Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 64


__ADS_3

"selamat pagi pak, ada pak arif menunggu di dalam" ucap irma saat gala tiba di kantor


"selamat ya bro, udah jadi suami aja nih!" ucap arif yang memeluk gala saat tiba di ruangannya


"terima kasih! ada urusan apa pagi-pagi gini dateng?" tanya gala duduk dihadapan arif


"ngga, cuma mau ngucapin selamat aja sama sohib gue yang akhirnya laku juga!" ledek arif ia juga memberikan sebuah kotakĀ  dan amplop


"ini kado dari gue dan istri, ini bonusnya" ucap arif pada gala


"apa nih! thanks ya!" gala membuka kotak berisi sebuah gaun indah


"buat apa ini?" tanya gala yang bingung dengan hadiah dari sahabatnya


"dian tertanya jago ngedesign baju, dan khususnya dress atau gaun pengantin. dan itu karya pertamanya yang dia buatkan untuk calon istrimu" ucap arif menjelaskan


"bagus banget, ini jangan sebagai kado! gue akan bayar aja ini kan buat istri. lain kali bisa buatkan nabila baju yang lain" ucap gala yang sangat menghargai karya orang lain


"jangan!! kamu sudah terlalu banyak membantu keluarga kecilku, jadi biarkan dian merasa senang dan bangga karyanya dipakai oleh orang yang berjasa dalam hidupnya


"oke, lain kali kami akan pesan baju khusus dari dian" ucap gala


"lalu ini?" tanya gala lagi


membuka amplop coklat berisi beberapa lembar kertas "itu adalah surat tanda pembatalan pernikahan, dan membuktikan selama ini nabila belum pernah menikah, jadi jika ada orang yang akan mengganggu cukup gunakan itu saja" jelas arif


"oke thanks bro, loe memang sahabat terbaik gue!" ucap gala


dia merasa mempunyai seseorang yang bisa ia percaya dan andalkan adalah arif.


"baru nikah udah kerja aja, kapan resepsi pernikahan loe?" tanya arif


"tunggu mertua sembuh dulu, lagian kerjaan juga masih banyak banget. karena dadakan kemarin!" ucap gala


"jangan terlalu sibuk, istri juga perlu diperhatikan! gue pamit ya mau ada sidang sebentar lagi" ucap arif


"siap boss! semoga sukses sidangnya!!" ucap gala

__ADS_1


arif meninggalkan ruangan gala,


"pak ada meeting dengan pak nobi satu jam lagi" ucap irma masuk ke ruangan gala dan memberitahukan jadwal untuk atasannya


"oke! atur untuk meetiong di luar saja" ucap gala yang ingin ada obrolan dengan kakak iparnya


keduanya sangat sibuk jadi dirumah pun jarang bertemu


apalagi saat ini nobi memiliki anak yang siska belum mau memakai jasa baby sitter untuk anaknya


"baik pak!" irma keluar dari ruangan gala dan kembali bekerja


~sayang! sedang apa?~ tanya gala saat menghubungi istrinya


~hemmm, lagi main sama chiko! mamanya lagi makan~ jawab nabila menggendong keponakaanya dengan luwes dan terlihat keibuannya


~udah pantes sayang!~ ucap gala memuji nabila


~udahlah, ayo kita bikin satu!~ ucap nabila tanpa sadar dengan ucapannya


~benarkah? kenapa hanya satu!! mas siap tanggung jawab punya anak lima juga!~ ucap gala bersemangat


~oke, berapa aja. yang penting itu buatnya dulu!~ ucap gala


~ihhhh jangan mulai mes*m ya!!~ nabila mengencangkan suaranya


~iya sayang, jangan marah-marah dong! ya sudah mas mau meeting dulu ya. tunggu mas pulang!~ ucap gala mengakhiri panggilan telfonnya


iya tersenyum sendiri. rasanya senang saat ini, lelah setelah bekerja ada istri yang akan menyambutnya. membuatnya semangat lagi


****


"siang pak gala!" ucap nobi menyapa adik iparnya yang tetap profesional saat bekerja


"silahkan duduk pak nobi, selamat siang juga!" jawab gala


"apa ada yang perlu dibicarakan mengenai proyek baru?" tanya gla tanpa basa-basi

__ADS_1


"iya, saya mau pertukaran personil karena ada yang kedapatan berlaku curang, saya masih berika kesempatan karena memang selama ini kerja sama kita baik-baik saja, bukan karena hal lain" ucap nobi meneegaskan


"baiklah akan saya periksa langsung tentang pegawai saya yang lalai, dan dalam masa penggantian ini tidak akan ada biaya tambahan.


untuk masalah perpanjang kontrak, bisa kita undur satu bulan setelah panggantian" ucap gala memberikan kompensasi atas kelalaian pegawainya


meski kakak ipar tapi gala juga tak mau mencampur adukan masalah pribadi kan kantor.


"penawaran yang menarik, akan saya pertimbangkan lagi kerjasama selanjutnya. untuk saat ini saya mau menyelesaikan dulu dengan kontrak lama" ucap nobi menanggapi penyampaian gala


"oke, akan saya siapkan proposal dan kontrak baru yang tidak ada dirugikan antara kita. sisanya biar sekretaris saya yang akan mengubungi sekretaris anda" ucap gala


ia tak pernah berlama-lama untuk urusan meeting dengan klien, seolah semua sudah ada diluar kepalanya dan sat set semua beres.


"kamu tunggu saya di mobil" ucap nobi pada sekretarisnya


"baik pak" ucap seketaris nobi sedangkan gala hanya sendiri menemui nobi


"kapan mau adain pesta untuk pernikahan kalian?" tanya nobi santai setelah menutup semua pekerjaan dengan adik iparnya


"belum ngobrol lagi sama nabila, tapi saya rasa jika keadaan sudah membaik. papa sembuh!" ucap gala


"bilang jika butuh bantuanku, dan satu hal yang perlu saya sampaikan. tolong jangan pernah sakiti nabila. dia adalah kesayangan kami" ucap nobi memperingati gala


"janjiku untuk selalu menjaga nabila dan anak-anak kami nanti. langsung dihadapan papa dan tuhan" ucap gala dengan penuh keyakinan


"saya pegang janjimu, dan satu hal mungkin nabila masih ke kanakan karena dia memang terlalu kami manja. jadi tolong bersabarlah!" pesan nobi lagi untuk gala


"jangan pulang terlalu malam, dan jangan terlalu lelah


saya pamit dulu" ucap nobi mengundurkan diri


"hati-hati kak!" ucap gala


gala kembali ke kantornya


gala yang kemarin habis menikah, hari ini mentraktir seluruh karyawannya untuk makan disalah satu restoran dan menonton bioskop bersama. sebagai rasa syukurnya

__ADS_1


dan para karyawan diperbolehkan pulang lebih awal


gala memberi tahukan pada nabila jika akan menjemputnya dan menonton bersama dengan karyawannya. nabila sangat senang dan tak sabar menantikan gala menjemputnya


__ADS_2