Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 45


__ADS_3

Sudah hampir seminggu gala tak pernah lagi menghubungi Nabila


Tak ada kabar juga tak ada telepon,


"Tiara, saya ada janji sama teman saya. Jika tidak ada yang mendesak


Tunggu sampai saya pulang!"


"baik bu!" jawab Tiara


Nabila ada janji dengan Farhan untuk sekedar mengobrol dan menyampaikan apa yang selama ini masih tersimpan di hati masing-masing


Nabila memberanikan diri untuk mengajak Farhan bertemu dan memastikan perasaan apa yang masih ada dalam dirinya saat ini


"Hai Farhan!!" sapa Nabila pada Farhan yang baru saja tiba di tempat yang telah ditentukan keduanya


"Hai cantik, sudah lama menunggu?" tanya Farhan dengan senyum merekah di bibirnya


Juga dengan serangkaian buket bunga


"bunga yang cantik untuk orang yang paling cantik!" ucap Farhan pada Nabila


Nabila tersenyum dan membalas senyuman Farhan


Menerima bunga dan menciumnya


"terima kasih, Mau pesan apa?"tanya Nabila


"apa saja samakan denganmu!" ucap Farhan


Nabila memesan dua cangkir kopi dan juga beberapa makanan ringan pendampingnya


"kamu tidak pesan makanan berat?" tanya Farhan


"Saya sudah makan tadi di restoran!" jawab Nabila


"Oke kalau begitu. Bolehkah saya bertanya sesuatu?" Farhan mencoba memegang tangan Nabila


Nabila membiarkan tangannya disentuh oleh Farhan


Dan juga menatap balik mata Farhan


"Apakah dulu kamu mencintaiku?" tanya Farhan pada Nabila untuk memulai obrolannya


"hemmm, iya!"jawab Nabila jujur dan sambil mengangguk-angguk


Farhan nampak senang sepertinya perasaannya berbalas


"satu lagi pertanyaannya boleh?"

__ADS_1


Nabila mengangguk dan mempersilahkan Farhan untuk bertanya lagi


"Kenapa kamu memblokir semua akses untuk kita berhubungan!" tanya Farhan


"saya terlalu malu, mencintai orang yang sudah ada yang memiliki. Dan Saya memutuskan untuk tidak menemui lagi


Untuk menjaga perasaanku dan juga perasaan wanita yang ada di hatimu!" jawab nabila berterus terang


"siapa yang kamu maksud? Apakah orang yang waktu itu memanggilku sayang?


Benarkah karena itu?"Farhan memastikan dan bertanya pada nabila


Sampai saat ini perasaan Farhan masih sama seperti yang dulu


Dan Farhan ingin meyakinkan Nabila bahwa tidak ada wanita lain yang Farhan cintai sampai saat ini


"iya!!" Nabila menjawab pertanyaan Farhan dengan singkat


"Astaga Nabila, itu adalah ibuku!


Yang baru datang dari luar kota, dan menemuiku di kampus.


Kenapa kamu tidak bertanya padaku?


Dan membuat kita harus terpisah selama ini!


Farhan menggenggam erat tangan Nabila seolah tak mau lepas


Nabila mengusap tangan Farhan dan mengatakan sesuatu" mungkin semua ini sudah takdir !


Aku tak pernah menyesalinya pernah mencintaimu sangat dalam,


Aku juga tidak ingin memutar waktu!


Karena semua yang terjadi di luar kendali kita


Dan juga, saat ini hati saya sudah ada yang memiliki!" jawab nabila tegas


"lalu untuk apa kamu datang ke sini , dan memberikan kesempatan padaku?" Farhan tak terima dengan ucapan Nabila


"Saya hanya ingin meluruskan yang sebelumnya masih menjadi abu-abu dan membuat kita saling penasaran. Namun sekarang semuanya sudah jelas


Maaf aku bukan Nabila yang dulu lagi.


Aku tak pernah menyesal mencintaimu. Aku juga tak pernah membencimu


Semua berlalu begitu saja..


Dan menjadi pelajaran hidup yang berharga untukku

__ADS_1


Maafkan Aku. Jika kali ini aku yang menyakitimu.


Tapi Sungguh hati tidak bisa dipaksakan!" ucap nabila


Yang sebelumnya sempat goyah dengan hatinya


Namum kini nabila yakin bukan farhan orangnya


Yang nabila mau dan nabila cari


"kamu sungguh kejam bila! Aku yakin kamu masih belum bisa mengingat segalanya.


Akan ku berikan waktu! Aku akan sabar menunggumu.


Kamu akan kembali dan bilang kamu masih mencintaiku.


aku tunggu!" farhan pergi meninggalkan nabila dengan keputus asaan


nabila tak bisa berbuat banyak. Dia hanya tak mau menjalani cinta yang karena dulu masih penasaran


Bukan karena hatinya tulus saling mencinta


Nabila kembali ke restoran dengan hati yang lega.


Meski membuat orang setengah gila karena ditolak


Tapi nabila merasa itu lebih baik dari pada berpura-pura dan memberikan harapan


Tiba nabila ke restorannya


Dengan tubuh lunglai. Gala tak dapat dihubungi dan juga tak menghubunginya sejak terakhir kali menelponnya tengah malam



"mas gala!!!!" nabila berlari menghampiri gala tanpa rasa malu


ia sangat merindukan sosok yang biasa menemani hari-harinya


"nabila!!!" panggil siska


Saat nabila berlari dan memeluk gala, tanpa melihat sekeliling


"upps!" nabila melepaskan pelukannya dan melihat ada keluarganya yang teryata berada di restoran nabila


Tapi yang terlihat hanya gala diantara puluhan tamu yang datang


"mama, papa! Kenapa ngga bilang mau kesini?" ucap nabila


Antara senang dan malu

__ADS_1


__ADS_2