
"wah bagus banget mas,
kapan bikin ini semua?" nabila terkejut dan terkesan dengan kamar yang kini berubah menjadi sangat indah
nabila dan gala baru saja tiba dari jalan-jalan mencari makanan di sekitar villa
"kamu suka?" gala menuntun nabila ke ranjang yang penuh dengan hiasan ala honeymoon
"suka mas, tapi sayang banget ini bunga-bunganya ditidurin" ucap nabila tak mau membaringkan tubuhnya karena takut meruksaknya
"lalu kamu mau kita tidur dimana? hemmm!!" ucap gala
"hehehe ya di kamar lah" nabila membalikan badannya dan mengajak gala untuk membaringkan badan dan keduanya berpelukan di kasur
"sayang? apa kamu bahagia?" tanya gala sambil mengusap puncak kepala nabila dengan lembut
"menurut mas apa aku kurang bahagia?" nabila mendongakan wajahnya menatap wajah gala yang teduh
"semoga saja kau tak menyesal karena menikah denganku?" gala mengecup kening nabila dan memeluknya lagi erat
keduanya terdiam sejenak menikmati malam yang semakin sunyi karena hanya ada dua insan yang saling berkasih, gala sengaja meminta agar penjaga villanya untuk pergi meninggalkan villa saat petang
"nabila!" panggil gala
"iya mas, kenapa?" nabila masih nyaman dalam dekapan gala dan menghirup aroma tubuh suaminya yang menyejukan hati
"hari ini mas ulang tahun!" ucap gala memberitahukan pada nabila yang sepertinya tidak atau belum tahu
"maukah kamu mengabulkan keinginan mas? anggap saja kado untuk suamimu!!" ucap gala lagi
__ADS_1
"selama aku bisa, akan ku lakukan mas. tapi sebelumnya , maaf karena aku belum tahu tentang hari spesialmu,
happy birth day suamiku, semoga selamanya kita bahagia dan bersama hingga maut memisahkan" ucap nabila kini memberanikan diri untuk
cup
mengecup bibir gala, lalu ia menundukan wajahnya lagi
"terima kasih, sayang!! untuk kado pembukanya" gala tak mau kalah ia pun mengecup bibir nabila dan tak hanya itu gala sedikit memperdalam
ciu*mannya pada nabila,
dan beberapa saat menghentikannya
"bolehkan sayang!" tanya gala
"tunggu mas, aku persiapan dulu" nabila melepaskan tangan gala dan berlari ke kamar mandi
ia kembali ke kamar dan mengambil sebuah baju untuk di kenakan.
"tunggu sebentar!" nabila melakukan aktifitas di kamar mandi
dan gala dengan sabar
ceklek
nabila mengendap-endap rasanya malu dengan apa yang saat ini ia lakukan, tapi inilah tugasnya menjadi seorang istri
__ADS_1
dengan langkah pelan nabila menghampiri suaminya "mas,,,,, mas tidur!!" ucap nabila ada sedikit kecewa
ia sudah bersiap tapi suaminya tak mau menunggunya. dan saat ini sudah terlelap ditempat tidur
nabila beralih. ia mengeringkan rambut sambil menyisirnya pelan
"kok mas ditinggal!" ucap gala memeluk nabila dari belakang dan mengejutkannya
"mas!!! hampir aja aku lempar hair dryer" nabila kaget dan berbalik arah
"sakit dong sayang! mas udah nunggu kado ulang tahun mas. kenapa lama sekali" ucap gala dengan tatapan sulit diartikan
"tadi aja tidur" jawab nabila kesal
tak menunggu lagi gala meletakan alat pengering rambut nabila dan mengankat nabila membawanya ke ranjang keduanya,
tanpa basa-basi gala membuka baju yang nabila pakai saat ini, dan menyisakan baju yang sangat se*xy dikenakan nabila saat ini
nabila pun tak menolak, ia pasrah dan menikuti permainan suaminya. "pelan-pelan mas" ucap nabila yang sudah terbuai dengan
suaminya.
keduanya melakukan ibadah yang banyak disukai oleh banyak pasangan tentunya,
hingga keduanya benar-benar merasakan indahnya pasangan masing-masing. dan tenggelam dalam kenimatan dunia
itu berlanjut hingga keduanya kelehan dan tertidur dalam keadaan tanpa apapun dibalik selimut
"
__ADS_1