Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 69


__ADS_3

"selamat ya kak! Maaf terlambat!" ucap rio mendekati gala dan nabila


Menyalami keduanya dengan senyum tulus dan doa yang terbaik


"kita bicara sebentar. Setelah acara ini selesai!" ucap gala


Rio pun mengangguk dan menunggu di luar karena para tamu masih belum pulang semua.


"aku tunggu di restoran!" jawab rio


Gala menyetujuinya


"nanti mas ceritakan!" ucap gala pada nabila yang terlihat penasaran namun ragu untuk bertanya


Nabila mengiyakan ucapan gala dan melanjutkan acaranya yang memang sudah akan selesai.


hampir satu jam kemudian acaranya pun benar-benar usai. Tak ada tamu yang tersisa kecuali keluarga dekat


"nabila bude pulang dulu ya, lain kali jangan lupa main ke rumah bude!" ucap bude nabila


Yaitu kakak dari mama maya


"iya bude, bude hati-hati ya!" ucap nabila yang memang cukup dekat dengannya


lalu tante gala pun berpamitan. "gal, tante pulang dulu, baik-baik ya jaga istrinya jangan disakiti!" pesan tante gala


Nabila memeluk tantenya


"mama dan papa pulang ya sayang, papa udah kelelahan dari tadi sibuk dengan teman dan kliennya!"


Ucap mama maya berpamitan


"iya ma, sama supir aja ma, kami mungkin menginap disini malam ini!" ucap gala


"iya mas, hati- hati ya kalian!" mama maya dan papa dirga pulang bersama dengan siska dan nobi


Yang sejak tadi sibuk dan kini cukup lelah.


"chiko disini aja sama tante!" ucap nabila


Gala membekap bibir nabila "kalian hati-hati, terima kasih sudah membantu!" ucap gala


Tak rela malam uang ditunggunya dengan tak sabar selama hampir satu minggu ini harus gagal.lagi


"mas, aku ngga bisa nafas!" nabila memukul.gala setelah gala melepaskan tangannya


"nanti mas kasih nafas buatan, chiko lain kali main sama om dan tantenya ya!" ucap gala sambil mencium pipi bakpau chiko


"iya om, tante chiko pulang dulu ya!" pamit siska


"daaaa!" gala melambaikan tangannya


"mas capek!" ucap nabila mengeluh


"iya sayang, cukup sekali aja mas ngga sanggup lagi!" ucap gala tak kalah mengeluh


"maksudnya cukup sekali, emang tadinya ada kepikiran untuk berkali-kali gitu?" cecar nabila


"bukan sayang, maksudnya cukup nikah sama kamu aja gitu.

__ADS_1


Ya udah mau mas gendong?" tanya gala mengalihkan pembicaraan yang akan mengarah pada pertengkaran


"ngga usah, masih bisa jalan sendiri!" kesal nabila


"oke mas antarkan ke kamar, lalu mas mau menemui adik mas dulu.


Atau kamu mau ikut?" ucap gala


"ngga usah mas, sepertinya ada yang penting. Aku tunggu dikamar aja ya!" ucap nabila


Gala mengantarkan nabila ke kamar dengan aman."jangan buka pintu selain mas yang ketuk. Dan jangan hiraukan apapun sebelum mas pulang. Kalau kamu takut langsung telfon mas. Ponselnya jangan sampai jauh!"


Pesan gala sebelum pergi


Ia ingin mengantisipasi sesuatu yang buruk terjadi


"iya mas, hati-hati!" ucap nabila


Gala mengecup kening istrinya dan meninggalkannya dikamar


"jaga sampai saya kembali!" gala menyiapkan dua body guard khusus untuk di depan pintu kamar istrinya


"siap bos!"


Gala segera mungkin menghampiri rio ke restoran yang dia sebutkan tadi


"kenapa kamu kemari!" ucap gala tanpa basa basi


pada rio.


"saya hanya ingin meminta maaf saja, selama ini saya salah!" ucap rio


"maaf untuk apa? Untuk yang kemarin bukankah kamu sudah menerima hukumanmu!" ucap gala


"maaf karena menuduhmu mengambil ayahku,


Maaf karena berusaha menghancurkan perusahaanmu,


Dan maaf selama ini aku sudah salah paham padamu kak!" ucap rio


Dengan membendung air mata


Gala memeluk rio" benarkah kamu menganggapku kakak?" gala merasa sangat senang dan tapi tetap saja tak begitu saja ia percaya


Setelah selama ini apa yang rio lakukan padanya


"ibuku belum lama meninggal. Dan meninggalkan ini di lemarinya!"


Ucap rio lalu memberikan sebuah kertas pada gala


"ini!" gala meradang


Iya sangat marah dengan kertas yang diberikan oleh rio


Di dalamnya menyatakn bahwa rio adalah adik kandung gala


Yang ditukar oleh ibu tirinya. Karena ia melahirkan anak perempuan


Dan anak perempuan itu adalah gadis kecil yang sangat gala sayangi hingga ajal menjemputnya bersama kedua orang tuanya

__ADS_1


karena kecelakaan


"ini bukti tes dna kak!" ucap rio memberikan lagi sebuah kertas lain yang menyatakan rio anak kandung dari ayah gala dan ibu kandung gala


"maaf karena sebenarnya ibuku yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi!" ucap rio lagi


Ia tak tahu harus bagaimana selama ini ia sangat membenci gala.


Karena ucapan ibunya bahwa ibu gala telah merebut ayahnya


Dan membuat rio tak memiliki ayah


"kita bicarakan lain kali.


kakak sudah memaafkanmu sejak lama.


Lain kali kita kunjungi makan ibumu dan orang tua kita!" ucap gala memeluk rio lagi


"ini kartu nama kakak, hubungi jika butuh sesuatu


sebaiknya kamu pulang dan istirahat!


Kakak iparmu sudah menunggu!"


gala menepuk punggung adiknya. Ada rasa bahagia untuknya


mengetahui rio adik kandungnya.


"terima kasih sudah menerimaku kak!" rio berpamitan dan berjanji akan menemui gala setelah


Gala kembali ke aktifitas hariannya nanti


Gala kembali ke kamar dan dalam perjalanannya menghubungi arif untuk meminta bantuannya


Menyelidiki adiknya. Dan juga surat yang gala lihat tadi


Bukan tak percaya pada adiknya. Tapi gala harus memastikan tidak ada orang yang pura-pura baik dan ternyata musuh


tok..tok..tok


"sayang!"



gala masuk ke kamar dan tersenyum manis


Mendapati istrinya yang sedang tidur di ranjang



"mas! Sudah selesai urusannya?" tanya nabila


Ia masih engga bangun dari tidurnya


gala menghampiri nabila dan mengecup keningnya


"sudah, saatnya urusan bersamamu!" jawab gala


Memeluk nabila dan ikut berbaring di ranjang

__ADS_1


__ADS_2