Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 35


__ADS_3

"ayo saya antarkan pulang" ajak gala setelah selesai berjalan-jalan dengan menggunakan motor sesuai permintaan nabila


"naik motor?" tanya nabila


"nanti papamu marah, ayo kamu bawa mobil dan saya iringi dari belakang dengan motor" ucap gala


"kalau mau menginap boleh?" canda nabila yang melihat wajah gala terlalu serius hingga membuatnya selalu ingin membuatnya jengkel


"boleh, tapi kalau kamu pulang berdua jangan salahkan saya" ucap gala membuat nabila meriding


"ya sudah ngga usah diantar, aku pulang sendiri aja" nabila masuk ke dalam mobilnya dan mulai mengemudikannya menuju rumahnya


"dahh mas, ganteng kalau kata mama" ucap nabila sebelum pergi


gala tak berekekspresi apapun, tapi hatinya. entah apa yang dirasakannya kini


semenjak mengenal nabila, gala tidak takut lagi dekat dekat wanita bahkan ia tertarik dan merasakan hal yang disebut cinta pun terlalu dini


gala mengikuti nabila sampai depan rumahnya dengan menggunakan motornya.


saat akan berbalik


tiiinn,,,,,tiiiiin...


mobil didepannya menyorot lampu pada gala dan membunyikan klakson


"pak gala dari mana?" tanya nobi yang juga baru tiba dirumahnya


"habis antar nabila" ucap gala jujur


"ayo mampir dulu" ajak nobi


" lain kali saja,saya permisi dulu pak nobi" ucap gala lalu menarik gas motornya kencang


sudah cukup malam dan gala harus beristirahat


***********

__ADS_1


~masih dirumah atau sudah ke luar kota?~ tanya gala pada panggilan telfonnya


~ di rumah mama, kenapa?~ nabila bertanya balik pada gala


~ ikut ke tempat pelatihan pegawai mau ngga?~ ajak gala


~ mau kalau mama dan papa izinin~ ucap nabila


~bersiaplah, saya sudah dapat izin~ ucap gala


sebelum menghubungi nabila gala sudah sampai dirumah nabila dan menemui orang tuanya,


untuk menyapa dan sekaligus meminta izin mengajak nabila


"mama pikir dulu mas ganteng ini memang pekerjaanya jadi body guard loh, pa" ucap mama maya


"tenyata bosnya, iya kan ma" ucap nabila melanjutkan ucapan mamanya


nabila sudah siap dan menemui gala


"pa, ma beneran nabila boleh pergi bersama mas gala?" tanya nabila memastikan


"mama!!! nabila diusir ceritanya" protes nabila


"kamu harus sabar ya gal, emang begini sifat aslinya. kalau di kantor apa diluar sok paling tegas dangalak kaya papanya" ucap mama maya


"kok jadi bawa-bawa papa sih ma, sudah sana kalian berangkat nanti pulangnya kemalaman lagi" ucap papa dirga


"tadi bukannya ngga boleh pulang pa" ledek nabila


"boleh, tapi kalian menikah dulu" jawab pak dirga


"kalian ngga asik, ya udah ayo  mas" ajak nabila dan juga berpamitan pada mama dan papanya


nobi dan juga siska sedang kontrol untuk calon bayinya


"hati-hati ya" ucap mama maya

__ADS_1


************


satu jam perjalanan


nabila sibuk dengan ponselnya, karena seharusnya ia sudah kembali ke kantor tapi orang tuanya belum mengizinkan untuk nabila kembali


"tau gini ngga usah ikut" sindir gala


"kenapa mas ajak aku, kalau jadinya nyessel" jawab nabila


"kamu diajak buat nemenin bukan malah asik sama ponsel sendiri" ucap gala posesif


"kok ada bau-bau cemburu gitu? hayo ngaku?"


"selamat siang bos, kebetulan hari ini ada pelatihan yang cukup berat bagi calon karyawan bos" ucap pak burhan yang menyambut gala datang


"siang bu" burhan ingat dengan wanita yang pertama diperbolehkan memakai kamar khusus bosnya


"iya pak, terima kasih sudah menyimpan barang-barang saya" ucap nabila dengan tulus


"latihan renang baru dimulai bos, mau mencontohkan untuk yang lain?" tanya pak burhan


"biar saya saja,


nabila tunggu disini" ucap gala menitipkan ponselnya dan juga tas pada nabila


lalu gala melepas bajunya dan


byurrrrr


gala melatih sendiri dan mencontohkan untuk renang yang baik bagi karyawannya, yang memang disiapkan untuk ssgala bidang



"masih tepat waktu, kalian lanjutkan latihan" ucap gala


"baik pak" semua serentak menjawab

__ADS_1


"keren juga mas gala" ucap nabila


"yang paling keren disini bu" jawab pak burhan mendengar ucapan nabila memuji bosnya


__ADS_2