
Gala bicara bersama pak dirga dan juga nobi di taman belakang sambil menikmati kopi dan cemilan untuk sarapan.
"gimana nabila?!" tanya pak dirga
"emmm, sebelumnya saya minta maaf om semalam benar-benar ketiduran dan ngga sadar pindah ke kamar!" gala memohon maaf pada pak dirga
Ia jujur tak sengaja ingin mencari kesempatan saat orang tua nabila tidak ada dirumah
"sudahlah gal, bukan masalah besar saya percaya padamu.
Dan saya yakin kamu tidak akan merusak kepercayaan saya dan mama nabila bukan?" ucap pak dirga tak mempermasalahkan gala menginap
"terima kasih om, saya akan jaga kepercayaan itu. Nabila menganggap saya kakaknya om!
Sama seperti nobi, dia tak canggung ataupun malu saat bersama saya.
Sementara itu yang saya rasakan!" ucap gala memberitahukan pada pak dirga tentang kedekatannya saat ini
"lalu bagaimana denganmu?" tanya nobi
"saya!
Saya tentu saja sayang dengan nabila. Tapi saya juga takut kecewa karena hati nabila benar-benar keras!" jawab gala lagi
"pelan-pelan saja. Nabila akan terbiasa karena sudah cukup lama ia menutup pintu hatinya.
Mungkin dia belum bisa membedakan perasaanya!
Yang terpenting kamu harus tetap berusaha!" ucap pak dirga menyemangati gala
Pak dirga menganggap gala adalah menantunya yang akan menjadi penjaga nabila dan mencintai anaknya selamanya
Dari kejauhan nabila mengintip dan mengendap-endap untuk menguping pembicaraan para lelaki
Nabila takut gala dipukuli oleh kakak dan papanya
"bil?" panggil siska mengagetkan nabila
"aaaaaa!!"
Byurrrrrrr
Nabila tercebur dalam kolam akibat siska yang mengagetkannya
__ADS_1
"aaaa, kakak!!" teriak nabila kesal
Ia mulai terbiasa memanggil sahabatnya dengan sebutan kak saat ini
hahahahahaha
Hahahahaa
Hahahaha
Bukannya menolong malah pada mentertawakan nabila
"makannya jangan iseng jadi orang!" ucap mama yang baru datang
"mama juga, semua ngeselin!!" nabila beranjak dan berlari lewat pintu belakang mencari handuk yang terjemur
Dan berganti pakaian dikamarnya
"ayo sis, kita gabung kesana!" ajak mama maya
"ini hari kerja tapi para lelaki kita santai sekali sepertinya!" ucap mama maya lalu duduk disamping suaminya
"iya tante, gala cuti hari ini!" ucap gala
"papa kan memang sudah saatnya santai ma!" pak dirga tak ketinggalan
"nabila kenapa tadi ?" tanya gala pada siska karena penasaran
"itu kepleset karena jalan dipinggir kolam!" ucap siska
Yang dibicarakan pun muncul
"seger juga pagi-pagi kecebur kolam!" ucap nabila yang menyusul
Ke taman belakang
Nabila melihat wajah gala, memegang tangganya memutari gala
"mas dipukul bagian mananya?" tanya nabila tak menemukan bekas lebam ataupun memar
"dek!" tegur nobi
"papa sama kakak kan kejam, jangan-jangan kakinya dipatahin ya?
__ADS_1
Ayo coba bangun mas!" nabila menarik tangan gala agar bangun dari tempat duduk
"saya baik,-baik saja dek! Kamu kayaknya yang mengharap mas babak belur ya!?" ucap gala
Semua terdiam dengan interaksi dua orang yang merasa dunia milik berduanya saja.
Yang lain ngontrak aja
"beneran kan! Syukurlah kalau begitu. Berarti lain kali bisa sering-sering menginap!" ucap nabila becanda
siska memukul lengan nabila karena kini tatapan mata papanya sangat tajam dan menusuk
"canda pa! gitu aja marah hehehe!" nabila meringis
"kapan kamu kembali ke kota D?" tanya pak dirga
"besok pagi pa, dan kemungkinan dua minggu kedepan nabila ngga bisa pulang ya. Karena ada banyak sekali acara yang dilakukan di restoran nabila!" ucap nabila yang usahanya semakin
Berkembang saat ini
"lalu kapan mau pindah lagi kesini!?
Kamu janji sama mama satu bulan kalau restoran sudah ramai! ini malah makin sibuk!" ucap mama protes pada nabila
"nabila belum pastikan ya ma, nabila masih ingin menikmati usaha nabila!" ucap nabila
Ia masih belum bisa sepenuhnya melupakan mantannya
"om, tante kalau gitu saya pamit dulu ya, ada janji ketemu orang hari ini!" pamit gala yang merasa percakapan antara keluarga
Yang tidak seharusnya gala ikut bersamanya
"buru-buru amat gal! Katanya cuti!" ucap nobi mencegah
"lain kali lagi nob, saya permisi dulu semuanya.
Terima kasih untuk semuanya!" ucap gala
"ma, pa aku anter mas gala ke depan ya!" nabila membuntuti gala dan mengantarkannya sampai depan mobilnya
"makasih ya mas, hati-hati!" ucap nabila melambaikan tangannya pada gala
"iya dek!" gala menjawabnya singkat
__ADS_1