Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 74


__ADS_3

"pagi semua!... ma masak apa buat sarapan?" tanya nabila menghampiri mamanya setelah menyapa semua anggota keluarga yang sudah bangun sejak pagi


"nanti jangan biasain bangun siang dek, malu sama mas gala dong! dikira mama ngga ngajarin anak dengan benar" ucap mama maya sambil mengaduk nasi dalam wajan


"iya ma, sini nabila bantuin. biasanya mas gala ngga izinin aku ke luar kamar kalau dia belum bangun ma!" ucap nabila membela diri dan benar adanya


gala berpesan agar nabila tak meninggalkannya saat tidur


"hemmm, anak zaman sekarang memang beda, ya sudah kamu buat telur ceplok buat pelengkap sarapan" titah mama maya pada nabila


"siap mama cantik" nabila mencium pipi mamanya


"kamu pinter banget kalau suruh ngerayu!


ohh iya dek, gimana mas gala? pasti lama ya? mama lihat badannya sehat dan terlihat sering oleh raga. kaya papa pas muda dulu.." mama maya tersenyum mengingat masanya menjadi pengantin dulu


"mama ihh, udah punya cucu masih aja mesum!!" cibir nabila pada mamanya


"kalau mama ngga mesum, mana jadi kamu sama kakakmu! papamu kan kayak kulkas empat pintu sok cool dan dingin kayak kutub utara" mama maya meceritakan bagaimana ia dulu yang lebih aktif karena suaminya yang sangat pasif


"ngomongin apa sih?" siska tiba-tiba muncul menyahut ucapan mama mertuanya yang sedikit ia dengar


"nimbrung aja!" ucap nabila sambil sibuk dengan telur ditangannya


"wah ma! perubahan sekali gadis manja ini bisa masak telur" ledek siska melihat nabila terampil dan membuat msakan dengan sangat cantik


"heh, kamu lupa gue punya restoran" ucap nabila menyombongkan diri


"sudah-sudah. ayo buruan bantuin mama, nanti papa marah telat sarapan! nanti kalian lanjut berantemnya" ucap mama maya mulai menyiapkan msakannya di meja makan

__ADS_1


"oke mama cantik" ucap nabila dan siska kompak


"bil, minggu depan temani aku ya sepupuku menikah. kak nobi mau keluar kota" ucap siska meminta pada nabila


"emmm, izin suami dulu ya, kalau boleh kemanapun kakak ku mau pasti aku antarkan" jawab nabila


nabila menyelesaikan tugasnya dan membawa makanan buatannya ke meja makan menyusul mamanya,


"selesai, ayo sarapan" ajak nabila pada para anggota keluarga


semuanya berkumpul dan menghampiri meja makan, yang cukup penuh menu untuk sarapan


"mau mas buatkan roti sayang?" ucap gala tanpa malu pada yang lain dan saat ini sedang menatap kedua pasangan yang baru saja menikmati masa bulan madu


"ngga usah mas, aku mau makan nasi goreng buatan mama aja. mas mau makan apa aku ambilin?" tanya nabila dengan menatap mata indah suaminya yang membuatnya tak bisa bernafas dengan benar


"maaf!" ucap gala baru  menyadari


"engga apa-apa, dulu mama juga gitu iya kan pa?" mama maya terlihat sangat bahagia  anaknya mendapatkan psangan yang menyayanginya


selesai dengan kegiatan sarapan. nabila dan gala berpamitan untuk membereskan barangnya di villa miliknya


dan akan pulang ke rumah siang nanti.


karena liburannya telah usai dan esok sudah akan kembali ke rutinitas harian seperti sebelumnya


*****


"pak kita pulang sekarang ya" ucap nabila pada supir gala setelah tiba di villa

__ADS_1


sedangkan gala sednag membereskan dan membawa beberapa kopernya keluar kamar dan dibantu oleh penjaga villa


"baik nyonya, saya panaskan mobil dulu" ucap supir gala


"kami pamit dulu pak, tolong rawat villa dengan baik" ucap gala sebelum pergi dan memberikan sebuah amplop untuk penjaga villa


"baik pak"


nabila juga berpamitan dan naik ke mobil lebih dulu dan menunggu suaminya


"jalan pak" ucap gala setelah naik ke mobil dan duduk disamping istrinya


"ada yang ketinggalan ngga sayang?" tanya gala mengingatkan nabila


"kenangan kita" ucap nabila berbisik pada gala


gala tersenyum dan menatap nabila "akan mas buat kenangan kita disemua tempat" jawab gala dengan suara pelan agar supirnya tak mendengarnya


nabila memukul lengan gala "ngga bisa dipancing dikit" cibir nabila


"jangan suka membangunkan singa yang tidur makanya" jawab gala


keduanya sibuk dengan ponselnya masing-masing. lalu nabila menguap karena mengantuk dan menyandarkan kepalanya di pundak suaminya


"mas, nanti belikan oleh-oleh buat bibi dirumah ya!" ucap nabila pada suaminya


"iya nanti kita berhenti di tempat oleh-oleh ya pak" titah gala


ia mengusap kepala nabila agar tertidur dan meletakan ponselnya

__ADS_1


__ADS_2