Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 24


__ADS_3

nabila masuk ke ruangannya membawa piring berisi kue yang diminta oleh gala


dan melihat gala terlelap di sofa,


"baru nunggu sejam aja udah tidur! Dasar ngga sabaran!" ucap nabila mengumpat.gala


Nabila meletakan kuenya di meja dekat sofa dimana gala tidur


Nabila penasaran dan menatap wajah gala



"kenapa? Saya tampan?" ucap gala tiba-tiba membuka matanya


Membuat nabila tersungkur karena terkejut


"astaga, bikin orang kaget aja. Kalau saya jantungan gimana coba?" nabila memarahi gala


Bukannya marah ia malah tersenyum.


"maaf!" gala bangun dari tidurnya dan mengulurkan tangannya pada nabila


"ngga usah!! ini kue nya keburu dingin,


Teh hijaunya juga!" ucap nabila


Sambil bangun dan duduk disamping gala


Dengan rasa malu yang masih belum dilupakan


"terima kasih" gala mengambil sendok dan mulai membelah kue yang sangat cantik


"sayang, mau dimakan!" ucap gala

__ADS_1


"hemm, apa pak?" nabila tak mendengar dengan jelas atau salah dengar ucapan gala


"kuenya sayang mau dimakan, kamu tidak makan?" tanya gala dan menjelaskan kembali ucapannya tadi


"ohhh, saya sudah makan. Bapak makan aja saya ada kerjaan lagi!" ucap nabila meninggalkan gala


"tungguin dulu, saya hanya sebentar saja makannya. kalau kamu merasa terganggu! ucap gala


"bukan ganggu, tapi saya ada rapat online sekarang" ucap nabila


"ya sudah disini saja, saya ngga akan ganggu kamu kerja. temani saya makan" pinta gala


"oke, oke! tunggu saya ambil laptop dulu" nabila mengalah pada gala


gala makan kue buatan nabila, dan menyendokan satu untuk menyuapi nabila


"aaaa" ucap gala menyodorkan sendok berisi potongan kue


"ngga usah pak, makan saja!" ucap nabila


nabila mengunyah makanan yang disuapi oleh gala


tahu kan apa yang nabila rasakan saat ini?


"saya mulai rapat pak" nabila mengalihkan pandangannya pada laptop dan memulai rapat tanpa memperdulikan gala yang saat ini menatap nabila


kurang lebih satu jam nabila sibuk menjelaskan pada kliennya. dan mengakhiri rapatnya


"presentasinya bagus! pasti klien akan suka" puji gala


"hemmm, bapak masih mau disini? sudah sore bukankah perjalanan pulang jauh" tanya nabila


"kamu ngusir saya?" gala tak terima

__ADS_1


"berapa saya harus bayar kue spesial ini?" tanya gala


"terserah bapak ajalah mau gimana, kuenya gratis soalnya saya ngga jual kue itu" ucap nabila


"kalau bapak mau disini boleh, saya duluan pak" pamit nabila meninggalkan tamu yang tak tahu diri


nabila sangat menjaga emosinya karena gala juga klien kakaknya yang cukup dekat saat ini melakukan kerjasama


gala.menyusul nabila keluar dan juga berpamitan pulang.


Gala sudah selesai dengan pekerjaanya dikota D dan kan kembali ke kota B


Keduanya berpisah tanpa saling membenci.


*****


claudia saat ini sedanga memikirkan cara agar gala mau memaafkannya sekali lagi.


*gal, bisakah kita ketemu?


Aku merindukanmu!* claudia memberanikan diri mengirim pesan pada gala


Bukannya mendapatkan balasan gala justru memblokir nomer claudia agar tak spam chat lagi padannya


"tunggu saja gal, jika kamu tak jadi milikku maka akan ku buat tidak ada wanita lain yang mau denganmu" claudia tak mau gala meninggalkannya


Satu-satunya pria yang benar-benar tulus padanya adalah gala


Dan claudia tak mau orang lain menggantikannya


Claudia pusing memeikirkan cara dan tak sengaja membuka sosial media


Ia tersenyum penuh kemenangan entah apa yang dia temukan

__ADS_1


"keadaan memang sedang berpihak padaku!" claudia berbicara sendiri dan menjawabnya sendiri bagai orang kurang waras


Lalu ia tertawa dengan sangat kencang


__ADS_2