Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 27


__ADS_3

"silahkan duduk mas!" ucap mama maya dengan ramah pada gala


Sudah banyak harapan dari gala meski belum.mengenalnya


Mama maya merasa gala cocok menjadi menantunya


"terima kasih tante,


Selamat malam om!" sapa gala


gala duduk disamping nobi. Nabila sudah ke kamar bersama dengan siska yang mengantarkannya


"saya siap salah om, tante! Saya tidak tahu jika nabila sudah memiliki suami!" ucap gala tegas


"saya bertemu diacara arif tadi siang dan kami hanya makan saja setelah itu pulang. Karena saya baru tahu tentang nabila!" ucap gala


Tak mau dianggap penggangu rumah tangga orang


"sejak kapan anda kenal anak saya?" tanya papa dirga dengan wajah sangat serius


"kami kenal saat rapat bersama pak nobi, dan kami baru mulai akrab belum lama ini.


Sungguh saya tidak.tahu apapun sebelumnya.


Bahkan saya tidak tahu kalau nabila adik pak nobi!" gala menjelaskan Semuanya


"tenang mas, santai saja!" ucap mama maya


Sejak tadi menahan tawanya


"apa anda menyukai anak saya?" pak dirga melontarkan pertanyaan lagi untuk gala


"iya om, maaf tadinya iya!" ralat gala terjebak dengan ucapannya


"jadi sekarang sudah tidak?


Mudah sekali berubah!" cerca pak dirga


Nobi dan mama maya hanya diam saja

__ADS_1


"jujur masih om, tapi akan segara saya lupakan. Hubungan kami hanya pertemanan saja tidak lebih!" gala pasrah


Baru akan memulai lembaran barunya. tak dapat dipungkiri nama claudia belum sepenuhnya hilang dari ingatan dan hati gala


Tapi gala memiliki harapan dengan nabila


"baguslah kalau begitu, karena saya maunya anak saya dapat yang akan selalu mencintainya tanpa ada tapinya!" ucap pak dirga ambigu bagi gala


"pa, sudahlah jangan buat mas ganteng gugup!" ucap mama maya yang belum kenal gala


Namun sejak pertama bertemu mama maya menyebut gala mas ganteng


"ma!" tegur papa dirga


"gala tante, om! Gala subastian nama saya!" gala memperkenalkan diri


"kalau masih ada pertanyaan lagi saya siap menjawab dengan jujur,


Jika sudah tidak ada boleh kah saya pamit!" ucap gala


Melihat semua terdiam entah karena apa


"gala! Maukah kamu menemani anak saya dan mendekatinya?" ucap papa dirga tiba-tiba


"bukankah nabila sudah punya suami om? atau nabila punya saudara perempuan lagi?" tanya gala penasaran


"adik saya baru hampir menikah, namun ada musibah dan membuat nabila trauma sampai saat ini!" jelas nobi


"dan untuk pertama kalinya setelah hampir empat tahun terakhir setelah kematian calon suami nabila.


Dia tak pernah terlihat dekat dengan pria manapun. Bahkan jika dibahas soal pernikahan nabila selalu marah!"


Nobi menjelaskan pada gala dengan detail agar tak terjadi salah paham lagi


"tapi tadi kami bertemu wanita bersama suami dan anaknya mengaku, kakak ipar nabila dan setelah itu nabila menangis dan kami pulang!" tutur gala mengatakn hal yang baru saja ia alami bersama nabila


"ternyata ular memang tak berubah, besok bilang pada pak arif untuk menyetop tunjangan bulanan mereka karena masih mengganggu nabila!" ucap pak dirga pada nobi


"kalian lanjutkan saja! Papa harus istirahat sekarang!" pamit pak dirga yang kesehatannya memang belum benar-benar pulih

__ADS_1


"iya pa,


Iya om"


Jawab nobi dan gala bersamaan


"mama juga ya, mau temani papa dulu!" pamit mama maya


Gala merasa sedih. Ia rindu keluarganya yang dulu sangat hangat kini ia sendiri


"pak gala!" panggil nobi


"emmm, iya pak! Maaf saya masih tak mengerti dengan permintaan papa anda!" ucap gala jujur


"santai saja, panggil saya nobi saja!


orang tua saya meminta anda untuk mencoba mendekati nabila,


Sepertinya bersama anda nabila mulai mau menjalani hidup baru dan juga ini kemajuan


Dimana nabila mau pergi dengan pria. Setelah kepergian calon suaminya dulu" nobi berusaha menjelaskan satu persatu masalahnya


Sampai nabila harus rela mengabdikan diri untuk keluarga calon suaminya.


"pantas saja pertama bertemu saya melihat nabila seperti sangat tertekan!" ucap gala.kini mengerti


Kenapa nabila mau saja gala ajak makan beberapa kali


"ini sudah malam sebaiknya menginap saja. Banyak kamar kosong disini!" ucap nobi


"tidak usah, saya pulang saja sekarang!" gala menolak


Mana mungkin pertama kali bertamu langsung menginap


"orang tua saya yang meminta, karena masih ingin mengobrol besok.


Bukankah besok masih hari libur!" rayu nobi


"saya tidak biasa menginap pak nobi!" ucap gala berusaha menolak

__ADS_1


Padahal dulu gala pernah menginap di apartemen nabila


"besok pagi saya kembali lagi, jika masih ada yang ingin dibicarakan dengan saya!"


__ADS_2