
"mama!
siskaaaa" nabila memanggil bestinya saat tiba dirumahnya
"maaaaa, nabila pulang" siska menghampiri nabila dan berlarian
"sayang, hati-hati kamu lagi hamil loh" mama maya keceplosan
"haaaa, siska beneran loe hamil?" tanya nabila heran
"mama kan janji belum boleh ada yang tahu!" siska memanyunkan bibirnya
"maaf sayang, kamu makanya jangan lari-lari" tegur mama maya
"rahasia aman, asalkan aku malam ini boleh tidur sama kalian berdua" ucap nabila sambil mengedipkan matanya
"aku sih yes, tapi mama mana mungkin. yang ada papa ngamuk nanti!" ucap siska yang benar adanya
papa mertuanya adalah manusia terbucin yang pernah ditemuinya
"bener kata siska, tapi tenang saja mama punya rahasia untuk mengancam papa.
sekarang kamu mandi. kita makan malam bersama" ucap mama maya
"oke ma" nabila masuk kedalam kamarnya
mama maya dan siska memeriksa masakan untuk makan malam
"ma, masaknya banyak banget ma?" tanya siska
"mama lagi seneng, mau punya cucu kamu harus makan yang banyak. dan jangan capek-capek
biar nobi aja yang kerjain, oke! mama maya memanjakan menantunya dan tak membedakan dengan anak kandungnya
"sayang, kamu udah pulang, ayo mandi nabila juga pulang" ucap siska menyambuta suaminya
"ma!" panggil papa dirga
"iya pa, papa dari mana aja, kok pulangnya malam bareng nobi?" tanya mama maya yang juga menyambut suaminya dan membawakan tasnya
"papa habis......."
__ADS_1
"papa" panggil nabila dan pak dirga tak menyelesaikan ucapannya
"anak papa pulang, kapan kamu pindah kesini lagi nak?" pak dirga khawatir anaknya harus jauh darinya
"pa, kan janjinya bulan depan. nabila harus cari orang yang benar-benar bisa dipercaya dullu kan" ucap nabila
"ya sudah, papa mau beberes dulu. kita makan bersama" ucap pak dirga mengajak istrinya masuk kekamar dan menemaninya
"sedih banget semua pada punya pasangan, apalah daya nasib jomblo" ucap nabila menggerutu
"makanya bil, coba buka hati mu. aku yakin pasti banyak kok pria baik yang akan mengisi hatimu" ucap siska mendengar ucapan nabila
sebagai sahabat dan juga kakak ipar siska tentunya juga ikut sedih
"mulai deh, ngga akan ada yang bisa menggantikan kak zakir, sis. aku juga ngga mau" ucap nabila
siska hanya bisa diam jika nabila sudah berkata begitu
"anak-anak mari kita makan" ajak mama maya dan papa dirga
makan malam mewah yang disiapkan oleh mama maya sebagai tanda bahagia dan syukurnya karena akan diberikan cucu
"tunggu dulu, kita kumpul semua diruang keluarga" ajak mama maya
semua patuh bahkan para asisten rumah tangga pun ikut serta.
"hari ini, jam ini, detik ini mama umumkan bahwa. siska sedang hamil tiga minggu" ucap mama maya
sontak membuat semua terdiam
begitupun nobi.
"sayang!! beneran?" nobi tak percaya dirinya akan menjadi calon ayah
siska menggangguk dan meneteskan air mata karena terharu
"selamat ya nak,
nobi mulai sekarang kurangi jam kerjamu. jika sibuk suruh nabila membantu" ucap pak dirga sengaja agar nabila mau kembail kerumah orang tuanya
"terima kasih pa" jawab siska dan nobi
__ADS_1
"ini hadiah untuk siska" mama maya memberikan gelang emas dua puluh empat karat yang berkilau dan besar sebagai kasih sayangnya
"terima kasih ma, pa" ucap siska sejak tadi tak hentinya menangis bahagia
"nobi ngga ma?" protes nobi
"kamu ini iri aj" ucap mama maya
"kan yang buat berdua ma" nobi masih tak terima
"huuuuuuuhhhh, udah tua masih aja iri sama istri" ledek nabila
tawa bahagia dari seisi rumah yang akan menambah jumlah penghuninya,,
rumah yang sangat luas dan juga megah
keluarga nabila tergolong salah satu orang paling kaya di negara
namun keluarganya jarang dan hampir tak tersorot media, demi keamanan dan kenyamanan keluarganya
ponsel nabila berbunyi
*sibuk ngga?* nabila menerima pesan dari siapa lagi kalau bukan mas gantengnya
*engga\, kenapa?* balas nabila
*kangen boleh?* balas gala lagi
*main aja kerumah kalau berani!* nabila menantang gala
selama ini tak ada yang berani masuk ke istana nabila dan bertemu dengan papanya yang terkenal galak dan tegas
*rumah mana? kamu pulang ke kota B?* tanya gala
tapi nabila tak lagi melihat ponselnya karena diminta mamanya untuk membuatkan kopi untuk papanya
"nih pa kopinya, rasanya pasti enak ngga kalah sama buatan mama" ucap nabila menaruh kopi buatannya untuk sang papa
"ma, nabila mengantuk. mau tidur duluan ya?" ucap nabila berpamitan dan membawa ponselnya tanpa melihat lagi
nabila langsung tertidur pulas
__ADS_1