Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 31


__ADS_3

~dimana loe?~ arif menghubungi gala karena dikantornya tidak ada dan sekretaris barunya pun tak tahu kemana gala pergi


~kenapa?~ gala menyingkir dari  nabila saat menerima telfon arif takut akan menggangu


~ngga! gue lagi dikantor loe nih. lama ngga keluarnya?~ tanya arif masih menunggu gala


~ besok aja deh gue kabarin, gue lagi ada keperluan penting ngga bisa ditinggalin~ ucap gala


nabila yang mendengarkan ucapan itu hati rasa berbunga. kini ia merasa punya kakak baru yang akan menyayanginya setelah nobi menikah


~oke! gue pulang kalau begitu!~ ucap arif


keduanya mengakhiri obrolannya.


"kenapa?" gala menatap nabila aneh


"jadi aku penting kan?" ucap nabila tanpa basa-basi


"jangan gr dulu, saya hanya ngga mau diganggu saja. palingan arif mau ceritain malam pertamanya" ucap gala menjelaskan


"ihhh siapa yang gr, kalau ngga juga ngga apa-apa. aku cari aja kakak lagi yang baik, ganteng dan juga kaya! yang sayang sama aku" ucap nabila tak mau kalah


"nggak!!!!!


ngga ada kakak-kakak an. sekarang istirahat, biar nanti sore bisa pulang kalau sudah pulih"  gala begitu perhatian pada nabila


"mulai deh galak, sama adiknya tuh harus disayang bukan galak terus" ucap nabila merajuk


"lah ini udah disayang, udah jangan bawel!" ucap gala " atau mau saya telfon orang tua kamu hemmm" ancam gala


"no!! oke aku tidur" ucap nabila kembali membaringkan badannya dibantu gala


setelah makan dan minum obat


gala yang juga mengantuk ia tertidur di sofa tunggu pasien


****


cukup lama keduanya tertidur dan dokter datang untuk memeriksa, nabila yang memang tidak mengalami sakit parah diperbolehkan pulang. tapi sebelumnya harus menghabiskan cairan infus yang telah terpasang ditubuhnya


"mas, kamu pulang aja. aku udah kuat kok" ucap nabila pada gala yang terlihat lelah juga

__ADS_1


mungkin perjalanan jauh atau pekerjaan


"kok malah diusir sih!" gala tak terima


"bukan mas, tapi mas pasti cape kan?


aku udah baikan kok. tinggal naik ke atas pake lift juga kan!!


makasih ya mas,kalau mas ngga dateng entah aku bagaimana" ucap nabila mengatakan isi hatinya yang sebenarnya


"iya sama-sama. pasti ada orang lain yang nolongin, cuma kebetulan aja saya yang mau kesana" jawab gala


"kamu yakin kuat?" tanya gala lagi


"iya mas, besok udah bisa kerja kok!. mas mau pulang?" tanya nabila


"setelah kamu pulang ke apartemen" ucap gala


gala keluar kamar nabila untuk menyelesaikan administrasi dan beberapa yang harus diisi


kemudian kembali lagi ke kamar untuk membantu nabila berjalan kembali ke apartemennya


"kamu hati-hati ya, saya ngga bisa tungguin kamu sampai malam, saya harus pulang" ucap gala


"hemmm, hati-hati mas" ucap nabila dengan senyum manis dari wajah yang pucat


tiba-tiba


cup


gala mengecup kening nabila sebelum pergi


keduanya terdiam " itu tanda kasih sayang kakak pada adiknya kan mas? hehehe" nabila mencoba menghindari kecanggungan


"iya! itu tanda sayangku, jaga diri dan ponsel jangan sampai tidak aktif" ucap gala lagi sebelum pergi


nabila melambaikan tangannya pada gala yang sudah tak menengok lagi ke arahnya


"bodoh banget kamu gal!" gala mengingat kejadian tadi


kenapa tidak bisa menahan

__ADS_1


"ahhh tenang saja nabila hanya menganggapku kakaknya, jadi akan aman" ucap gala lagi


sebelumnya irma menghubungi jika ada klien penting yang tak mau dicancel untuk meeting, karena besok akan kembali lagi keluar negeri


maka gala dengan terpaksa meninggalkan nabila, yang memang kondisinya sudah membaik gala tak terlalu panik


gala menuju kota B dan meminta irma untuk menyiapkan semua berkas rapat dengan klien,


jadi gala bisa langsung menuju lokasi rapat


hampir saja gala mengalami kecelakaan karena ada tabrakan mobil dan hampir mengenai mobilnya,


gala berhenti sejenak dan mampir kemini market untuk mencari minuman yang menyegarkan dan menghilangkan rasa kantuknya


setelah istirahat beberapa saat gala melanjutkan perjalanan menuju lokasi meeting


"selamat malam pak gala" ucap klien menjabat tangan gala setelah tiba di lokasi


"selamat malam juga pak, buru-buru sekali anda kembali, sudah bosan disini?" ucap gala yang memang keduanya adalah klien yang sudah cukup akrab


"saya hanya datang sendiri, istri saya tidak ikut jadi tak bisa berlama-lama! bisa-bisa jatah saya hangus" ucap klien gala yang berbicara santai


"jatah?" tanya gala tak mengerti


"ahhh pak gala ini, nanti juga akan tahu kalau sudah menikah" ucap klien gala


"ohh, iya pak. kita mulai saja. nanti bapak ketinggalan pesawat" ucap gala


memulai rapat yang memang harus dilakukan dengan serius.


keduanya sudah saling menyampaikan tujuan dari masing-masing perusahaan


"oke, kita lanjutkan kerjasama kita! bulan depan saya akan kembali lagi bersama anak dan istri saya" ucap klien gala


"baik pak, terima kasih kepercayaanya lagi. semoga kita makin saling menguntungkan" gala menjabat tangan kliennya dan mengantarkan ke mobil yang akan menuju bandara


gala menyempatkan menghubungi nabila,


~udah tidur?~ tanya gala saat nabila menganggkat panggilan telfon gala


~belum, masih nonton!~ jawab nabila

__ADS_1


~istirahat, jangan lupa minum obat! saya mau pulang dulu~ ucap gala lalu mematikan ponselnya


cukup lelah hari ini, gala pulang ke rumahnya dan juga ingin segera tidur


__ADS_2