
nabila masuk ke ruangannya membawa piring berisi kue yang diminta oleh gala
dan melihat gala terlelap di sofa,
"baru nunggu sejam aja udah tidur! Dasar ngga sabaran!" ucap nabila mengumpat.gala
Nabila meletakan kuenya di meja dekat sofa dimana gala tidur
Nabila penasaran dan menatap wajah gala
"kenapa? Saya tampan?" ucap gala tiba-tiba membuka matanya
Membuat nabila tersungkur karena terkejut
"astaga, bikin orang kaget aja. Kalau saya jantungan gimana coba?" nabila memarahi gala
Bukannya marah ia malah tersenyum.
"maaf!" gala bangun dari tidurnya dan mengulurkan tangannya pada nabila
"ngga usah!! ini kue nya keburu dingin,
Teh hijaunya juga!" ucap nabila
Sambil bangun dan duduk disamping gala
Dengan rasa malu yang masih belum dilupakan
"terima kasih" gala mengambil sendok dan mulai membelah kue yang sangat cantik
"sayang, mau dimakan!" ucap gala
__ADS_1
"hemm, apa pak?" nabila tak mendengar dengan jelas atau salah dengar ucapan gala
"kuenya sayang mau dimakan, kamu tidak makan?" tanya gala dan menjelaskan kembali ucapannya tadi
"ohhh, saya sudah makan. Bapak makan aja saya ada kerjaan lagi!" ucap nabila meninggalkan gala
"tungguin dulu, saya hanya sebentar saja makannya. kalau kamu merasa terganggu! ucap gala
"bukan ganggu, tapi saya ada rapat online sekarang" ucap nabila
"ya sudah disini saja, saya ngga akan ganggu kamu kerja. temani saya makan" pinta gala
"oke, oke! tunggu saya ambil laptop dulu" nabila mengalah pada gala
gala makan kue buatan nabila, dan menyendokan satu untuk menyuapi nabila
"aaaa" ucap gala menyodorkan sendok berisi potongan kue
"ngga usah pak, makan saja!" ucap nabila
nabila mengunyah makanan yang disuapi oleh gala
tahu kan apa yang nabila rasakan saat ini?
"saya mulai rapat pak" nabila mengalihkan pandangannya pada laptop dan memulai rapat tanpa memperdulikan gala yang saat ini menatap nabila
kurang lebih satu jam nabila sibuk menjelaskan pada kliennya. dan mengakhiri rapatnya
"presentasinya bagus! pasti klien akan suka" puji gala
"hemmm, bapak masih mau disini? sudah sore bukankah perjalanan pulang jauh" tanya nabila
"kamu ngusir saya?" gala tak terima
__ADS_1
"berapa saya harus bayar kue spesial ini?" tanya gala
"terserah bapak ajalah mau gimana, kuenya gratis soalnya saya ngga jual kue itu" ucap nabila
"kalau bapak mau disini boleh, saya duluan pak" pamit nabila meninggalkan tamu yang tak tahu diri
nabila sangat menjaga emosinya karena gala juga klien kakaknya yang cukup dekat saat ini melakukan kerjasama
gala.menyusul nabila keluar dan juga berpamitan pulang.
Gala sudah selesai dengan pekerjaanya dikota D dan kan kembali ke kota B
Keduanya berpisah tanpa saling membenci.
*****
claudia saat ini sedanga memikirkan cara agar gala mau memaafkannya sekali lagi.
*gal, bisakah kita ketemu?
Aku merindukanmu!* claudia memberanikan diri mengirim pesan pada gala
Bukannya mendapatkan balasan gala justru memblokir nomer claudia agar tak spam chat lagi padannya
"tunggu saja gal, jika kamu tak jadi milikku maka akan ku buat tidak ada wanita lain yang mau denganmu" claudia tak mau gala meninggalkannya
Satu-satunya pria yang benar-benar tulus padanya adalah gala
Dan claudia tak mau orang lain menggantikannya
Claudia pusing memeikirkan cara dan tak sengaja membuka sosial media
Ia tersenyum penuh kemenangan entah apa yang dia temukan
__ADS_1
"keadaan memang sedang berpihak padaku!" claudia berbicara sendiri dan menjawabnya sendiri bagai orang kurang waras
Lalu ia tertawa dengan sangat kencang