima sore mama dan papa nobi tiba dibandara
"tante, om" siska menyapa calon mertuanya
"mama dong sayang,kan sebentar lagi kamu jadi anak mama!" ucap mama maya "kalian sudah lama menunggu?" tanya mama maya lagi
"belum ma, kita baru sampe" ucap siska menggandeng tangan mama maya dan mengajaknya menuju parkiran
sedangkan nobi dan dan papanya berjalan dibelakang para wanita dan seperti biasa membahas masalah yang lebih serius
selain membahas persiapan pernikahan juga membahas tentang adiknya yang sampai saat ini masih betah dengan kesendiriannya
papa dirga merasa sedih merasa gagal menjadi ayah yang baik pada aank perempuannya,
__ADS_1