Bukan Pebinor

Bukan Pebinor
Part 26


__ADS_3

"kita benaran mau nonton?" tanya nabila


"kamu berubah fikiran?" gala bertanya balik


"engga juga! Tapi aneh aja kita pakai baju begini!" ucap nabila yang memakai dress


Dan gala mengenakan batik rapih dengan peebedaan usia yang terlihat


"kamu ngga nyaman pakai begini?" tanya gala


ia merasa santai saja dengan yang ia kenakan


"emm sedikit, tapi ngga apa-apa nanti filmnya keburu mulai!" ucap nabila


"saya beli tiketnya dulu!" gala meninggalkan nabila dan memesan dua tiket untuk nonton


Tanpa sengaja nabila melihat monik berjalan didepannya.


"tante nabila!" panggil monik yang melihat nabila sendirian di bioskop


"haii, monik mau nontom film apa?!" nabila mendekati monik bersama dengan orang tuanya


"yang itu!" tunjuk monik pada salah satu gambar yang terpasang di dinding bioskop


"wah sepertinya seru!" nabila tak menghiraukan kinan dan dodi yang menatap nabila sinis


"ini tiketnya, ayo masuk!" ajak gala baru saja kembali setelah membawa dua tiket dan makanan ringan sebagai cemilan menonton film


"monik kenalin ini temen tante, kak kenalin ini ponakan aku!" ucapa nabila


Mengenalka. Monik


"ohh, haii cantik!


Ini kakak kamu?" tanya gala yang belum tahu semua keluarga nabila


" kakak ipar!" jawab kinan dengan wajah ketusnya


"emmm, kak saya duluan ya!" nabila merasa tak nyaman ia menarik gala untuk meninggalkan monik dan orang tuanya


"pantas saja sampe bawa pengacara, rupannya sudah kegat*elan mau punya laki baru!" ucap kinan membuat orang disekitar melihatnya

__ADS_1


"cukup kak, jangan buat masalah disini!" nabila kesal tapi tak bisa marah apalagi didepan monik dan gala


Dan ditempat umum


nabila berlari meninggalkan bioskop


Gala mengejar nabila dan memeberikan tiket filmnya pada kinan dan berlari


"nabila tunggu!" gala terus mengejar namun nabila juga tak berhenti


"ayo aku antar pulang!" gala menarik nabila dan membawanya ke mobil


Setelah masuk mobil gala masih belum menghidupkan mesin mobilnya


"kamu bisa cerita jika percaya pada saya!" ucap gala


Tanpa kata apapun nabila memeluk gala dan menangis sesenggukan


Gala memberanikan diri mengusap punggung nabila


"maaf, saya harus pulang!" nabila melepaskan pelukannya setelah sadar


"saya pulang sendiri aja pak!" nabila menolak gala untuk mengantarnya pulang


"ngga! Kasih tau alamatnya saya akan antarkan!" gala kekeh ingin mengantarkan nabila


"ya sudah jika bapak memaksa!" nabila mengembalikan sapu tangan gala yang sudah selesai ia pakai


"taruh situ aja!" ucap gala menunjuk letaknya


"bapak kenapa jadi baik sama saya!" nabila menatap gala.


" bapak ngga mau nyulik saya kan?" tanya nabila masih sambil menatap gala yang fokus mengemudi mobil


"saya memang baik sama siapa saja!" jawab gala santai


"merepotkan sekali kalau kamu yang diculik, makannya banyak. Bisa rugi saya!" ucap gala lagi dengan melirik nabila


Ternyata saat ini sudah tak menangis tapi malah tertidur


gala tak mau mengganggu nabila yang nampak.lelah.

__ADS_1


Akhirnya menghubungi nobi untuk meminta alamat. Karena nabila saat ini bersamanya


Tak butuh waktu lama mobil gala sampai pada pekarangan rumah yang sangat mewah



"nabila, sudah sampai ayo bangun!" panggil gala


"nabila!" gala memanggil lagi namun nabila sudah sangat lelap


"sayang sekali, kamu sudah milik orang lain. saya tidak akan mengganggumu cantik!


Tapi berteman saja boleh kan?" gala menatap wajah nabila


Lalu terkejut karena ketukan kaca mobil


"maaf pak, adik saya merepotkan!" ucap nobi saat gala membuka pintu mobilnya


"tidak pak nobi, mungkin nabila lelah jadi ketiduran tadi! Saya coba bangunkan tapi tidak bangun juga!" ucap gala jujur


"tidak apa-apa pak, mari mampir dulu pak gala. Papa saya ingin bertemu!" ucap nobi


Membuat jantung gala berpacu kencang,


Apa suaminya marah, ataukah gala akan dipukuli oleh papa nabila


Gala gelisah. Tapi ia juga salah mengajak istri orang sembarangan


"dek, bangun! Kamu mau ikut pak gala pulang!" nobi mengusap pundak nabila dengan sabar


"emmmmm, kakak?" nabila terkejut


"kenapa kakak disini!" nabila celingukan melihat kanan dan kiri bukan lagi parkiran mobil


"ayo turun! Kamu ditunggu papa!" ucap nobi


Makin membuat gala deg-degan


"pak gala ikut masuk?" tanya nabila setengah kesadaranya belum kembali


Gala mengangguk dan nabila ditarik nobi masuk kerumahnya

__ADS_1


__ADS_2