Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 8


__ADS_3


"ehemmmm!" gala berdeham dari belakang nabila yang sedang duduk termenung


"boleh saya duduk disini?" gala melangkah menghampiri nabila


"silahkan pak, ini kan tempat bapak! Saya hanya numpang disini!" jawab nabila tak begitu merespon Gala


Dalam hati gala berkata" galak banget nih orang!"


"emmm, maaf!" gala duduk di samping Nabila


"untuk???" jawab nabila masih tak mengalihkan pandangannya pada ponsel


"kamu sudah menabrak kabur begitu saja, saat itu saya benar-benar buru-buru!" ucap Gala menjelaskan


"ohhh oke!" sahut nabila


"gitu aja?" Gala merasa kesal karena dicuekin oleh wanita


"terus!! Saya harus gimana? Salto atau lari-lari kayak orang itu!" tunjuk nabila pada calon security yang sedang berlatih


"ya sudah kalau gitu, wanita memang ribet! Ya sudah saya mau pulang.


Jika ada keperluan dan kebutuhan lain bisa panggil pak burhan!" ucap Gala dan meninggalkan nabila yang tak bergeming


"terima kasih!" jawab nabila

__ADS_1


ponsel nabila berdering


~iya halo bu!~ nabila menggangkat panggilan masuk


Suara kencang terdengar hingga gala menghentikan langkahnya


~kenapa tidak pulang? Dasar perempuan ngga tahu aturan. Mana ada kerja sampai jam segini belum pulang!!~ ucap bu ira marah pada nabila


~maaf bu, tapi nabila sudah bilang pada kak kinan kalau ada pekerjaan diluar kota. Dan harus menginap beberapa hari~jawab nabila merasa takut


~jangan alasan. Jangan-jangan kamu pergi dengan laki-laki ya!! Kalau sampai kamu tidak pulang lihat saja akibatnya~


Tut....tut....tut


Panggilan telfon terputus. Nabila panik ia berdiri dan berbalik arah ternyata ada gala yang entah sedang apa berdiri disana


"pak burhan maaf apa jam segini masih ada taxi atau bus ke kota B!" tanya nabila pada burhan yang agak jauh jaraknya dibanding bertanya pada gala yang lebih dekat


"aduh kalau naik ojol mahal banget ya. Ya sudah terima kasih pak!" nabila menghubungi seseorang dan ternyata itu adalah nobi


Nabila izin untuk tidak jadi bermalam karena mertuanya memintannya pulang


Nobi pun mengizinkan dan akan mengirim orang lain untuk menggantikan nabila. Tapi akan butuh banyak waktu jika harus menunggu mobil yang mengantarkan pagawai penggantinya


"kalau mau pulang bisa bareng saya.


Anggap saja permintaan maaf saya waktu itu!" gala menghampiri nabila dan mencoba membantu nabila

__ADS_1


Ada sedikit rasa iba. Wanita kurus itu dengan paras cantik seperti banyak tekanan dalam hidupnya


"baiklah jika bapak memaksa, saya ikut!" ucap nabila dengan datar dan tanpa basa-basi


Gala tercengang dengan ucapan nabila


"ayo! Mobil saya agak jauh dari sini!" ajak gala


Nabila mengikuti gala dan melupakan barangnya yang tertinggal dikamar gala


...****************...


"terima kasih tumpangannya pak, maaf merepotkan!" ucap nabila turun dari mobil gala yang masih harus berjalan jauh karena takut ada yang melihat nabila diantar mobil yang bukan biasanya menjemputnya


"oke. Kita impas ya!!" jawab gala dan meninggalkan nabila tanpa banyak tanya


"bu, lihat bu menantu kesayangan ibu jam segini baru pulang. Pasti dia habis cari mangsa baru!" ucap kinan


Nabila tak mengihraukan ucapa kinan karena sudah tiga tahun ini nabila tak henti mendapatkan kata kasar atau umpatan


"saya kerja kak, saya bersih-bersih dulu bu!" nabila seakan lelah dengan hidupnya saat ini


Ia ingin menyerah tapi tidak mungkin baginya. Dan entah sampai kapan


*barangmu tertinggal, sudah disimpan pak burhan!* nabila menerima pesan dari gala


"ya ampun kenapa bisa lupa dengan barang sendiri, nabila kamu ceroboh sekali!"

__ADS_1


*terima kasih pak, lain waktu akan saya ambil*balas nabila


tak ada lagi balasan dari gala maupun nabila


__ADS_2