
"ngapain sih pagi-pagi udah ganggu aku!" nabila mengomel pada siska yang diminta untuk membangunkan nabila
"mau aku yang bangunin atau mama tuh bawa ember buat nyiram!" ancam siska
"ahhhhh kenapa ga kamu rayu aja sih mama sis?" nabila dan siska sepakat jika hanya berdua tak perlu panggil kak
"buruan bangun, kalau tidak papa ngga izinin kamu balik ke restoran lagi!" siska terpaksa berbohong agar nabila bangun
tanpa memberitahu ada siapa.yang datang
"Hoaaaaammmmmmm!" nabila menguap
"ya sudah sana duluan turun. Aku mau sikat gigi dulu!" ucap nabila beranjak dari kasurnya
menuju kamar mandi
saat turun menuju ke meja makan.
Nabila terkejut dengan adanya gala yang ikut tergabung bersama anggota keluarganya
Nabila mengusap matanya, mungkin efek belum.mandi
Tapi tak hilanh juga. Nabila mungkin berhalusinasi
"pagi semua!" ucap nabila tanpa menghiraukan gala
"nabila ngga mandi ma!" siska mengadu pada mertuanya
Sambil pura-pura tutup hidung
"jangan mulai ya,
Kak istrimu jail banget sih!" adu nabila pada nobi
"belum mandi aja cantik.banget!" batin gala
"ayo sapa tamunya!" ucap mama maya
"pak gala!! Ini beneran?" nabila mendekati gala dan mencubit pipinya
"aaaa!" gala kesakitan
__ADS_1
"jadi bukan mimpi? Ini nyata!" nabila masih tak percaya dengan pagi harinya
"sayang, kenapa dicubit! Ayo duduk!" ucap mama maya
nabila kembali ke tempat duduknya dengan perasaan yang masih tak percaya.
Sejak kapan klien diajak sarapan bersama pikir nabila
Selesai sarapan bersama tanpa suara dan hanya ada fokus ke makanan
"bisa kita bicara!" ajak gala setelah izin pada orang tua nabila tentunya
nabila mengajak gala untuk bicara di taman
"ada apa pak?" tanya nabila memulai percakapan
"sebelumnya boleh minta sesuatu?" tanya gala
"jangan duit ya?" canda nabila
"ckkkk!" gala berdecih
"bisa katakan dengan jujur kenapa terus membohongiku!" ucap gala
"pertama, kamu bohong soal anak pemilik perusahaan MP.
Kedua, kenapa ngga bilang kalau sudah punya suami!"
Ucap gala sambil menghitung jarinya
"pertama, buat apa saya jelaskan bahwa saya anak yang punya perusahaan sebagai klien bapak!
Apakah bisa merubah yang terjadi?
Kedua, saya ngga mau bahas itu.
Saya pikir anda memang bisa diajak berteman.
Tapi saya rasa tidak!" ucap nabila kecewa dengan sikap gala
"maaf terlalu ikut campur urusanmu, tapi semalam saya pikir akan dibun*h oleh suamimu karena mengajak istrinya beberapa kali makan berdua!" jelas gala
__ADS_1
"hemmm, maaf saya juga terlalu mudah diajak makan oleh orang asing.
Tapi tenang saja tidak akan ada yang membun*h anda jika berteman dengan saya.!" nabila menatap matahari pagi yang cukup menyilaukan
"kamu mau jadi temanku?" tanya gala
"bukannya dulu bapak yang ngajak kita berteman. Saya rasa tidak terlalu buruk punya teman yang sudah umur kaya bapak!
Bisa berbagi pengalaman kan ya?" ucap nabila dengan santainya
"kau mau jadi teman atau musuhku, kenapa mengolok umur saya!" kesal gala
"udah tua ngga boleh gampang baper dong,
Deal kita berteman sekarang?" nabila menyodorkan jari kelingkingnya swbagai tanda janji
"kayak bocah aja!" gala tersenyum manis
Lalu menautkan jarinya pada nabila
"teman!" ucap nabila
Tiba-tiba dua orang datang " lagi ngapain? Asik banget kayaknya!" siska datang bersama nobi membawa beberapa minuman dingin dan juga cemilan
"kepoo deh, wahh seru nih banyak makanan!" ucap nabila
Ia menghampiri kakak dan iparnya.
"ajak dong pacarnya!" ledek siska
"sisskaaaaaa reseh ihhhh!" nabila merajuk
"dek!" tegur nobi
"iya kak siska!" ralat nabila ia mencibikan bibirnya pada siska karena kesal
Gala hanya menatap nabila dari kejauhan
"bisakah kamu berjanji untuk membuat nabila tersenyum lagi?" pak dirga menghampiri gala
"ehh, om!" gala ketahuan sedang menatap nabila
"saya usahakan om, tapi nabila sulit ditebak!" ucap gala yakin
__ADS_1
"cobalah, saya banyak berharap padamu!" pak dirga menepuk pundak gala
Dan mengajaknya bergabung bersama yang lain