Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 6


__ADS_3

"kamu! Ngapain disini?" ucap gala kaget ketemu berkali-kali dengan nabila


"nabila pak, nama saya. Tentu saja ziarah pak. Kalau belanja ke mall kan?" jawab nabila


"iya saya tahu kesini ya ziarah!" jawab gala


"terus kenapa masih tanya kalau udah tahu!" ucap nabila lalu meninggalkan gala


"ehhh lupa!! Ini uang bapak. Maaf saya tidak membutuhkan" ucap nabila lagi


Ia menaruh uang ditangan gala yang terdiam tak menjawab nabila lagi


"wanita aneh. Kalau orang lain pasti minta lebih. Ini malah dipulangin!" gumam gala


Lalu tak menghiraukan nabila dan melakukan tujuannya sebelumnya


****


"sayang, kapan kita nikah?" tanya siska pada nobi


" sabar ya sayang, tak sampai setahun lagi kita akan menikah. Aku sedang berusaha mengembangkan perusahaan papa agar bisa belikan kamu rumah, bisa mencukupi kebutuhanmu dan keluarga kecil kita nanti.


Kamu mau menungguku kan sayang?" ucap nobi pada sang kekasih


"iya sayang, aku akan sabar menantimu! Tapi papaku sudah menanyakan terus!" ucap siska yang sudah dicecar orang tuanya untuk segera menikah


Karena usianya sudah dua puluh lima tahun. Yang menurut orang tuanya sudah sangat matang bagi wanita

__ADS_1


"bulan depan aku akan datang kerumahmu, dan kita akan adakan pertemuan keluarga oke!" nobi mencium tangan siska


siska mengangguk setuju, selama kurang lebih empat tahun keduanya menjalin hubungan.


Siska yang saat kuliah sering main kerumah nobi dan seiring berjalannya waktu keduanya memiliki rasa yang sama


****


"tante kenapa sedih?" tanya monik melihat nabila menangis didalam kamarnya


"engga sayang, tante lagi liat film lucu sampe bikin tante nangis. Monik belum tidur?" tanya nabila


"mau bobo sama tante boleh ngga? ayah sama ibu belum pulang!" ucap anak.kecil yang kesepian dan kekurangan kasih sayang orang tua


"boleh banget, tante juga takut bobo sendirian!" jawab nabila penuh kelembutan membuat monik nyaman dan merasa memiliki ibu saat bersama nabila


Hanya monik juga yang membuat nabila bisa tersenyum kembali


"pa, mama sedih liat nabila seperti sekarang pa! Kita harus bagaimana?" ucap mama maya pada suaminya


"sudah lah ma, biarkan nabila memilih jalannya sendiri. Nanti jika dia menyerah maka papa yang paling terdepan untuk memeluknya.


Papa juga ngga tega ma, tapi nabila juga sulit untuk dikasih tahu!" ucap pak dirga papa nabila


"iya pa, tapi mama khawatir dengan keadaannya. Mama takut nabila kenapa-napa pa!" mama maya terus kepikiran nasib anaknya


"mama tenang saja, papa juga sedang cari cara untuk membantu nabila ma!" pak dirga menenangkan istrinya

__ADS_1


"mama, papa!" nabila terlihat sangat senang pagi hari ia menyempatkan diri untuk mampir kerumah orang tuanya


"nabila, kenapa ngga bilang dulu kalau mau pulang. Mama bisa siapkan makanan kesukaanmu!" mama maya memeluk nabila erat


"ma, nabila kan memang dadakan kalau dateng!" ucap nobi baru turun dari lantai atas


"ngga usah ikut campur deh kak, sana urusin pacarmu yang ngebet nikah!" ucap nabila membongkar rahasia siska dan nobi


Bukan hanya asal membuat janji. Atau tak mau menikahi siska nobi sedang mencari cara membantu adiknya keluar dari masalahnya saat ini


nobi mengedipkan matanya memberikan kode pada nabila


"kenapa kak kedipin matanya, gatel? atau kelilipan?" nabila tak mengerti maksud nobi


"ayo cerita, apa yang kalian sembunyikan dari mama dan papa!" ucap mama maya


"becanda ma, namanya juga kita sesama perempuan pasti butuh kepastian dong. Masa dipacarain doang dinikahin ngga!" ucap nabila membela sabahatnya dan sengaja agar orang tuanya tahu


"benar kata adikmu, sebaiknya keluarga kita segera bertemu nak!" ucap mama maya


"tenang saja kak, keluarga siska tahu tentang masalahku dan tidak akan menganggu hubungan kakak dengan siska!" ucap nabila


Tak mau keluarganya ikut merasakan sakit dan juga tersiksa karena dirinya


"nanti saja ma, pa! Kan nobi juga baru gantiin papa. Nanti kalau buru- buru menikah kerjaan terbengkalai.


Mana punya sekretaris kerjaanya tidur terus!" keluh nobi

__ADS_1


"kakak bohong ma, pa! Nabila udah berubah kok. Ngga manja lagi" ucap nabila mengelak dan memelototi kakaknya


"sudah! Ayo kita sarapan dan kalian segera berangkat kerja. Atau papa pecat kalian berdua!" ucap papa dirga


__ADS_2