Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 68


__ADS_3

"nyonya, maaf tadi tuan menitip pesan untuk membangunkan!" ucap bi inah


Yang diberikan izin oleh gala untuk masuk ke kamarnya


"mas gala kemana bi?" tanya nabila bangun tidur sudah tak melihat suaminya ada disampingnya


"tuan tadi pagi-pagi sekali pergi, dan meminta saya membangunkan nyonya jam segini!" bi inah mengatakan apa yang gala pesan


Tadi pagi sebelum berangkat


"nyonya disuruh bersiap, supir sudah menunggu di bawah!" lanjut bi inah


"oke bi, terima kasih ya. Saya mau mandi dulu!" ucap nabila sedikit kecewa


Suaminya malah pergi entah kemana padahal dua jam lagi acara resepsi pernikahannya dimulai


Dengan cepat nabila bersiap dan turun ke bawah menemui supirnya


Tanpa sarapan karena waktunya sudah mepet untuk nabila melakukan rias pengantin


*****


"sayang! mas gala mana?" tanya mama maya


Melihat nabila sendirian tanpa suaminya


"entah ma, kata bibi dari pagi buta sudah pergi. Dan meminta nabila kesini dengan supir!" ucap nabila sambil memanyunkan bibirnya


"ya sudah ayo bersiap. Mungkin suami mu sedang menuju kesini!" ucap mama maya mengajak nabila ke kamarnya


Di hotel yang disewannya. Sebagai tempat resepsi dan juga meningap setelah acara


"bil, kok cemberut!" tanya siska yang sudah ada di dalam kamar untuk bersiap juga


"emmm, sedang pms!" ucap nabila


"wah berarti belum belah pinang dong!" ledek siska


"belah duren kaleee!" jawab nabila semakin sewot


"dek! Masak begitu sih. Yang anggun dong!" tegur mama maya


"habis tuh anak mama satunya ngeselin!" ucap nabila menunjuk siksa


"sudah ayo waktunya sebentar lagi!" ucap mama maya


Nabila patuh. Ia duduk di depan kaca dan bersiap untuk dimake up


Hati dan pikirannya makin tak tenang. Suaminya tak mengabari apapun padanya


Bahkan pesan ataupun telfon pun tak ada.


Nabila takut akan terjadi kembali peristiwa empat tahun lalu


Yang menimpa calon suaminya.


"aku ke luar duluan ya bil, chiko pasti haus!" pamit siska


"chiko apa bapaknya yang haus!" jawab nabila menyeletuk


Dan mendapatkan pukulan kecil dari mama maya yang menungguinnya


"kami makin-makin ya dek, emang mas gala ngajarin apa aja sama. Kamu!" bisik mama maya


"ngajarin apa ma! Orang dia cuma bisa cium-cium doang!" ucap nabila sambil menyibikan bibirnya mengejek


Ia tak tahu jika di belakangnya sudah ada orang yang sedang dia bicarakan.


Mama maya terdiam namun tak menghentikan anaknya

__ADS_1


Sambil tertawa beserta perias yang sedang mendadani nabila


Gala meminta agar semuanya diam dan tak memberitahukan pada istrinya


"ohh jadi kalian belum itu!" ucap mama maya memancing anaknya


"belum ma, nabila kan masih ada tamu bulanan! Lagian ngga tahu juga tuh suami aku


Kayaknya kurang pinter masalah wanita!" jawab nabila yang membuat gala ingin sekali memberinya pelajaran soal suami istri


"ya udah mama keluar dulu ya, sudah banyak tamu papa juga yang hadir. Jangan lama-lama ya mba!" ucap mama maya


Meninggalkan nabila dan menantunya yang menatap sang istri dengan tatapan harimau lapar.


"sudah bu, silahkan ganti bajunya!" ucap pegawai make up


"oke!" ucap nabila ia berdiri dan membalikan badannya


"haii!" sapa gala dengan senyuman yang melebar


"mas!!! Kamu kemana aja sih!" nabila terkejut juga lega


Gala kembali dengan selamat dan kini di hadapannya


"bisa tinggalkan kami,


Saya yang akan membantunya berganti pakaian!" ucap gala meminta semua orang meninggalkan keduanya


"tapi mas!! Mba tunggu !!" nabila mencegah


Tapi apalah daya. Semuanya tetap pergi


Padahal beberapa hari ini nabila dan gala sudah tinggal dsn tidur bersama


Tapi kali ini nabila merasakan sesuatu yang aneh. Tubuhnya dingin


"ac nya terlalu dingin kaya nya ya mas, aku tiba-tiba menggigil!" ucap nabila menghindari tatapan gala


Tak sempat berlari. Tangan gala meraih pinggang nabila dan mempersempit jaraknya


"jadi kamu mau yang gimana?


Lebih dari ciu*man?


Mau sekarang hemmm?" tanya gala dengan menatap mata nabila yang nyatanya tak berani lagi membalas tatapan suaminya


"maksudnya apa sih mas?


Udah mau mulai acaranya. kita bahas nanti saja ya!" ucap nabila berusaha melepaskan diri


"tadi katanya cuma cium*an doang, jadi sekarang bisa kita coba yang lain!" tantang gala


nabila menelan slavinya. Ia tak menyangka bahwa suaminya mendengarkannya


Padahal ia hanya tak mau diledek oleh mamanya.


"ayo jawab? Mau kita mulai bagian yang mana dulu!"


Gala membelai wajah nabila. Yang makin mempesona setelah dimake up


Namun bagi gala. Wajah bangun tidur istrinya lah yang paling cantik


 tok...tokk.tokk.....


"dek! Acara udah mau mulai!" nobi mengetuk pintu kamar


Nabila merasa lega. Kini lepas dari cengkaraman gala.


Ia segera berlari dan mengganti pakaiannya

__ADS_1


Gala membuka pintu, "sebentar istriku sedang berganti pakaian!" ucap gala


Menyampaikan pada nobi


"jangan lama-lama! Bisa nanti malam dilanjutkan!" ucap nobi


Seakan tahu apa yang dilakukan keduanya.


"siap kak! Segera kami menyusul!" jawab gala


Nobi meninggalkan kamar dan gala segera masuk untuk membantu nabila


"sayang! butuh bantuan ngga?" tanya gala


Dibalik pintu


"udah mas, sebentar aku keluar!"


"bidadari keluar dari kamar mandi!" ucap gala melihata nabila yang anggun dan sangat memukau


Dengan gaun buatan dian, mantan pegawainya


"ayo!" ajak gala memberikan lengannya agar nabila memeluknya


"kamu utang jawaban soal tadi pagi ya mas!" ucap nabila sambil berajalan


"selamat ya pak gala, sukses dikerjaan!


Urusan pasangan juga luar biasa!" ucap salah satu klien gala yang hadir


Dan memang sudah cukup akrab


Setelah beberapa acara dimulai.


"terima kasih pak! Terima kasih sudah menyempatkan hadir!" jawab gala atas pujian kliennya


Dan bergantian dengan yang lain


"ngga nyangka saya, pak dirga dapet mantu pak gala. Semoga semakin sukses!" ucap klien lain yang mengenal gala dan juga mertuanya


"jodoh tidak ada yang tahu pak, silahkan menikmati jamuannya.


Terima kasih sudah hadir!" ucap pak dirga


Acara pesta makin ramai tamu berdatangan.


nabila dan gala semakin sibuk menyambut tamu



nabila mengambil bunga, karena sudah saatnya untuk dilempar dan para jomblowan dan jomblowati siap untuk menangkapnya


"ayo mas!!" ajak nabila menggandeng suaminya untuk melempar buket bunga


"satu


Dua


Tiga


Lempar!" ucap seorang


Yang memandu acara


Gala dan nabila melemparkan bungannya. Dan tak disangka


Yang mendapatkannya


Adalah sosok yang gala ingin dan tak ingin keberadaannya

__ADS_1


"rio!" ucap gala sedikit terkejut


__ADS_2