Bukan Supir Taksi Biasa.

Bukan Supir Taksi Biasa.
epsd 10


__ADS_3

NY


07.25 MALAM


...****************...


"Hemm... apa aku harus mencoba membuka situs itu??" gumam Lusy di depan laptop di temani semangkuk salad.


"Tidak ada salah nya mencoba kan?? " gumam nya.


Lusy pun membuka sebuah situs web yang di bisa di katakan situs orang kurang kerjaan, bagi nya. Dengan mengklik asal dan mengisi beberapa data diri yang hanya menanyakan alamat, hobi, pekerjaan, umur, status sekarang dan kriteria pasangan yang di inginkan. Dan tak lupa sebuah foto. Lusy menggunakan foto dirinya saat bersama nenek., namun wajah nya tertutupi dan wajah nenek tidak.


Dan Voila!!!! Lusy berhasil mendapatkan pasangan nya. Profil bergambar kelinci dengan baju rajut berwarna putih dan pink.


Lusy mengklik profil itu dan tampil lah data diri pasangan virtual nya.


Berikut data diri pasangan virtual Lusy.


Nama: M. Sergio..


Umur 30 tahun


Alamat: Jl. City Park people.


Hobi: Berjalan jalan; memancing keributan; memasak; bicara sendiri; Berburu; Berkemah di hutan.


Pekerjaan: Sopir taksi


Status sekarang: Tidak memiliki pasangan.


Kriteria pasangan: Pandai memasak, rajin, penyabar, pendengar yang baik, rajin mandi, suka hewan, Baik hati, dan bersikap dewasa.


Lusy berkedip kedip melihat data diri dari pasangan virtual nya itu.


"Yang benar saja" Gumam nya.


Tut...

__ADS_1


Laptop nya berbunyi.


Sebuah pesan email masuk.


"Hai 👋"


Lusy mengernyit.


"Siapa kau??" lusy mengetik cepat.


"Sergio... "


"Ohh.. "


"boleh kita berkirim pesan?? "


"Tentu."


"Terima kasih. "


Sementara itu di lain tempat..


"Heii.... Lona. Makan malam sudah siap!!! " Teriak seorang pria.


"Iya Kak.... Aku datang.. " Balas Lona


"Mwehehehe... Sudah dulu nanti kakak singa ku marah. " Kikik Lona.


Tak... tak.... tak... tak... tttaaaakkk....


Lona mengirim pesan kepada pasangan virtual sang kakak.


"Sudah dulu ya.. aku ingin makan malam.. dah.. Bye.. muahh😘😘". Isi pesan itu di sertai emot love.


Di tempat Lusy.


" Astaga... Belum apa apa susah mengirim emot Love.. hisshh... semoga langkah ku penuh keberuntungan kali ini. " Gumam Lusy seraya mematikan laptop nya.

__ADS_1


Dan memilih untuk menyelam ke alam mimpi...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


NY..


JL. Park City people..


11.15 Siang.


...****************...


Libur akhir pekan memang waktu yang sempurna untuk bersantai bersama kerabat dekat atau dengan orang tercinta. Tapi tidak bagi gadis dengan semboyan "Keberuntungan adalah nama ku" tersebut.


Dengan hoodie putih menutup tubu ramping nya dan rambut yang di kuncir kuda. Celana jeans dan sepatu sneakers hitam menjadi OOTD nya kalau itu.


"Silakan lihat dulu.. Jika kau mau menanyakan sesuatu, tanyakan saja. " Marco membuka kunci toko.


"Hhmmm.hhm... " jawab Lusy.


Lusy berkeliling di area toko itu. Sesekali dia mengambil foto di beberapa titik untuk di tanyakan pada Bibi Rosie.


Tinggh


"Waawww lokasi cocok sekali... Sangat bagus. Di sana juga ramai orang berlalu lalang.. saran bibi kau ambil saja.. Rugi besar jika kau tolak. " begitu isi pesan bini Rosie.


"Baik...aku setuju... Kapan aku bisa mulai membenahi tempat ini??" jawab lusy.


"Kau bisa mulai kapan saja, dan sekarang sudah bisa.. "


Bhhuukkhhh....


Marco melempar sebuah box, dan di tangkap oleh lusy.


"Kau melempar ku?-" Ketus lusy.


"Tidak." Jawab Marco terus melempar.

__ADS_1


"Tapi.. Heui.... awww... iisshh.... " Lusy berkomat kamit karena kesal.


"Kalau kau ingin cepat membuka toko mu.. cepat lah bekerja." ujar Marco


__ADS_2