Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 66


__ADS_3

hari ini nabila dan gala berencana akan mempersiapkan pesta pernikahannya.


"ma, pa kami pamit ya, mau ada meeting dengan beberapa klien yang akan mengurus acara kita" pamit nabila


pak dirga yang sudah bisa berjalan tanpa menggunakan kursi roda lagi,


"hati-hati sayang" ucap mama maya


gala pun berpamitan pada mertuanya


di dalam mobil gala mengatakan jika nabila mendapatkan gaun buatan mantan pegawainya yang kini menjadi istri sahabatnya.


nabila antusias mendengarkan ucapan gala.


"dimana baju itu mas? ngga sabar pingin pake" ucap nabila


"ada dikantor sayang, sepertinya ukurannya juga sangat pas dengan tubuhmu" ucap gala


"hemm semoga aja bagus di badan aku, berarti kita tinggal cari catring sama gedung aja kan?" ucap nabila sambil mencari refrensi beberapa gedung dan catring yang


biasa digunakan untuk acara pernikahan


"iya sayang, kamu mau seperti apa dan bagaimana, nanti kita cari klien yang urus sekalian semuanya" ucap gala


"iya mas!"


******


"selamat pagi bu, pak!" sapa klien nabila dan gala yang akan menyiapkan pesta pernikahan  untuk keduanya


"selamat pagi bu, maaf agak telat" ucap nabila


"tidak masalah bu, mau pesan makananan atau minuman?" tanya klien tadi


"boleh, dua teh hijau saja" ucap nabila mewakilkan suaminya yang hanya diam


"baik bu, sebentar. dan ini adalah katalog untuk pemilihan gaun dan lain-lainya"


nabila mengambil sebuah kataloq berisi lengkap gambar untuk dekorasi dan lain-lain untuk acara pernikahannya

__ADS_1


"gimana mas, mas suka yang mana?" tanya nabila menyodorkan pada gala


"mas ikut kamu saja sayang, tapi kalau boleh saran jangan yang terlalu ramai" ucap gala


"oke, kayaknya ini lebih simple dan elegan deh" ucap nabila meminta pendapat lagi dari suaminya


"iya mas juga suka" jawab gala


setelah menetukan gedung, dekorasi dan juga menu makanannya. gala dan nabila diminta untuk mencicipi rasa dari makanan yang akan di sajikan untuk resepsi pernikahannya nanti


"bagaimana pak, bu?"


"oke, setelah saya diskusi dengan suami saya, saya mau menunya. saya mau sepuluh menu utama dan sepuluh menu untuk desert dan juga makanan ringan" ucap nabila


"kita bisa tanda tangani kontraknya bu, mari saya antar ke kantor kami"


nabila dan gala mengikuti staf ke kantor dan menandatangani kontrak untuk resepsinya yang memilih satu tempat untuk mengerjakan semuanya, tanpa keduanya harus repot


"sayang, mas harus ke kantor, kamu mau ikut atau mau pulang?" tanya gala setelah mendapatkan telfon dari sekretarisnya ada rapat penting dadakan


"ikut mas aja deh, di rumah bosan!" ucap nabila


lalu keduanya pamit kepada staf dan juga menuju kantor gala


***


"sekarang irma?" tanya gala ketika sampai di depan ruangannya dan melihat irma sedang menyiapkan materi rapatnya


"sayang tunggu mas di dalam ya, mas langsung ke ruang meeting" ucap gala  segera menuju ruang rapat


nabila masuk ke dalam ruangan gala, karena gabut nabila merapihkan beberapa berkas yang berantakan dan juga membuka laptop gala


nabila tersenyum sendiri melihat backgroun layarnya adalah gambar nabila yang sedang tertidur, entah kapan dan dimana gala mendapatkan fotonya itu


"kenapa?" gala masuk ke ruangannya mengambil sesuatu


"emm, mas sudah selesai?" tanya nabila


"apa yang membuatmu tersenyum begitu manis sayang?" tanya gala dengan menempelkan dagunya ke pundak nabila dari belakang

__ADS_1


reflek nabila menutup laptop gala " ngga kok, cuma lagi mikirin seperti apa acara kita nanti" ucap nabila mengelak


"tentu saja akan menjadi malam istimewa untuk kita, dan tak akan kita lupakan seumur hidup" ucap gala yang juga sudah tak sabar


"semoga saja!! mas udah selesai?" tanya nabila lagi


"belum sayang, ini ada berkas yang ketinggalan. kalau kamu ngantuk tidur saja di kamar ya" ucap gala


tak lupa mengecup kening nabila sebelum meninggalkannya lagi untuk melanjutkan rapat


nabila kini sedang berbunga-bunga, ternyata selama ini yang dia rasakan tak salah, bahwa gala juga sudah tertarik padanya


karena lelah nabila melihat kamar yang gala katakan tadi, ia penasaran " hemmm lumayan juga, siapa aja yang tidur disini" ucap nabila pada dirinya sendiri


ia merebahkan diri dan memainkan ponselnya membuka akun sosial media,


tak sengaja nabila membaca sebuah tulisan yang ditujukan padanya saat ia mengupload foto pernikahannya


kalau janda nikahnya sederhana ya, padahal kan anak orang kaya raya# tulis sebuah akun yang nabila pun tak tahu siapa pemiliknya


dan banyak lagi tulisan yang membuatnya gerah, darri cacian dan juga banyak yang mengoloknya tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi


nabila kesal dan ia menaruh ponselnya di dada


"tadi senyum-senyum, sekarang cemberut!!" ucap gala kembali lagi setelah selesai dengan rapatnya


"masss!!! ngagetin aja sih" ucap nabila terkejut dengan suara tiba-tiba


"kamu nglamunin apa? kita makan siang yuk" ajak gala yang sekarang sudah menujukan pukul satu siang


"mau makan di rumah aja mas, mas masih lama ngga?" tanya nabila sudah tidak bersemangat


"oke, kita pulang sekarang, mas sudah cuti satu minggu! besok kita persiapan untuk pesta dan dua hari lagi pestanya akan dilaksanakan" ucap gala tak sabar


"iya mas, kita akan pulang kemana sekarang?" tanya nabila


" maunya kemana?" tanya gala lagi


"mau ke rumah mas aja!" nabila ingin mulai mandiri saat ini

__ADS_1


"oke, kita beli makanan atau minta bibi masakin?" tawar gala


"mau masak sndiri aja" jawab nabila singkat


__ADS_2